EDUKASI ECOBRICKS BERBASIS CINTA LINGKUNGAN SEBAGAI SOLUSI PEGELOLAAN SAMPAH DI MEDAN MARELAN

Wiwik Lestari, Nurdiana Siregar, Sri Hartini

Abstract


Medan mendapat predikat Kota Metropolitan terkotor se-Indonesia dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam penilaian Adipura Tahun 2018. Sampah menjadi polemik yang tidak kunjung usai di Medan. Sampah menumpuk di sepanjang bibir sungai Deli, di lahan kosong, drinase, parit, dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Pengelolaan TPA di Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan masih menggunakan sistem open dumping yaitu sampah dibuang di TPA tanpa dilakukan pengelolaan lebih lanjut, sehingga tumpukan sampah menggunung. Apabila hujan, sampah di TPA tersebut akan hanyut ke Danau Siombak yang berada didekatnya. Sampah tersebut bersumber dari rumah tangga, mall, rumah sakit, dan pasar yang salah satu jenisnya berupa sampah plastik yang sangat sulit terurai. Ecobrick dapat menjadi solusi atas pengolahan sampah plastik. Edukasi ecobricks memberdayakan setiap pelaku pengguna plastik untuk bertanggung jawab atas sampah mereka. Edukasi Ecobricks berbasis cinta lingkungan berupa memberikan pengetahuan tentang jenis sampah dan bahaya sampah plastik, melatih anak-anak untuk memilah sampah, mengurangi penggunaan benda berbahan plastik, dan melatih pembuatan ecobricks. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini, anak-anak memiliki karakter cinta lingkungan dan mengumpulkan sampah plastik menjadi ecobricks yang disusun menjadi bangku.

Keywords


cinta lingkungan, ecobrick, sampah plastik, tempat pembuangan akhir

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.31092/kuat.v1i3.627

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 KUAT : Keuangan Umum dan Akuntansi Terapan



Indexed by

Creative Commons License

Jurnal KUAT by Unit Penerbitan PKN STAN is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright © 2020, Politeknik Keuangan Negara STAN. All Rights Reserved.