About the Journal

Focus and Scope

SUBSTANSI “Sumber Artikel Akuntansi, Auditing, dan Keuangan Vokasi”. merupakan jurnal yang mengupas artikel berkaitan dengan topik seputar Akuntansi, Auditing, dan Keuangan Vokasi. Salah satu keunikan jurnal ini adalah memublikasikan kajian ilmiah yang lebih bersifat terapan (applied science) di area akuntansi, auditing, dan keuangan. 

jurnal SUBSTANSI diterbitkan oleh Jurusan Akuntansi, pada Politeknik Keuangan Negara STAN dengan bekerjasama dengan Ikatan Akuntan Indonesia I(IAI), terbit 2 (dua) kali dalam setahun.

Peer Review Process

KEBIJAKAN REVIEW

Seluruh artikel yang dikirim penulis, dilakukan review oleh reviewer, adapun review dilakukan dengan single peer blind review

Etika Publikasi

ETIKA PUBLIKASI JURNAL SUBSTANSI

 

Berikut ini adalah peryataan Etika dari semua pihak yang terlibat dalam penerbitan artikel Jurnal “Sumber Artikel Akuntansi Auditing dan Keuangan Vokasi” (SUBSTANSI), sebagai berikut:

 

1. Etika untuk Penerbit

Jurusan Akuntansi Politeknik Keuangan Negara STAN, sebagai penerbit Jurnal ini bertanggung jawab  atas semua tahap penerbitan Jurnal SUBSTANSI, menghormati privasi semua pihak yang terlibat, melindungi kekayaan intelektual dan hak cipta, serta tanggung jawab penerbitan lainnya. Penerbit berkomitmen untuk memastikan bahwa iklan, sponsor, cetak ulang, atau pendapatan komersial lainnya tidak memiliki dampak atau pengaruh terhadap keputusan editorial. Selain itu, Jurusan Akuntansi Politeknik Keuangan Negara STAN dan Dewan Editorial SUBSTANSI berkomitmen untuk menetapkan kebijakan jurnal yang sesuai, menjaga integritas catatan akademik, mempublikasikan konten secara tepat waktu, dan membantu dalam komunikasi dengan jurnal dan / atau penerbit lain di mana hal ini bermanfaat dan perlu.

 

2. Etika untuk Penulis 

a) Orisinalitas

Penulis harus memastikan bahwa naskah yang dikirim harus merupakan karya asli. Jika penulis menggunakan karya dan atau kata-kata orang lain, harus dikutip dengan tepat. Semua karya dalam naskah harus bebas dari plagiarisme. Plagiarisme dalam segala bentuknya merupakan perilaku yang tidak etis yang tidak dapat diterima.

b) Publikasi Berganda atau Bersamaan

Penulis tidak boleh mempublikasikan manuskrip yang secara umum dan esensial menggambarkan penelitian yang sama di lebih dari satu jurnal atau publikasi. Menyerahkan karya yang sama, seluruhnya atau sebagian, ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan merupakan perilaku penerbitan yang tidak etis dan tidak dapat diterima. SUBSTANSI dapat mempertimbangkan karya yang tidak dipublikasikan dan telah diserahkan atau dipresentasikan dalam konferensi tetapi belum dipublikasikan. Namun penulis harus menentukan dan mengakui penyerahan berganda tersebut dan menyatakan bahwa penyerahan jurnal berisi materi penting yang tidak termasuk dalam persidangan.

c) Standar Pelaporan

Penulis harus menyajikan laporan yang akurat tentang pekerjaan yang dilakukan serta diskusi objektif tentang signifikansinya. Naskah harus memuat detail dan referensi yang cukup untuk memungkinkan orang lain mereplikasi karya tersebut sedapat mungkin. Pernyataan palsu atau sengaja tidak akurat merupakan perilaku yang tidak etis dan tidak dapat diterima. Data yang mendasari harus diwakili secara akurat dalam naskah. Penulis dapat diminta untuk memberikan data mentah sehubungan dengan makalah untuk tinjauan editorial. Mereka harus siap untuk menyediakan data tersebut dalam waktu yang wajar.

d) Pengarang/Penulis

Pengarang/penulis yang dicantumkan dalam penelitian adalah mereka yang telah memberikan kontribusi signifikan pada penelitian. Penulis yang ditunjuk bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan jurnal dan mengelola komunikasi antar penulis. Afiliasi utama untuk setiap penulis haruslah lembaga tempat mayoritas pekerjaan mereka dilakukan.

e) Konflik Kepentingan dan Pengungkapan

Penulis harus menghindari konflik kepentingan atau kesan konflik kepentingan selama proses penelitian. Penulis harus mengungkapkan dalam naskah setiap konflik kepentingan, seperti konflik kepentingan pribadi, komersial, keuangan atau konflik kepentingan besar lainnya, yang dapat ditafsirkan untuk mempengaruhi hasil atau interpretasi dari naskah mereka.

f) Kekayaan Intelektual dan Hukum Hak Cipta

Penulis harus memeriksa naskah mereka untuk kemungkinan adanya pelanggaran hak kekayaan intelektual dan undang-undang hak cipta serta mengamankan izin yang diperlukan sebelum diserahkan ke jurnal.

 

3. Kode Etik untuk Editor

 a) Objektivitas

Editor harus mengevaluasi naskah secara objektif untuk kontennya tanpa memperhatikan ras, jenis kelamin, kepercayaan agama, etnis, kebangsaan, filsafat politik, senioritas, atau afiliasi kelembagaan penulis. Mereka harus menolak penugasan mereka ketika ada potensi konflik kepentingan.

b) Blind Peer-Review Quality

Editor memilih para Reviewer berdasarkan keahlian mereka untuk memberikan penilaian tertulis pada naskah, dengan tujuan meningkatkan pelaporan penelitian dan mengidentifikasi bahan yang paling tepat dan berkualitas tinggi untuk jurnal. Redaksi harus menjamin kerahasiaan kencing buta

c) Kerahasiaan

Redaksi harus menjamin kerahasiaan naskah. Materi yang tidak dipublikasikan yang diungkapkan dalam naskah yang diserahkan tidak boleh digunakan.

d) Kualitas Keputusan

Editor harus membuat keputusan editorial berdasarkan rekomendasi reviewer. Editor dapat berkomunikasi dengan editor atau pengulas lain dalam membuat keputusan editorial. Editor memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepada Penulis penjelasan tentang keputusan editorial atas sebuah naskah. Editor harus menulis surat editorial yang mengintegrasikan komentar pengulas.

 

4. Kode Etik untuk Reviewer

a) Ulasan Kualitas

Para reviewer harus profesional, jujur, sopan, cepat, dan konstruktif dalam meninjau ulang naskah. Elemen utama yang diinginkan dari tinjauan kualitas tinggi harus sebagai berikut: (a) reviewer harus mengomentari kekuatan dan kelemahan utama dari desain, metodologi, hasil, dan interpretasi penelitian; (B) Komentar hasil review harus menghormati penulis dan memberikan saran yang konstruktif atau berguna untuk perbaikan naskah; (c) reviewer harus memberi tahu Editor jika terjadi pelanggaran oleh penulis; (D) hasil review harus memberikan Editor konteks, perspektif yang tepat dan saran dalam membuat keputusan editorial.

b) Ketepatan waktu

Reviewer harus meminta ulasan mereka. Jika Reviewer tidak dapat memenuhi tenggat waktu yang diberikan, Reviewer harus menghubungi Editor sesegera mungkin untuk menentukan apakah dapat diperpanjang atau Reviewer diganti dengan yang baru. Biasanya, waktu untuk menyelesaikan satu naskah adalah tiga minggu.

c) Kerahasiaan

Peninjau harus memperlakukan naskah sebagai dokumen rahasia, tidak boleh ditampilkan atau didiskusikan dengan orang lain kecuali diizinkan oleh Editor.

d) Pengungkapan dan Konflik Kepentingan

Informasi istimewa yang diperoleh melalui peer review harus dijaga kerahasiaannya dan tidak digunakan untuk keuntungan pribadi atau profesional. Reviewer tidak boleh mempertimbangkan naskah di mana mereka memiliki konflik kepentingan yang timbul dari persaingan, kolaborasi, atau hubungan atau koneksi lain dengan penulis, perusahaan, atau lembaga mana pun yang terhubung dengan naskah.