EFEKTIFITAS DANA BAGI HASIL CUKAI HASIL TEMBAKAU (DBH CHT) DALAM MENGATASI DAMPAK PANDEMI COVID-19
DOI:
https://doi.org/10.31092/jia.v6i1.1279Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil yang didapatkan adalah intervensi pemerintah terlihat pada alokasi porsi kesejahteraan masyarakat yang lebih besar dibanding bidang yang lainnya. Peran DBH CHT pada bidang kesejahteraan masyarakat memiliki andil yang besar dalam membantu perekonomian para buruh tani temabakau dan para uruh pabrik rokok. Peran DBH CHT pada bidang kesehatan memiliki andil dalam pembelian alat-alat ksehatan dalam rangka penanganan Covid-19. DBH CHT belum bisa dikatakan efektif pada bidang kesejahteraan masyarakat. Karena kurang adanya informasi dalam penyaluran, siapa saja yang menerima bantuan, berapa besar uang yang dberikan per KK dan lainnya. DBH CHT di bidang kesehatan masih kurang efektif, ketika terjadi lonjakan kasus covid yang seharusnya fasilitas kesehatan sudah siap, akan tetapi banyak RS penuh, banyak pasien yang tidak mendapat penanganan, dan akhirnya kasus meninggal meningkat.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC BY-SA Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.










