Analisis Kepatuhan Pajak Berdasarkan Theory of Planned Behavior
DOI:
https://doi.org/10.31092/jia.v6i1.1388Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pajak dengan menggunakan model Theory of Planned Behavior. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer berupa kuesioner penelitian yang disebar langsung kepada Wajib Pajak. Analisis data dilakukan dengan metode SEM – PLS dan pengolahan data dilakukan dengan aplikasi SmartPLS. Penelitian dilakukan terhadap Wajib Pajak Orang Pribadi yang terdaftar di KPP Pratama di lingkungan Kantor Wilayah DJP Papua, Papua Barat, dan Maluku. Sebanyak 140 orang responden terkumpul dan menjadi data penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa sikap dan norma subjektif berpengaruh signifikan terhadap niat kepatuhan pajak, sementara niat kepatuhan pajak dan kontrol perilaku persepsian juga berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan pajak. Adapun kontrol perilaku persepsian tidak menunjukan pengaruh yang signifikan terhadap niat kepatuhan pajak
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC BY-SA Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.










