PENGARUH BELANJA PEMERINTAH DAERAH BERDASARKAN FUNGSI TERHADAP PENINGKATAN IPM DAN PENGENTASAN KEMISKINAN ( STUDI PADA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI ACEH)
DOI:
https://doi.org/10.31092/jia.v2i1.235Keywords:
kebijakan publik, keuangan negara, akuntansi pemerintahAbstract
Tujuan penelitian yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh belanja pemerintah daerah terhadap peningkatan capaian IPM pada kabupaten/kota di Provinsi Aceh dan untuk mengetahui pengaruh belanja pemerintah daerah sebagai instrumen kebijakan pro poor expenditure dalam mengentaskan kemiskinan pada kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Penelitian dilakukan dengan menggunakan analisis regresi data panel. Data panel adalah gabungan antara data runut waktu (time series) dan data silang (cross section). Populasi yang digunakan adalah 23 kabupaten/kota yang berada di Provinsi Aceh dan penelitian menggunakan periode waktu selama tahun 2008-2013. Periode waktu ini dipilih mengingat terdapat perbedaan struktur belanja daerah sebelum dan setelah tahun 2007, sehingga sulit untuk dilakukan pengelompokan jenis belanja yang sesuai. Pemilihan tahun 2008 juga didasari fakta bahwa mulai tahun 2008 kabupaten/kota di Aceh mulai menerima transfer dana Otsus yang berimbas pada peningkatan alokasi belanja yang sangat signifikan. Sementara pembatasan periode penelitian pada tahun 2013 dikarenakan BPS telah mengubah perhitungan IPM terhitung mulai tahun 2014, sehingga sulit untuk dilakukan penyesuaian dengan tahun-tahun sebelumnya. Variabel belanja yang digunakan dalam penelitian ini adalah belanja pemerintah daerah berdasarkan fungsi, sementara nilai belanja yang digunakan adalah nilai realisasi. Berdasarkan penelitian statistik yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa realisasi belanja fungsi kesehatan pada kabupaten/kota di Aceh tidak berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan IPM di Provinsi Aceh. Sehingga dalam penelitian ini, penulis menolak hipotesis awal yang telah dibangun berdasarkan penelitian sejenis yang berhasil membuktikan bahwa belanja fungsi kesehatan secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan IPM. Walapun secara umum, dalam penelitian ini diperoleh hasil bahwa variabel sarana kesehatan (Puskesmas) mampu menjelaskan pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen (IPM), dimana puskesmas merupakan perwujudan penyaluran belanja pemerintah fungsi kesehatan, pada dasarnya belanja fungsi kesehatan tidak berpengaruh terhadap peningkatan IPM. Dalam penelitian ini ditemukan hasil bahwa belanja fungsi kesehatan pada Kabupaten/kota di Aceh tidak berpengaruh dalam pengentasan kemiskinan. Seharusnya dengan alokasi belanja kesehatan yang besar, pemerintah daerah mempunyai kapasitas fiskal yang memadai dalam menjalankan program-program peningkatan derajat kesehatan seperti pengobatan gratis, peningkatan kualitas gizi, program Ibu dan Anak dan program-program lainnya yang pro terhadap masyarakat miskin.
References
Aidar, Nur. 2014. Analisis Pengaruh Belanja Pemerintah Sektor Kesehatan dan Pendidikan Terhadap Pendapatan Per kapita di Provinsi Aceh. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik Indonesia November 2014 Vol 1 No.2. Banda Aceh: Unsyiah.
Amilda, Teni. 2014. Pengaruh Belanja Daerah di Bidang Pendidikan dan Kesehatan terhadap Komponen Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Bengkulu Tahun 2007-2012. Tesis. Jakarta: Universitas Indonesia.
Atmanti, Hastarini Dwi. 2005. Investasi Sumber Daya Manusia Melalui Pendidikan. Dinamika Pembangunan, Vol. 2 No. 1.
Bappenas. 2015. Seri Analisis Pembangunan Wilayah Provinsi Aceh 2015. Publikasi Bappenas.
Basuki, Muti’ah Yasmin. 2015. Pengaruh Belanja Pendidikan dan Kesehatan Terhadap Pengentasan Kemiskinan Melalui Pembangunan Sumber Daya Manusia pada Daerah Tertinggal di Indonesia. Skripsi. Tangerang: Sekolah Tinggi Akuntansi STAN
Berek, Fridolin, dkk. 2006. Kumpulan Modul Pendidikan Politik Anggaran Bagi Warga. Bandung: BIGS dan Yayasan Tifa.
Boex, Jameson et. al.. 2006. Fighting Poverty Through Fiscal Decentralization. USAID. Georgia: The Andrew Young School of Policy Studies.
BPS Aceh. 2014. Aceh Dalam Angka 2008 – 2014. Publikasi Rutin.
______________. Indikator Kesejahteraan Masyarakat Provinsi Aceh 2014. Publikasi Rutin.
______________. Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Aceh Menurut Lapangan Usaha 2011-2015. Publikasi Tahunan.
BPS. 2013. Data dan Informasi Kemiskinan Kabupaten/Kota Tahun 2013. Publikasi Rutin.
_________. Indeks Pembangunan Manusia 2013. Publikasi Rutin.
Bresciani, Fabrizio, dan Alberto Valdes. 2007. Beyond Food Production: The Role of Agriculture in Poverty Reduction. Northampton: Edward Elgar Publishing.
Cahyadi, Putu Eka. 2005. Pelacakan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (Studi Kasus Kab/Kota di Provinsi Bali). Tesis. Jakarta: Universitas Indonesia.
Christiaensen, Luc, Lionel Demery, Jesper Kuhl. 2011. The Evolving Role of Agriculture in Poverty Reduction – An Empirical Perspective. Elsevier: Journal of Development Economics Vol. 96.
Dinas Kesehatan Aceh. 2014. Profil Kesehatan Provinsi Aceh 2014. Publikasi Rutin
Fan, Shenggen, Xiaobo Zhang, dan Neetha Rao. 2004. Public Expenditure, Growth and Poverty Reduction in Rural Uganda. Washington: International Food Policy Research Institute.
Fiszbein, Ariel, Ravi Kanbur, dan Ruslan Yemtsov. 2014. Social Protection and Poverty Reduction: Global Patterns and Some Targets. Elsevier: Journal World Development Vol.61..
Foster, Mick, dan Peter Mijumbi. 2002. How, When, and Why does Poverty get Budget Priority, Poverty Reduction Strategy and Public Expenditure in Uganda. Working Paper. London: Overseas Development Institute.
Godoy, Dalila Cervantes, Joe Dewbre. 2010. Economic Importance of Agriculture for Poverty Reduction. OECD Food, Agriculture and Fisheries Papers No. 23.
Gujarati, Damodar N., Dawn C Porter. 2012. Dasar-Dasar Ekonometri, Buku 2 Edisi 5. Terjemahan: Raden Carlos Mangunsong. Jakarta: Salemba Empat.
Hermanto, dan Dwi Wahyuniarti. 2006. Dampak Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Jumlah Penduduk Miskin. Jurnal Kajian Ekonomi dan Lingkungan Brighten Institute. Bogor: IPB.
Hossain, Mohammad Imran. 2014. Impacts of Public Expenditure on Poverty in Bangladesh: An Empirical Analysis. 11th Asian Business Research Confrence. Dhaka, Bangladesh: BIAM Foundation.
Iqbal, Muhammad. 2015. Regresi Data Panel (2): Tahap Analisis. http://dosen. perbanas.id/regresi-data-panel-2-tahap-analisis/ (diakses pada 12 Desember 2016).
Jhingan, M.L. 2016. Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan. Diterjemahkan oleh: D. Guritno, S.H. Depok: Rajagrafindo Persada.
Lokhsin, Michael, Ruslan Yemstov. 2005. Poverty Reduction Outcomes in Education and Health: Public Expenditure and Aid. The World Bank Economic Review.
Makmun. 2003. Gambaran Kemiskinan dan Action Plan Penanganannya. Kajian Ekonomi dan Keuangan. Vol.7 Nomor 2 Juni 2003
Masbar, Raja. 2013. PECAPP: Aceh Ulangi Kekeliruan Perencanaan Pembangunan. http://aceh.antaranews.com/berita/888/pecapp-aceh-ulangi-kekeliruan-perencanaan-pembangunan. diakses pada tanggal 28 Desember 2016
Mulyaningsih, Yani (2008). Pengaruh Pengeluaran Pemerintah di Sektor Publik terhadap Peningkatan Pembangunan Manusia dan Pengurangan Kemiskinan. Tesis. Jakarta: Universitas Indonesia.
Musliadi. 2013. Pengaruh Dana Otonomi Khusus, PAD, dan Belanja Modal terhadap Kemiskinan pada Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh tahun 2008-2012. Tesis. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
Nachrowi, Djalal dan Usman. 2006. Pendekatan Populer dan PraktisEkonometrika Untuk Analisis Ekonomi dan Keuangan. Jakarta: Lembaga PenerbitFakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Nurbaeti. 2013. Pengaruh Pengangguran, Pertumbuhan Ekonomi, dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pembangunan Manusia Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2007-2011. Economics Development Analysis Journal. Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Parikesit, Danang dkk. 2007. Kajian Aspek Kemasyarakatan di Dalam Pengembangan Infrastruktur Indonesia. Jakarta: Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia.
PECAPP. 2013. Analisis Belanja Publik Aceh 2013. Banda Aceh: PECAPP.
Ravallion, Martin. 2004. Pro Poor Growth: A Primer. Policy Research Working Paper. Washington DC: World Bank.
Roberts, John. 2003. Poverty Reduction Outcomes in Education and Health: Public Expenditure and Aid. London: Overseas Development Institute.
Sasana, Hadi. 2009. Peran Desentralisasi Fiskal Terhadap Kinerja ekonomi di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Ekonomi Pembangunan, Vol. 10, No. 1, Juni 2009. Semarang: FE Undip.
Sisca, Vera, Abubakar Hamzah, Mohd. Nur Syechalad. 2013. Pengaruh Kesempatan Kerja, Pendidikan, dan Kesehatan Terhadap Kemiskinan di Provinsi Aceh. Jurnal Ilmu Ekonomi, Volume 1 No.4. Banda Aceh: Universitas Syiah Kuala.
Situmorang, Marojahan. 2014. Pengaruh Alokasi Belanja Daerah Bidang Pendidikan dan Kesehatan Terhadap Tingkat Kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara tahun 2010-2012. Tesis. Jakarta: Universitas Indonesia.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Penerbit Alfabeta.
Suharmiati, Agung Dwi Laksono, dan Dwi Wahyu Astuti. 2013. Review Kebijakan Tentang Pelayanan Kesehatan Puskesmas di Daerah Terpencil Perbatasan. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, Vol. 16 No. 2 April 2013.
Sumas, Sugiarto. 2012. Dampak Kebijakan Fiskal Sektor Pendidikan dan Kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia. Disertasi. Bogor: Sekolah Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor.
UNDP dan Bappenas. 2008. Let Speak Out for MDGs Indonesia. Cetakan Kedua.
United Nations Development Program (UNDP). 1990. Human Development Report 1990. New York: Oxford University Press 1990.
Usman, Bonar M. Sinaga, dan Hermanto Siregar. 2004. Analisis Determinan Kemiskinan Sebelum Dan Sesudah Desentralisasi Fiskal. Jurnal SOCA (Socio-Economic of Agriculture and Agribusiness). Bogor: IPB.
Utama, sampurna budi, dan Nur Aisyah Kustiani. 2012. Analisis Pengaruh Belanja Daerah Menurut Klasifikasi Fungsi Terhadap Pengentasan Kemiskinan di Era Desentralisasi Fiskal (Studi Kasus Pada Kabupaten/Kota di Pulau Jawa dan Bali Tahun 2008-2010). Kajian Akademis BPPK. Jakarta: Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan).
Wahyudi. 2011. Pengaruh Alokasi Belanja Daerah Untuk Urusan Pendidikan, Kesehatan, dan Pekerjaan Umum Terhadap Penanggulangan Kemiskinan (Studi Kasus Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2007-2009). Tesis. Jakarta: Universitas Indonesia.
Waluyo, Agung. 2010. Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Sektor Pendidikan dan Kesehatan Terhadap Peningkatan Pembangunan Manusia dan Pengurangan Kemiskinan. Tesis. Jakarta: Universitas Indonesia.
Widarjono, Agus. 2013. Ekonometrika Pengantar dan Aplikasinya Disertai Panduan Eviews. Edisi 4. UPP STIM YKPN: Yogyakarta.
Widodo, Ari. Waridin, dan Hohanna Maria K. 2011. Analisis Pengeluaran Pemerintah di Sektor Pendidikan dan Kesehatan Terhadap Pengentasan Kemiskinan Melalui Peningkatan Pembangunan Manusia di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan Juli 2011. Volume 1 No.1.
Winarno, Wing Wahyu. 2009. Analisis Ekonometrika dan Statistika dengan Eviews. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Wodon, Quentin, dan Jean-Yves Duclos. 2004. What is “Pro-Poor?â€. World Bank Working Paper. Quebec: CIRPEE.
Yao, Guevera Assamoi. 2007. Fiscal Decentralization and Poverty Reduction Outcomes: Theory and Evidence. Economics Dissertations. Georgia: Georgia State University.
Yulabi, Ruchan. 2015. Pengaruh Belanja Modal, Belanja Barang dan Jasa, dan Bantuan Sosial Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Provinsi Papua. Skripsi. Tangerang: Sekolah Tinggi Akuntansi STAN
Peraturan Perundang-undangan
Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah.
Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah.
Undang-undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh.
Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.
Qanun Aceh Nomor 2 Tahun 2008 tentang Tata Cara Pengalokasian Tambahan Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas Bumi dan Penggunaan Dana Otonomi Khusus.
Qanun Aceh Nomor 2 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Qanun Aceh Nomor 2 Tahun 2008.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC BY-SA Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.










