Analisis Pemenuhan Kewajiban Pajak Penghasilan Pasal 22 Bendahara Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir
DOI:
https://doi.org/10.31092/jpi.v6i2S.1846Keywords:
Bendahara pemerintah, Kewajiban perpajakan, PPh Pasal 22Abstract
Income Tax Article 22 is one type of tax that is collected using the withholding system method. The success of this withholding system method is highly dependent on a third party appointed as the withholding agent or tax collector. This study aims to evaluate the implementation of Income Tax Article 22 duty of Treasurer of Ogan Komering Ilir district health office based on tax regulation in the year of evaluation, identify, and promote solutions to overcome the obstacle. This study used exploratory qualitative approach. Data was obtained by literature study, documentation, and semi-structured interview. The results showed that implementation of Income Tax Article 22 duty of Treasurer of Ogan Komering Ilir district health was not fully compatible with tax regulation. Major obstacle of the incompatibility was lack of understanding of the treasurer regarding the obligation to report income tax article 22 caused by lack of socialization and tax information among related parties, especially tax authority.
References
Adriana, N. (2019). Kepatuhan Bendahara Desa Dalam Memenuhi Kewajiban Perpajakan Dalam Perspektif Teori Planned Behavior . Jurnal Pajak Indonesia, 20-29.
Aida, N. R. (2020, November 5). Diambil kembali dari Kompas.com: https://www.kompas.com/tren/read/2020/11/05/125200565/indonesia-resmi-resesi-ini-yang-perlu-kita-tahu-soal-resesi-dan-dampaknya?page=all
Ajzen, I. (1988). Attitudes, personality, and behavior. Milton Keynes: Open University Press dan Chicago.
Ajzen, I. (1991). The Theory of Planned Behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 179-211.
Akhmadi, M. H. (2017). Determinan Keberhasilan E-Filing Pajak di Indonesia: Studi Kasus Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Tamansari Dua. Jurnal Pajak Indonesia.
Cheisviyanny, C. (2020). Memulihkan Penerimaan Pajak Pasca Pandemi Covid-19. Jurnal Pajak Indonesia, 22.
Diana, S. (2013). Konsep Dasar Perpajakan. Bandung: Refika Aditama.
Faria, A. G., & Yocelik, Z. (1995). The Interrelationship Between Tax Policy and Tax Administration. Washington DC: Tax Policy Division Fiscal Affairs Department International Monetaz Fund.
Hasanah, A., & Ardini, L. (2021). Etika dan Kepatuhan Pajak. Dinamika Akuntansi, Keuangan dan Perbankan, 1-7.
Indira, M., Saerang, P.E., D., & Pangerapan, S. (2017). Pengaruh Pemeriksaan dan Penagihan Pajak Terhadap Penerimaan Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Manado. Jurnal Riset Akuntansi Going Concern, 938-949.
Inge, N. (2021, November 24). Masih Ada 5 Kabupaten di Sumsel yang Berstatus PPKM Level 3. Diambil kembali dari Liputan6: https://www.liputan6.com/regional/read/4718979/masih-ada-5-kabupaten-di-sumsel-yang-berstatus-ppkm-level-3
Irawati. (2011). Kebijakan Pembayaran Dalam Perpajakan. Jurnal Kybernan Vol. 2, 60-67.
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2013). Peraturan Menteri Keuangan Nomor 105/PMK.05/2013 tentang Mekanisme Pelaksanaan Anggaran Penanggulangan Bencana. Jakarta: Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.010/2017 tentang Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22 Sehubungan dengan Pembayaran atas Penyerahan Barang dan Kegiatan di Bidang Impor atau Kegiatan Usaha di Bidang Lain. Jakarta: Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2018). Peraturan Menteri Keuangan Nomor 9/PMK.03/2018 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 243/PMK.03/2014 tentang Surat Pemberitahuan (SPT). Jakarta: Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Khuzaimah, M. F., Afifah, N., & Ka, V. S. (2021). Tinjauan Penerapan Pajak Penghasilan Pasal 22 Oleh Bendaharawan Atas Pengadaan Barang Pada Dinas Pendidikan Kota Makassar. Jurnal Analisa Akuntansi dan Perpajakan, 107.
Kirchler, E., Hoelzl, E., & Wahl, I. (2008). Enforced versus voluntary tax compliance: The ‘‘slippery slope’’ framework. Journal of Economic Psychology 29, 210-225.
Kurniawati, & Eli, S. (2018). Analisis Penerapan Withholding Tax System Perspektif Mutatis Mutandis Pada Lembaga Keuangan Syariah . Jurnal Akuntansi Program Studi Akuntansi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Mahadi, T. (2021). Realisasi Pajak 2019 Jeblok, Tahun Ini Diramal Tak Akan Jauh Berbeda. Diambil kembali dari Kontan.co.id: https://nasional.kontan.co.id/news/realisasi-pajak-2019-jeblok-tahun-ini-diramal-tak-akan-jauh-berbeda
Mardiasmo. (2011). Perpajakan Edisi Revisi . Yogyakarta: Andi.
Mardiasmo. (2016). Perpajakan. Yogyakarta: CV Andi Publisher.
Mufarokhah, A., Sondakh, J. J., & Pangerapan, S. (2018). Analisis Penerapan PPN dan PPh pasal 22 Atas pengadaan Barang Pada Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Sulawesi Utara. Jurnal Riset Akuntansi Going Concern , 67-75.
Nasution, N. A., & Fitriani, A. (2019). Tata Cara Pelaporan Pajak Terhutang Surat Pemberitahuan Masa Terhadap Pajak Pertambahan Nilai Pada CV. Bina Pratama Rekayasa. Jurnal Perpajakan, 2685-5674.
Nurmantu, S. (2005). Pengantar Perpajakan Edisi 3. Jakarta: Penerbit Granit.
Pemerintah Indonesia. (2007). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2007 Tentang Perubahan Ketiga atas Undang Undang Nomor 6 Tahun 1983 Tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.
Pemerintah Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2008 Tentang Perubahan Keempat atas Undang Undang Nomor 7 Tahun 1983 Tentang Pajak Penghasilan.
Pemerintah Indonesia. (2019). Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
Pemerintah Indonesia. (2020). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2020 Tentang Anggaran dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2021.
Rachmayanti, R. (2008). Mengkritisi Objek Pajak Penghasilan Pasal 23 Berdasarkan Konsepsi Withholding Income Tax dan International Best Practice. Universitas Indonesia.
Ratmono, D., & Cahyonowati, N. (2013). Kepercayaan Terhadap Otoritas Pajak Sebagai Pemoderasi Pengaruh Deterrence Factors Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. Jurnal Akuntansi Indonesia, 1-15.
R, M. (1992). The Indonesia Income Tax, A Case Study in Tax Reform. Rotterdam: Erasmus Universiteit.
Sebayang, R. (2020). WHO Nyatakan Wabah Covid-19 Jadi Pandemi, Apa Maksudnya? Diambil kembali dari CNBC Indonesia: https://www.cnbcindonesia.com/news/20200312075307-4-144247/who-nyatakan-wabah-covid-19-jadi-pandemi-apa-maksudnya
Seni, N. N., & Ratnadi, N. M. (2017). Theory Of Planned Behavior Untuk Memprediksi Niat Berinvestasi. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 4043-4068.
Setiawan, B., & Fitriandi, P. (2017). Kupas Tuntas PPh Potput (Edisi 2). Salemba Empat.
Soemarso, S. (2007). Perpajakan : Pendekatan Komprehensif. Jakarta: Salemba Empat.
Sorongan, C. T. (2014). Perhitungan dan Pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 22 Atas Pengadaan Barang Pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Kota Bitung. Jurnal EMBA, 705.
Sulfan. (2019). Withholding Tax atas Bunga Dalam Transaksi Financial Technology Lending. Indonesian Tax Journal, 16-24.
Taroreh, L. A., morasa, J., & Mawikere, L. M. (2021). Evaluasi Perhitungan, Penyetoran dan Pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 22 Pada RSUD Prof DR. R. D. Kandou Manado. Jurnal EMBA, 378-386.
Waluyo. (2002). Perpajakan Indonesia. Salemba Empat.
Waluyo. (2011). Perpajakan Indonesia Edisi 10. Jakarta: Salemba.
Waluyo. (2013). Perpajakan Indonesia. Jakarta: Salemba Empat.
Watung, L. R. (2016). Analisis Penerapan Pajak dengan Withholding Tax System Terhadap Pajak Penghasilan Pasal 4 Ayat 2 Pada PT. Bank Sulutgo di Kota Manado. Jurnal EMBA, 916-923.
Vaughan, G., & Hogg, M. (2005). Introduction to social psychology. Australia: Pearson Prentice Hall.
Yusran, R. R. (2017). Pengaruh pemahaman Wajib Pajak dan Kualitas Pelayanan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Pemotongan PPh pasal 23. Jurnal Ekonomi & Bisnis Dharma Andalas, 127-133.
Zain, M. (2004). Manajemen Perpajakan. Jakarta: Salemba E
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Melati Mustika Arditia, Antonius Ragil Kuncoro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


