PELAKSANAAN REKONSILIASI TRANSAKSI PADA MODUL PENERIMAAN NEGARA GENERASI KEDUA

Authors

  • santorry santorry Politeknik Keuangan Negara STAN
  • Joko Sumantri PKN STAN BPPK
  • Vika Dawin Ni’ma PKN STAN BPPK

DOI:

https://doi.org/10.31092/jpi.v1i2.190

Keywords:

Rekonsiliasi, penerimaan, MPN G2

Abstract

Rekonsiliasi transaksi melalui portal rekonsiliasi menghasilkan 4 jenis kriteria data, yaitu match, CA Only, SA Only, dan failed. Match menunjukkan bahwa data transaksi penerimaan negara yang telah disampaikan oleh bank/pos persepsi sesuai dengan data yang tercatat pada sistem settlement. CA Only menunjukkan bahwa penerimaan negara yang catatan transaksi dan uangnya berada di Bank/Pos Persepsi. SA Only menunjukkan bahwa transaksi penerimaan negara yang tercatat pada Sistem Settlement, namun tidak terdapat pada data penerimaan negara yang telah disampaikan oleh bank/pos persepsi. Failed menunjukkan bahwa terdapat data transaksi yang disampaikan oleh bank/pos persepsi tidak valid. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa rekonsiliasi transaksi periode tahun 2015 s.d triwulan 1 tahun 2017 menunjukkan data settled lebih besar dari  data unsettled. Data settled meliputi data match, sedangkan data unsettled meliputi data CA Only, SA Only, dan failed. Jumlah data unsettled terbesar adalah SA Only, sedangkan jumlah data unsettled terkecil adalah failed.

References

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

PMK Nomor 32/PMK.05/2014 tentang Sistem Penerimaan Negara Secara Elektronik

Cash Management Policies And Procedures Handbook. Revised: 9/2011

Ditjen PBN. (2014). Memahami Sistem Penerimaan Negara Melalui Modul MPN G2.

Mulyana, Budi. Penggunaan Akuntansi Akrual di Negara-Negara Lain: Tren di Negara-Negara Anggota OECD

Sigid Mulyadi. 2014. Modul Pokok Pokok Pengelolaan Kas Negara.

Modul Perencanaan Kas G-2

Manajemen DIPA Satker. Ditjen Perbendaharaan. 2010

Modul Cash Management. Eli Tamba & Wibawa

Kementerian Keuangan dan World Bank Group. 2014. Reformasi Pengelolaan Kas di Indonesia: Dari Administrasi Kas Menuju Pengelolaan Kas Secara Aktif. Jakarta: Kementerian Keuangan dan World Bank Group.

Williams, M. (2004). Government cash management: good and bad practice. World Bank Technical Note.

Matthews, A., & Cook, D. (2009). Capital Budgeting.

Slide Presentation: The Transactions Demand for Cash: An Inventory Theoretic Approach: William J. Baumol. Presented by Luoyi (Roy) Su. 2017. Cornell University. Ithaca, New York, USA

Modul Aplikasi Sistem Keuangan Desa Tatakelola (Siskeudes). Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan, BPKP. 2016

Proses Bisnis Perbendaharaan Pada Modul Koneksitas Bendahara Umum Negara dengan Satker Selaku Pelaksana Pengguna Anggaran. Ditjen Perbendaharaan.2009

Pengendalian Uang Negara Melalui Penerapan Treasury Single Account. Priyono Dwi Nugroho.

Gardner, John. 2017. Presentation “Active Investment of Surplus Treasury Cashâ€. IMF – FOTEGAL Workshop. Washington DC 17 February 2017

Bahan Presentasi Kementerian Keuangan, 2014. “Peraturan Sistem Perbendaharaan Dan Anggaran Negaraâ€

Published

2018-01-22

How to Cite

santorry, santorry, Sumantri, J., & Ni’ma, V. D. (2018). PELAKSANAAN REKONSILIASI TRANSAKSI PADA MODUL PENERIMAAN NEGARA GENERASI KEDUA. JURNAL PAJAK INDONESIA (Indonesian Tax Review), 1(2), 67–82. https://doi.org/10.31092/jpi.v1i2.190