JURNAL PAJAK INDONESIA (Indonesian Tax Journal) https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/JPI <div><p><a title="e-ISSN: 2599-0535" href="https://drive.google.com/open?id=0B8IJ-aL7riI7UlE3NWFkWmVjRTB0bFdOUUhLNG4tS1JOUFJF">e-ISSN: 2599-0535</a></p><p><strong>Jurnal Pajak Indonesia</strong> (<em>Indonesian</em> <em>Tax Journal</em>) atau disingkat JPI, merupakan jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pajak, Politeknik Keuangan Negara STAN. JPI memuat artikel dan bentuk karya tulis ilmiah lainnya dibidang perpajakan, dengan tema sebagai berikut:</p><ul><li>Pajak Penghasilan</li><li>Pajak Pertambahan Nilai dan PPn BM</li><li>KUP</li><li>Bea Meterai</li><li>Penagihan Pajak dengan Surat Paksa</li><li>Sengketa dan Pengadilan Pajak</li><li>Akuntansi Pajak</li><li>Perencanaan Pajak (<em>Tax Planning</em>)</li><li>Pemeriksaan, Pemeriksaan Buper dan Penyidikan Pajak</li><li>Perpajakan Internasional</li><li>PBB</li></ul></div><div><p>JPI terbit setiap 6 (enam) bulan sekali, yaitu bulan Mei dan November. JPI menerima kiriman artikel dan bentuk karya tulis ilmiah lainnya dari para Akademisi, Praktisi dan Pemerhati masalah perpajakan. Pengiriman artikel dilakukan dengan menggunakan template JPI disertai dengan dokumen atau formulir pendukung, berupa: pernyataan kepenulisan, pernyataan etika, dan pernyataan hak cipta, yang dapat diunduh pada main page situs JPI.</p></div> en-US <p style="color: #000000; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 10px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"><strong>Authors who publish with this journal agree to the following terms:</strong></p><ol style="color: #000000; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 10px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"><li><strong>Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a <a title="creativecommons.org" href="https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/" target="_blank">Creative Commons Attribution License</a> that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.</strong></li><li><strong>Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.</strong></li><li><strong>Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.</strong></li></ol> adhipradana.ps@pknstan.ac.id (Adhipradana Prabu Swasito) fahmicanta17@gmail.com (Fahmi Canta Guntara) Sat, 24 Jul 2021 12:58:40 +0000 OJS 3.2.1.2 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 REFORMULASI PENGKREDITAN PAJAK MASUKAN PASCA OMNIBUS LAW https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/JPI/article/view/1241 <p>Input tax crediting is one of the obligations that must be carried out by <br />taxable person. In order to provide convenience and relief for taxable <br />person as taxpayers, the tax authority regulates the provision through <br />relaxation of input tax crediting in the Job Creation Law. But in the <br />implementation of relaxation of input tax crediting still causes conflicts <br />between taxable persons, one of which is related to input tax crediting <br />before the business is confirmed as a taxable person. Other derivative <br />regulations related to input tax crediting are also considered to have <br />not reflected fairness and are considered irrelevant. The purpose of this <br />research is to further review how the implementation of the guidelines <br />for calculating input tax crediting before the business is confirmed as <br />a taxable person and provide advices and ideas for the tax authority <br />on how the regulation on input tax crediting should be in accordance <br />with the principles and characteristics of Value Added Tax. Thus, this r <br />esearch needs to be done so that the input tax crediting regulations <br />can be reformulated, considering the enactment of the Omnibus Law <br />is a very appropriate momentum for the Directorate General of Taxes <br />to improve regulations in the taxation sector.</p> <p> </p> <p>Pengkreditan pajak masukan merupakan salah satu kewajiban yang <br />harus dilaksanakan pengusaha kena pajak. Dalam rangka memberikan <br />kemudahan dan keringanan bagi PKP (Pengusaha Kena Pajak) selaku <br />wajib pajak, otoritas pajak mengatur ketentuan tersebut melalui <br />Relaksasi Pengkreditan Pajak Masukan di dalam Undang-Undang Cipta <br />Kerja. Namun di dalam pengimplementasiannya relaksasi pengkreditan <br />pajak masukan masih menimbulkan konflik antar pengusaha kena <br />pajak, salah satunya terkait pengkreditan pajak masukan sebelum <br />pengusaha dikukuhkan sebagai pengusaha kena pajak. Peraturan <br />turunan lain terkait pengkreditan pajak masukan juga dirasa belum <br />mencerminkan keadilan dan dianggap sudah tidak relevan. Tujuan <br />penelitian ini adalah untuk meninjau lebih lanjut bagaimana <br />pelaksanaan Pedoman Penghitungan Pengkreditan Pajak Masukan <br />sebelum pengusaha dikukuhkan sebagai PKP serta memberikan saran <br />dan masukan bagi otoritas pajak bagaimana seharusnya peraturan <br />mengenai pengkreditan pajak masukan agar sesuai dengan prinsip dan <br />karakteristik Pajak Pertambahan Nilai. Dengan demikian, penelitian ini <br />perlu dilakukan agar nantinya peraturan pengkreditan pajak masukan <br />dapat direformulasi. mengingat disahkannya Omnibus Law merupakan <br />momentum yang sangat tepat bagi Direktorat Jenderal Pajak untuk <br />memperbaiki regulasi di sektor perpajakan.</p> Suparna Wijaya, Dewani Izma Awwalia Sabina Copyright (c) 2021 https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/JPI/article/view/1241 Sat, 24 Jul 2021 00:00:00 +0000 PENGHINDARAN PAJAK PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN DI INDONESIA: PROFITABILITAS, TATA KELOLA PERUSAHAAN, INTENSITAS PERSEDIAAN, LEVERAGE https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/JPI/article/view/1201 <p><em>This study examines the effect of profitability, corporate governance, inventory intensity, and leverage on tax avoidance. Corporate governance in this study consists of independent commissioners and audit committees. The method used in this study is quantitative. This study uses secondary data obtained from the financial statements of mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2016 to 2019, which were downloaded through www.idx.co.id. Based on purposive sampling, the total sample of this study amounted to 72 observations. The data analysis technique used is multiple linear regression analysis for sample data. This study concludes that profitability has a positive effect on tax avoidance. Meanwhile, independent commissioners, audit committees, and inventory intensity do not affect tax avoidance. Furthermore, leverage has a negative effect on tax avoidance. </em></p> <p> </p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh profitabilitas, tata kelola perusahaan, intensitas persediaan, dan leverage terhadap penghindaran pajak. Tata kelola perusahaan dalam penelitian ini terdiri dari komisaris independen dan komite audit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan pertambangan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia selama tahun 2016 sampai 2019 yang diunduh melalui www.idx.co.id. Berdasarkan purposive sampling, total sampel penelitian ini berjumlah 72 observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda untuk data sampel. Penelitian ini menyimpulkan bahwa profitabilitas berpengaruh positif terhadap penghindaran pajak. Sementara itu, komisaris independen, komite audit, dan intensitas persediaan tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Selanjutnya, leverage berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak.</p> <p> </p> Astrid Yulianty, Maradela Ermania Khrisnatika, Dr.Amrie Firmansyah S.E., M.M., M.Ak. Copyright (c) 2021 https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/JPI/article/view/1201 Sat, 24 Jul 2021 00:00:00 +0000 FORMAL TAX COMPLIANCE IN INDONESIA THROUGH ELECTRONIC TAX FILING: A CASE STUDY OF MICRO, SMALL, AND MEDIUM ENTERPRISES (MSMEs) https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/JPI/article/view/1237 <p>We investigated the possible correlation between<br />business size and formal tax compliance use: data from <br />the Directorate General of Taxes at the province level in <br />Indonesia for 2014 – 2018. We employed the aggregate <br />business-level Micro, Small, and Medium electronic tax <br />filing data combined with the Base Transceiver Station <br />data at the provincial level. We found that micro and <br />small-scale taxpayers e – filing rate has a positive and <br />significant effect on formal tax compliance. Yet, both<br />have a non-linear relationship to formal tax compliance. <br />These results imply that size or business scale MSME <br />taxpayers is associated with formal tax compliance, and <br />greater benefits can be obtained in a province with a high <br />microscale taxpayer's e – filing rate.<br />Tujuan penelitian kami untuk mengkaji korelasi antara <br />skala usaha wajib pajak dengan kepatuhan perpajakan <br />formal yang menggunakan data Direktorat Jenderal Pajak <br />pada level provinsi dalam kurun waktu 2014 – 2018. Kami <br />menggunakan data agregat wajib pajak UMKM yang <br />melaporkan SPT elektronik yang dikombinasikan dengan<br />data Base Transceiver Station pada level provinsi.<br />Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode<br />kuantitatif dengan regresi panel data. Hasil regresi panel <br />data menunjukkan adanya hubungan signifikan antara <br />kepatuhan pelaku usaha berskala mikro dan skala kecil <br />dengan tingkat kepatuhan formal pelaku UMKM pada <br />suatu provinsi. Namun hasil penelitian juga menunjukkan <br />bahwa hubungan tingkat kepatuhan wajib pajak berskala <br />mikro dan kecil bersifat tidak linier terhadap kepatuhan <br />perpajakan formal. Kesimpulan penelitan <br />memperlihatkan bahwa skala usaha wajib pajak UMKM <br />berasosiasi dengan kepatuhan perpajakan formal dan <br />provinsi dengan tingkat e-filing wajib pajak berskala <br />mikro yang tinggi memiliki tingkat kepatuhan lebih baik.</p> Alzhar Valentino Erdiansyah, Khoirunurrofik Copyright (c) 2021 https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/JPI/article/view/1237 Wed, 28 Jul 2021 00:00:00 +0000 AUDIT DATA ANALYTICS DENGAN MS-EXCEL: USE CASE PEMERIKSAAN PAJAK https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/JPI/article/view/1238 <p>In Tax Auditing, the main activity carried out is the proof of examining the evidence. The Examination of this evidence is done by processing data received from Taxpayers. A growing issue is data from Taxpayers that are processed not only in the form of physical form but also in the form of electronic data such as general ledger. This encourages auditors<br />to develop Audit Data Analytics (ADA) to be able to perform a series of tests of the electronic data. At the same time, there is a tendency for auditors to use MS-Excel in almost all stages of auditing. Using design science method, this study proposes the artifact findings related to the MS-Excel model and instantiation for the implementation of ADA. The <br />results show the framework for using MS-Excel technology artifacts in the form of steps (1) data preparation and data cleaning (2) application of data analytics (descriptive analytics, diagnostics analytics and predictive analytics).</p> <p>Dalam pemeriksaan pajak , kegiatan utama yang dilaksanakan adalah pengujian bukti. Pengujian bukti ini dilakukan dengan melakukan pengolahan data yang diterima dari Wajib Pajak. Isu yang berkembang adalah data yang diolah dari Wajib Pajak tidak hanya berupa data dalam bentuk fisik, akan tetapi juga berupa data elektronik seperti pembukuan general ledger (buku besar). Hal ini mendorong pemeriksa untuk mengembangkan Audit Data Analytics (ADA) untuk dapat melakukan serangkaian pengujian dari data elektronik tersebut. Pada saat yang sama, terdapat kecenderungan pemeriksa untuk menggunakan MS-Excel dalam hampir semua tahap pemeriksaan. Penelitian ini menggunakan metode design science research mengajukan temuan artefak yang berkaitan dengan model dan instantiasi (instantiation) MS-Excel untuk implementasi ADA. Hasil penelitian didapatkan kerangka penggunaan arterfak teknologi MS-Excel berupa langkah-langkah (1) data preparation dan data cleaning (2) penerapan data analytics (descriptive analytics, diagnostics <br />analytics dan predictive analytics).</p> Febrian Febrian Copyright (c) 2021 https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/JPI/article/view/1238 Wed, 28 Jul 2021 00:00:00 +0000 ANALISIS ATAS PENERAPAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 23 TAHUN 2018 DI KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA MALANG SELATAN https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/JPI/article/view/1054 <p>This research attempts to find the impact of the practice of Government Regulation Number 23 of 2018 (PP 23/2018) at KPPPratama Malang Selatan. In finding the impact of that regulation, this research compares the income from tax of micro small and medium enterprises (UMKM) with total tax revenue and also compares the income tax of UMKM with taxpayer growth in 2018. This research is designed by case study approach. The result shows that practice of PP <br />23/2018 gives a positive impact to the taxpayer growth. Furthermore, PP 23/2018 has an appreciable contribution to the total of final income tax in 2018, which is 8,11%. In the other side, PP 23/2018 also has a contribution of 1,68% to total tax revenue at KPP Pratama Malang Selatan in 2018.</p> <p>Penelitian ini mencoba untuk mengetahui dampak dari penerapanPeraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 (PP 23 Tahun 2018) di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Selatan pada tahun pajak 2018. Untuk mengetahui dampak dari penerapan peraturan tersebut, penulis membandingkan penerimaan pajak atas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terhadap keseluruhan penerimaan pajak dan membandingkan penerimaan pajak atas UMKM dengan pertumbuhan <br />Wajib Pajak. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan PP 23 Tahun 2018 memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (Usahawan dan Pekerja Bebas) dan Badan Usaha. Selain itu, PP 23 Tahun 2018 juga memiliki kontribusi yang cukup besar terhadap total penerimaan PPh Final pada tahun pajak 2018 di KPP Pratama Malang Selatan, yaitu sebesar 8,11%. Sementara itu, PP 23 Tahun 2018 memiliki kontribusi sebesar 1,68% terhadap total penerimaan pajak pada tahun pajak 2018 di KPP Pratama Malang Selatan.</p> Ferry Irawan, Faizal Achmad Putra Erdika Copyright (c) 2021 JURNAL PAJAK INDONESIA (Indonesian Tax Journal) https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/JPI/article/view/1054 Wed, 28 Jul 2021 00:00:00 +0000