Analisis Potensi dan Upaya Pengembangan Desa Wisata Alam Kepuhsari Manyaran Wonogiri

Authors

  • Lely Ratwianingsih Universitas Sebelas Maret
  • Tri Mulyaningsi Universitas Sebelas Maret
  • Johadi Johadi Universitas Sebelas Maret

DOI:

https://doi.org/10.31092/kuat.v3i1.1164

Keywords:

Alam, Kepuhsari, Wisata

Abstract

Desa Kepuhsari telah dideklarasikan oleh Pemerintah Kabupaten Wonogiri sebagai Kampung Wisata Wayang dan menjadi salah satu produk unggulan Wonogiri. Desa Kepuhsari juga memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa dan merupakan potensi yang cukup baik untuk menjadi desa wisata alam. Namun perkembangan dan pengelolaan dari potensi ala mini terlihat belum maksimal. Kondisi ini sangat disayangkan karena omset yang dihasilkan juga tidak cukup menjanjikan untuk dijadikan andalan untuk profesi bagi penduduk Kepuhsari terutama dusun sektor atas. Berdasarkan diskusi awal yang telah dilakukan menunjukkan bahwa masih banyak permasalahan yang dihadapi oleh pengelola wisata alam di desa Kepuhsari. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk penguatan tata kelola dan kelembagaan yang efektif dan penyusunan penyusunan langkah strategis dalam pengembangan desa wisata Kepuhsari. Pengabdian ini bekerjasama dengan IKSA (Ikatan Karang Taruna Sektor Atas) dan juga Pemerintah Desa Kepuhsari. Strategi pengembangan Desa Wisata Kepuhsari dapat dilakukan dengan membuat master plan, menumbuhkan peran masyarakat sekitar, peningkatan peran Pemerintah, menarik Investor masuk, memperbaiki sarana dan prasarana wisata alam, membangun sektor usaha pendukung, dan memaksimalkan wisata pendukung di Desa Kepuhsari.

References

BPS Wonogiri. 2018. Kecamatan Manyaran Dalam Angka 2018. Wonogiri: BPS Wonogiri. https://wonogirikab.bps.go.id/publication/2018/09/26/ce6c4a6219f736da576ac508/kecamatan-manyaran-dalam-angka-2018.html

Chaskin, R. J. 2001. Building Community Capacity: A Definitional Framework and Case Studies from a Comprehensive Community Initiative. Urban Affairs Review, 36(3), 291–323. https://doi.org/10.1177/10780870122184876

Cornelis, C. A. E., Fanggidae, A. H. J., & Timuneno, T. 2019. Strategi Pengembangan Objek Wisata Alam Gunung Fatuleu. Journal of Management: Small and Medium Enterprises (SMEs), 8(1), 117–132. http://ejurnal.undana.ac.id/JEM/article/view/1420

Inskeep, E. 1991. Tourism Planning: An Integrated and Sustainable Development Approach. Wiley. https://books.google.co.id/books?id=qmArEAAAQBAJ

Ismayanti, I. 2010. Pengantar pariwisata. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka. http://www.pustaka.ut.ac.id/lib/wp-content/uploads/pdfmk/SPAR4101-KDT.pdf

Karlina, A. 2019. Strategi Pengembangan Potensi Wisata Alam Di Kabupaten Aceh Jaya [UIN Ar-Raniry Banda Aceh]. Skripsi. https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/10165/

Oktadiyani, P., Helwinsyah, H., & Iwanuddin, I. 2015. Ecotourism Development Strategy Of Wera Nature Recreation Park (NRP). Jurnal Wasian, 2(1), 9–20. https://doi.org/10.20886/jwas.v2i1.865

Prafitri, G. R., & Damayanti, M. 2016. Kapasitas Kelembagaan dalam Pengembangan Desa Wisata (Studi Kasus: Desa Wisata Ketenger, Banyumas). Jurnal Pengembangan Kota, 4(1), 76–86. https://doi.org/10.14710/jpk.4.1.76-86

Suryani, E., Furkan, L. M., & Diswandi, D. 2020. Strategi Pengembangan Wisata Alam Hutan Irup Desa Saribaye, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat. Jurnal PEPADU, 1(1), 64–73. https://doi.org/10.29303/jurnalpepadu.v1i1.75

Triambodo, S., & Damanik, P. J. 2015. Analisis Strategi Penguatan Kelembagaan Desa Wisata Berbasis Ekonomi Kreatif (Studi di Desa Wisata Kerajinan Tenun Dusun Gamplong, Desa Sumberrahayu, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman, DIY). Skripsi. Universitas Gadjah Mada. http://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/79364

Downloads

Published

2021-03-30

How to Cite

Ratwianingsih, L., Mulyaningsi, T., & Johadi, J. (2021). Analisis Potensi dan Upaya Pengembangan Desa Wisata Alam Kepuhsari Manyaran Wonogiri. KUAT : Keuangan Umum Dan Akuntansi Terapan, 3(1), 25–30. https://doi.org/10.31092/kuat.v3i1.1164

Issue

Section

Articles