Pemanfaatan Pelepah dan Bonggol Pisang (Musa sp.) Menjadi Cemilan untuk Peningkatan Gizi Masyarakat Desa Aman Damai

Authors

  • Novita Sari Lubis Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Safitri Safitri Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Elis Yana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Handayani Siregar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Mira Wahyuni Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.31092/kuat.v5i2.2187

Keywords:

Keripik, Stik Bonggol

Abstract

Pohon pisang selama ini hanya dimanfaatkan pada buah dan daun pisangnya saja. Buah pisang diolah menjadi keripik pisang, sale pisang dan jajanan basah. Sedangkan daun pisang digunakan untuk pembungkus makanan. Bagian buah pisang yang lain masih jarang digunakan. Salah satu   manfaat lain dari pohon pisang ialah batang pisang. Batang pisang pada bagian pelepah juga dapat dijadikan sebagai keripik dan juga pada bagian bonggol pisang yang dapat dijadikan stik bonggol pisang yang memiliki nilai gizi bagi tubuh. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di Desa Aman Damai Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat ini adalah (i) meningkatkan kesadaran kepada masyarakat di Desa Aman Damai untuk mengetahui bahwa batang pisang dan bonggol pisang dapat dijadikan sebagai makanan olahan yang memiliki nilai gizi, (ii) untuk membuat makanan yang banyak diminati oleh masyarakat di Desa Aman Damai, (iii) meningkatkan income/ pendapatan penduduk  di Desa Aman Damai dengan membuka usaha kripik pisang dan nugget bonggol pisang.

References

Elisabeth, DAA. (2013). Kerupuk Bonggol Pisang: Dari Limbah Yang Kaya Gizi Ke Meja Makan Kita. Sinar Tani Agroinovasi Badan Litbang Pertanian Edisi 24-30, No.3504 Tahun XLIII

Hiden, H., & Ningsih, V. (2021). Inovasi Pemanfaatan Limbah Batang Pisang Menjadi Camilan “Kedebong Taro†Bernilai Ekonomis Di Desa Bagik Polak BaraT. Jurnal Bakti Nusa, 2(2), 39-46.

Kesumaningwati, R. (2015). Penggunaan mol bonggol pisang (Musa paradisiaca) sebagai dekomposer untuk pengomposan tandan kosong kelapa sawit. Ziraa'ah Majalah Ilmiah Pertanian, 40(1), 40-45.

Lubis, E. R. (2021). Untung Berlimpah Budi Daya Pisang. Bhuana Ilmu Populer.

Nurtiana, W., Kusumasari, S., & Pamela, V. Y. (2022). Pelatihan Pembuatan Es Yoghurt Talas Beneng Pada Masyarakat Kampung Ciborang, Kabupaten Serang-Banten Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Melalui Pengembangan Pangan Lokal. LOGISTA-Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 6(1), 108-113.

Pohan, I. S., Rahmatullah, A., & Nadia, D. (2021). Sosialisasi Penguatan Imunitas Spritual Dimasa Pandemi Covid-19 Dengan Meningkatkan Kualitas Imtaq Di Desa Aman Damai-Kec. Sirapit-Kab. Langkat. Altafani, 1(1), 10-23.

Qomariah, N. (2015). Pemberdayaan masyarakat desa melalui pengembangan “soft skill pembuatan krupuk samiler†dalam upaya peningkatan pendapatan keluarga di Kabupaten Bondowoso. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ipteks, 1(2).

Rakhmawati, R. (2019). Pemanfaatan Bonggol Pisang Menjadi Stick Nugget Untuk Peningkatan Gizi Masyarakat Desa Soket Laok Tragah Kabupaten Bangkalan. Jurnal Ilmiah Pangabdhi, 5(1).

Ridlo, R., Maryanto, S., & Anugrah, R. M. (2022). Analisis Kandungan Serat Nugget dan Kerupuk Dengan Bahan Dasar Bonggol Pisang Kepok (Musa Paradisiaca Var. Balbisina Colla). JURNAL GIZI DAN KESEHATAN, 14(1), 152-160.

Rismunandar, R. (1990). Bertanam Pisang. Bandung: Sinar Baru.

Wahab, A. A. (2018). Pengaruh Variasi Ketebalan Dan Penambahan Coklat Terhadap Sifat Fisik, Kimia Dan Tingkat Kesukaan Jenis Growol (Original dan Manis) (Doctoral dissertation, Universitas Mercu Buana Yogyakarta).

Wenas, D. M., Septiana, I., & Aliya, L. S. (2020). Pengaruh Ekstrak Bonggol Pisang Kepok terhadap Kadar Gula Darah Tikus yang Diinduksi Aloksan. Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian, 13(1), 1-7.

Downloads

Published

2023-06-30

How to Cite

Lubis, N. S. ., Safitri, S., Yana, E. ., Siregar, H. ., & Wahyuni, M. . (2023). Pemanfaatan Pelepah dan Bonggol Pisang (Musa sp.) Menjadi Cemilan untuk Peningkatan Gizi Masyarakat Desa Aman Damai. KUAT : Keuangan Umum Dan Akuntansi Terapan, 5(2), 67–70. https://doi.org/10.31092/kuat.v5i2.2187