Pemantauan Aktivitas Fisik dan Antropometri dalam Pencegahan Obesitas pada Siswa SMA 1 Muhammadiyah Makassar

Authors

  • Yadi Jayadilaga Universitas Negeri Makassar
  • Abdul Rahman Universitas Negeri Makassar
  • A. Atssam Mappanyukki Universitas Negeri Makassar
  • Meliana Handayani Universitas Negeri Makassar
  • Wahyudin Wahyudin Universitas Negeri Makassar
  • Roy Try Putra Universitas PGRI Madiun

DOI:

https://doi.org/10.31092/kuat.v7i1.2851

Keywords:

Aktivitas Fisik, Antropometri, Obesitas

Abstract

Paradigma terkait obesitas dianggap masalah orang dewasa, kini telah bergeser seiring berkembangnya zaman. Obesitas pada anak dan remaja merupakan masalah kesehatan yang semakin meluas secara global termasuk di Indonesia. Tujuan kegiatan pengabdian yaitu, meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya aktivitas fisik dan mengidentifikasi siswa yang beresiko mengalami obesitas. Kegiatan dilaksanakan di lingkungan SMA 1 Muhammadiyah Makassar dengan mitra siswa kelas XI. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah dengan instrumen berupa kuesioner, stadiometer, timbangan digital. Hasil yang ditemukan, rata-rata nilai aktivitas fisik mitra 2890.32 MET-menit/minggu. Nilai rata-rata aktivitas fisik mitra termasuk kategori berat. Nilai minimal aktivitas fisik mitra 73 MET-menit/minggu dan nilai maksimal aktivitas fisik mitra 17413 MET-menit/minggu. Rata-rata indeks massa tubuh mitra 22.20, termasuk kategori normal. Nilai minimal indeks massa tubuh mitra 14.78 dan nilai maksimal 41.75. Berdasarkan hasil pemantauan, ditarik kesimpulan kegiatan pengabdian bahwa aktivitas fisik mitra rata-rata dalam kategori berat dan indeks massa tubuh mitra dalam kategori normal. Dari hasil yang ditemukan dalam pemantauan, tim PKM memberikan catatan sebagai langkah awal pencegahan agar angka obesitas tidak terus meningkat. Terdapat beberapa mitra dengan aktivitas fisik sedang dan cenderung ringan, terdapat mitra dengan indeks massa tubuh underweight, overweight dan obesitas. Menyarankan mitra dengan IMT underweight, overweight, dan obesitas untuk melakukan upaya yang tepat, seperti peningkatan asupan gizi seimbang atau pengendalian pola makan, serta meningkatkan aktivitas fisik sesuai kebutuhan.

References

Banjarnahor, R. O., Banurea, F. F., Panjaitan, J. O., Pasaribu, R. S. P., & Hafni, I. (2022). Faktor-faktor risiko penyebab kelebihan berat badan dan obesitas pada anak dan remaja: Studi literatur. Tropical Public Health Journal, 2(1), 35-45. https://doi.org/10.32734/trophico.v2i1.8657

Blüher, M. (2020). Metabolically healthy obesity. In Endocrine Reviews (Vol. 41, Issue 3, pp. 405–420). Endocrine Society. https://doi.org/10.1210/endrev/bnaa004

Borga, M., West, J., Bell, J. D., Harvey, N. C., Romu, T., Heymsfield, S. B., & Dahlqvist Leinhard, O. (2018). Advanced body composition assessment: from body mass index to body composition profiling. Journal of Investigative Medicine, 66(5), 1-9. https://doi.org/10.1136/jim-2018-000722

Brazo-Sayavera, J., Aubert, S., Barnes, J. D., González, S. A., & Tremblay, M. S. (2021). Gender differences in physical activity and sedentary behavior: Results from over 200,000 Latin-American children and adolescents. PloS one, 16(8), e0255353. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0255353

Hafid, W., & Hanafi, S. (2019). Hubungan aktivitas fisik dan konsumsi fast food dengan kejadian obesitas pada remaja. Kampurui Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(1), 6-10. https://doi.org/10.55340/kjkm.v1i1.49

Handayani, M., Jayadilaga, Y., & Putri, A. U. (2023). Analisis Pengaruh Indeks Massa Tubuh Terhadap Body Image Satisfaction. Jurnal Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, 8(1), 19-26. https://jurnal.ubest.ac.id/index.php/sportif/article/view/360

IPAQ. (2005). Guidelines for Data Processing and Analysis of the International Physical Activity Questionnaire (IPAQ)-Short and Long Forms. www.ipaq.ki.se.

Lindberg, L., Danielsson, P., Persson, M., Marcus, C., & Hagman, E. (2020). Association of childhood obesity with risk of early all-cause and cause-specific mortality: A swedish prospective cohort study. PLoS Medicine, 17(3). https://doi.org/10.1371/JOURNAL.PMED.1003078

Puhl, R. M., & King, K. M. (2013). Weight discrimination and bullying. Best practice & research Clinical endocrinology & metabolism, 27(2), 117-127. https://doi.org/10.1016/j.beem.2012.12.002

Rocha, S. G. M. O., Rocha, H. A. L., Leite, Á. J. M., Machado, M. M. T., Lindsay, A. C., Campos, J. S., Cunha, A. J. L. A., E Silva, A. C., & Correia, L. L. (2020). Environmental, socioeconomic, maternal, and breastfeeding factors associated with childhood overweight and obesity in ceará, brazil: A population-based study. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(5). https://doi.org/10.3390/ijerph17051557

Simmonds, M., Llewellyn, A., Owen, C. G., & Woolacott, N. (2016). Predicting adult obesity from childhood obesity: A systematic review and meta-analysis. Obesity Reviews, 17(2), 95–107. https://doi.org/10.1111/obr.12334

Smith, J. D., Fu, E., & Kobayashi, M. A. (2020). Prevention and Management of Childhood Obesity and Its Psychological and Health Comorbidities. Annu. Rev. Clin. Psychol, 16, 16–17. https://doi.org/10.1146/annurev-clinpsy-100219

Widiyatmoko, F., & Hadi, H. (2018). Tingkat Aktivitas Fisik Siswa di Kota Semarang. Journal Sport Area, 3(2), 140. https://doi.org/10.25299/sportarea.2018.vol3(2).2245

Jayadilaga, Y., Handayani, M., Fitri, A. U., Istiqamah, N. F., Rachman, D. A., Darlis, I., & Kas, S. R. (2023). Edukasi Aktivitas Fisik Pada Anak Usia Sekolah Dasar. Ininnawa: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 187-190. https://journal.unm.ac.id/index.php/Ininnawa/article/view/529

Downloads

Published

2025-03-29

How to Cite

Jayadilaga, Y. ., Rahman, A. ., Mappanyukki, A. A. ., Handayani, M. ., Wahyudin, W., & Putra, R. T. . (2025). Pemantauan Aktivitas Fisik dan Antropometri dalam Pencegahan Obesitas pada Siswa SMA 1 Muhammadiyah Makassar. KUAT : Keuangan Umum Dan Akuntansi Terapan, 7(1), 45–50. https://doi.org/10.31092/kuat.v7i1.2851

Issue

Section

Articles