PENGENDALIAN INTERNAL PADA SIKLUS PENERIMAAN BEA MASUK UNTUK KAWASAN BERIKAT (STUDI KASUS PADA KANTOR PENGAWASAN DAN PELAYANAN BEA CUKAI BEKASI)

Authors

  • Adhitya Alfani PKN STAN
  • Amrie Firmansyah Politeknik Keuangan Negara STAN

DOI:

https://doi.org/10.31092/jpbc.v2i2.287

Abstract

ABSTRACT

 

This study aims to evaluate internal control in the import duty cycle that focuses on the procedure for receipt of import duties on customs services for Bonded Zones. This study uses a case study of the Customs and Excise Supervision and Service Office of Bekasi, where most of its activities carry out customs, excise services for bonded zones, and are one of the offices that serve customs services and supervision in the largest Bonded Zones in Indonesia. This study used descriptive qualitative methods and was conducted during the February period. July 2016. The results of the study show that in general, the application of the import service system for BC 2.5 documents within the KPPBC Bekasi has good related internal controls which include general control and application control. However, there are still weaknesses in employee placement system, employee skills, especially in very important parts, data reconciliation, and manual database updates can result in reduced data accuracy.

 

Keywords: customs duties, internal control, revenue cycle.

 

ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengendalian internal pada siklus penerimaan bea masuk yang berfokus pada prosedur penerimaan bea masuk untuk Kawasan Berikat termasuk. Penelitian ini menggunakan studi kasus Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Bekasi yang sebagian besar kegiatannya melakukan pelayanan kepabeanan dan cukai untuk kawasan berikat dan merupakan salah satu kantor yang melayani pelayanan dan pengawasan di bidang kepabeanan untuk Kawasan Berikat terbesar di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan dilakukan selama periode Februari s.d. Juli 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya penerapan sistem pelayanan impor dokumen BC 2.5 di lingkungan KPPBC Bekasi sudah memiliki pengendalian internal yang baik terkait yang meliputi pengendalian umum dan pengendalian aplikasi. Namun, masih terdapat kelemahan terkait dengan sistem penempatan pegawai, kecakapan pegawai khususnya di bagian-bagian yang sangat penting, rekonsiliasi data dan update data base yang masih manual dapat mengakibatkan tingkat akurasi data menjadi berkurang.

 

Kata Kunci: bea masuk, pengendalian internal, siklus penerimaan.

Author Biography

Amrie Firmansyah, Politeknik Keuangan Negara STAN

Jurusan Akuntansi

References

Arif, F.I., Daniel, D.R. (2017). Disharmoni sistem informasi akuntansi penerimaan dan piutang dengan proses bisnis kepabeanan. AKRUAL: Jurnal Akuntansi, 9(1):20-40.

Daud, R., Windiana, V.M. (2014). Pengembangan sistem informasi akuntansi penjualan dan penerimaan kas berbasis komputer pada perusahaan kecil (studi kasus pada PT Trust Technology). Jurnal Manajemen dan Bisnis Sriwijaya, 12(1): 17-28.

DJBC (2015). Rencana Strategis Direktorat Jenderal Bea dan Cukai 2015-2019.

Hayati, S, Kalina, L. (2017). Sistem penerimaan kas atas bea masuk barang impor pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai. Jurnal Bisnis Administrasi, 6 (01) : 61-68.

Kholidah, N.D., Widyawati, D. (2017). Penerapan sistem informasi akuntansi penjualan dalam upaya meningkatkan pengendalian internal. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 6(9): 1-15.

Romney, M.B., Steinbart, P. J. (2016). Sistem Informasi Akuntansi. Edisi 13 : Cetakan ketiga. Diterjemahkan oleh: Kikin Sakinah, Nur Safira, Novita Puspasari. Jakarta: Salemba Empat.

Simorangkir, D. S., Firmansyah, A. (2017). Evaluasi implementasi peranan pengendalian internal: pelaksanaan impor sementara di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya X. Jurnal Online Insan Akuntan, 2 (1): 81-98.

Sukadwilinda, Ratnawati, R.A. (2013). Pengendalian Internal Terhadap Kecurangan. Jurnal Asset, 5 (1): 11-21.

Yuniati (2017). Pengaruh pengendalian intern terhadap efektivitas penerimaan pajak penghasilan dikantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Tegallega. STAR-Study & Accounting Research, XIV (2): 46-61

Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan.

------------.Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah.

-------------.Peraturan Pemerintah Nomor 85 Tahun 2015 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Tempat Penimbunan Berikat

------------. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 147/PMK.04/2011 tentang Kawasan Berikat.

Published

2018-10-27

How to Cite

Alfani, A., & Firmansyah, A. (2018). PENGENDALIAN INTERNAL PADA SIKLUS PENERIMAAN BEA MASUK UNTUK KAWASAN BERIKAT (STUDI KASUS PADA KANTOR PENGAWASAN DAN PELAYANAN BEA CUKAI BEKASI). JURNAL PERSPEKTIF BEA DAN CUKAI, 2(2). https://doi.org/10.31092/jpbc.v2i2.287

Issue

Section

Articles