Kesiapsiagaan Sekolah Menengah Pertama Dalam Menghadapi Bencana Erupsi Gunung Merapi di Kawasan Rawan Bencana III

Authors

  • Yugyasmono Manajemen Bencana Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta
  • Ficky Adi Kurniawan Manajemen Bencana Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat bagaimana kesiapsiagaan Sekolah Menengah Pertama di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III yaitu SMP Sunan Kalijogo Cangkringan. Sekolah ini belum masuk kedalam Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dengan jumlah populasi/responden 6 orang dan terdiri dari kepala sekolah, guru yang mengintegrasikan materi kebencanaan, pembina ekstrakurikuler Pramuka beserta perwakilan peserta didik di kelas VII, VIII dan IX. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan 5 parameter yang digunakan dalam menilai kesiapsiagaan yakni pengetahuan dan sikap, kebijakan, rencana tanggap darurat, sistem peringatan dini dan mobilisasi sumber daya. Masih ada informan yang tidak bisa menjawab pertanyaan peneliti. Skor dari hasil observasi menunjukkanberada pada kriteria hampir siap. Hasil studi dokumentasi menunjukkan beberapa fasilitas sarana dan prasarana masih dirasa kurang seperti tidak tersedianya papan penunjuk atau rambu jalur evakuasi kemudian sarana P3K yang masih belum mecukupi untuk mengcover seluruh warga sekolah

Downloads

Published

2022-01-02