PENGUATAN PEMAHAMAN BUDAYA DESA DALAM MEWUJUDKAN DESA WISATA BUDAYA CIKALONG KECAMATAN SIDAMULIH KABUPATEN PANGANDARAN

Authors

  • Eggy Armand Ramdani Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis
  • Rika Sari Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis
  • Ahmad Fauzi Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis
  • Ani Ula Syaripah Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis
  • Agam Ahyar Runnas Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis
  • Yadi Sutiana Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis

Abstract

Desa Cikalong Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran merupakan desa dengan warisan budaya kuat dan mengakar yang berbeda dari desa lainnya. Desa Cikalong sebagai desa tua telah melestarikan budaya Sunda asli secara turun-temurun dan menjadi nilai kuat dalam pembangunan desa wisata budaya. Melihat potensi tersebut, pencanangan Desa Cikalong sebagai desa wisata budaya telah dilakukan oleh Pemerintah Desa Cikalong dan Pemerintah Kabupaten Pangandaran, namun dalam tahap pembentukannya memiliki beberapa kendala di lapangan, terutama regenerasi pemahaman budaya di generasi muda yang terpapar budaya luar. Pengabdian difokuskan pada penguatan pemahaman budaya desa kepada masyarakat, terutama generasi muda. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan menggunakan pendekatan Asset-based Community Development (ABCD). Hasil pengabdian menunjukan keterlibatan generasi muda dalam kegiatan penguatan pemahaman budaya berupa pendampingan dan Lomba Ibing Ronggeng. Kegiatan ini menjadi pemicu keterlibatan masyarakat secara luas dalam melestarikan budaya ronggeng yang telah hidup di tengah-tengah masyarakat Desa Cikalong. Generasi muda menjadi termotivasi untuk memahami lebih dalam dan terlibat langsung sebagai pelaku budaya. Pengabdian ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan Desa Wisata Budaya Cikalong yang berfokus pada peningkatan pemahaman budaya di generasi muda Desa Cikalong.

Downloads

Published

2024-01-03