IMPLEMENTASI MANAJEMEN MEREK DAN KEMASAN PADA USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) DI DESA WALANTAKA KOTA SERANG
Abstract
Rendahnya kesadaran pelaku usaha atas pentingnya merek dagang dan kemasan dapat mempengaruhi pertimbangan konsumen. Berdasarkan hal tersebut tim pengabdian masyarakat melakukan pendampingan kepada pelaku usaha terkait dengan implementasi manajemen merek dan kemasan. Berdasarkan hasil pengabdian dihasilkan merek dagang Kerupuk Pedas ketilas dan AR Damai Kacang Saghrai dengan terbentuknya merek dangang dan kemasan yang layak pelaku usaha dapat meningkatkan daya saing, produk lebih diterima di masyarakat, dan citra merek terbangun. Berdasarkan kegiatan pengabdian masyarakat, pengetahuan mitra terkait dengan manajemen merek dan kemasan mengalami perubahan yang lebih baik.
