WEBSITE BUDI GOPAR UNTUK BUDIDAYA MAGGOT BSF MENGGUNAKAN SAMPAH ORGANIK DI RW 03, KEBAYORAN BARU, JAKARTA SELATAN
Abstract
Setiap hari Jakarta memunculkan 72000 ton sampah. Sampah organik masih menjadi kategori sampah dengan volume terbesar, hal itu seiring dengan banyaknya kegiatan dan mobilitas masyarakat DKI Jakarta yang merupakan pusat pemerintahan dan bisnis. Berdasarkan hasil pengamatan dan pra wawancara dengan narasumber, sampah di RW 03 Kelurahan Gandaria Utara masih mempunyai pola kumpul angkut-buang. Sampah dari warga dikumpulkan di TPS yang ada di RW 03 tanpa dipilah terlebih dahulu. Hal itu menyebabkan kondisi TPS kotor, banyak lalat berdatangan dan bau sampah yang menyengat. Rencana yang akan dijalankan oleh tim pelaksana adalah membentuk organisasi pembudidaya maggot di RW 03, pakan maggot berasal dari sampah organik masyarakat di lingkungan RW 03. Maggot yang digunakan adalah jenis Black Soldier Fly (BSF). Selanjutnya tim pelaksana pengabdian masyarakat yang didanai oleh Kemdikbudristek akan membangun sistem aplikasi Budi Gopar (Budidaya maggot memanfaatkan sampah organik) berbasis website yang berfungsi sebagai alat promosi dan hasil budidaya maggot. Tim pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat menilai bahwa kewirausahaan bisa menjadi solusi dan memberikan dampak positif bagi warga sekitar. Lebih jelasnya, dampak positif yang dihasilkan yaitu terciptanya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah organik demi keberlangsungan hidup di masa depan, kemudian website Budi Gopar juga menyadarkan masyarakat bahwa hasil dari budidaya maggot BSF menggunakan sampah organik berpeluang menghasilkan keuntungan finansial. Menjual berbagai produk maggot BSF melalui website Budi Gopar bisa lebih menjangkau calon konsumen karena dilakukan secara real-time. (tuliskan metode dan hasil evaluasi pelatihan secara singkat)
