PENDAMPINGAN PADA IKM MAKANAN KABUPATEN JOMBANG DALAM RANGKA PENINGKATAN OUTPUT PRODUKSI MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA
Abstract
Dalam pengembangan usaha, pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM) dalam pengembangan usahanya menghadapi berbagai keterbatasan. Salah satu keterbatasan yang dihadapi adalah akses terhadap pemanfaatan teknologi. Karena itu, salah satu focus dalam pembinaan pelaku usaha IKM makanan minuman di Jombang adalah pemanfaatan teknologi Tepat Guna (TTG), agar dapat disesuaikan dengan modal dan kemampuan pemanfaatan teknologi pelaku usaha Industri Kecil dan Menengah (IKM). Tujuan pembinaan ini adalah untuk meningkatkan produktivitas dan kapasitas produksi unit usaha yang didampingi serta meningkatkan pemanfaatan teknologi produksi. Metode yang dipakai dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah pembinaan dengan metode pendekatan Participatory Action Research(PAR) dimana pelaku usaha yang didampingi bukan saja menjadi obyek pembinaan tetapi juga sebagai subyek dari pembinaan. Para IKM yang menjadi target pembinaan diajak bersama dalam proses identifikasi dan diagnosis permasalahan. Pada tahap ini, para pelaku usaha akan diberikan pemahaman dari permasalahan yang dihadapi dan bersama sama membuat perencanaan penyelesaian masalah berupa pembuatan mesin teknologi tepat guna. Pembuatan mesin teknologi ini dimaksud agar sesuai dengan anggaran yang dimiliki dan mudah dioperasikan oleh unit IKM.
