PENERAPAN POLA SINERGITAS ANTARA BUMDES DAN UMKM DALAM MENGGERAKKAN POTENSI DESA DI KECAMATAN SAPTOSARI

  • Muh. Rudi Nugroho
Keywords: BUMDes, UMKM, Pembangunan Ekonomi Desa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi bagi BUMDes dalam menggerakkan sektor UMKM di Desa Saptosari Kecamatan Saptosari Kabupaten Gunungkidul. Sektor UMKM merupakan tonggak perekonomian bagi masyarakat Saptosari. Sebagai salah satu jalur destinasi wisata Gunungkidul, Desa Saptosari mempunyai potensi besar dalam mengembangkan skala usahanya. Namun permasalahannya, pelaku UMKM Di Saptosari masih banyak terhambat dalam hal permodalan, teknologi inovasi, keahlian tenaga kerja dan sistem pemasaran. Disisi lain keberadaan BUMDes bisa menjadi solusi untuk permasalahan yang dihadapi oleh pelaku UMKM. Dalam penelitian ini, peneliti akan mencari akar permasalahan UMKM dengan menggunakan metode Root Cause Analysis (RCA) kemudian merumuskan prioritas kebijakan yang harus diimplementasikan oleh BUMDes guna menggerakkan UMKM melalui metode Analitycal Hierarki Process (AHP). Implikasi akhir dari penelitian ini yakni terwujudnya tujuan BUMDes dalam menggerakkan perekonomian desa. Selain itu, dengan adanya program BUMDes yang mendukung UMKM diharapkan mampu meningkatkan skala usaha pelaku UMKM Desa Saptosari.

References

Arifin, Imamul, Giana Hadi W. (2009). Membuka Cakrawala Ekonomi. Jakarta: PT Grafindo Media Pratama.

Arsyad, Lincollin. (2010). Pengantar Perencanaan Pembangunan Ekonomi Daerah Edisi Kedua. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.

______________. 2015. Ekonomi Pembangunan Edisi kelima. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Baskara, I Gede Kajeng. “Lembaga Keuangan Mikro Di Indonesia”. Jurnal. Jurnal Buletin Studi Ekonomi, Vol. 18, No. 2. Hlm. 114-125.

Budiono, Puguh. 2015. “Implementasi Kebijakan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Di Bojonegoro (Studi di Desa Ngringinrejo Kecamatan Kalitidu Dan Desa Kedungprimpen Kecamatan Kanor)”. Jurnal. Jurnal Politik Muda, Vol.4 No.1, Januari-Maret 2015, 116-125.

Boediono. (1999). Teori Pertumbuhan Ekonomi Edisi Pertama. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.

Darise, Nurlan. 2009. Pengelolaan Keuangan Daerah (Rangkuman 7 UU, 30 PP dan 15 Permendagri). Jakarta: Indeks.

Glasson, T. (1977). Pengantar Perencanaan Regional (terjemahan). Jakarta: LPFEUI

Gunawan, Ketut. 2011. “Manajemen BUMDes dalam Rangka Menekan Laju Urbanisasi”. Jurnal. WIDYATECH Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 10 No. 3 April 2011.

Irawan, Dedik dkk. 2013. “Analisis Strategi Pengembangan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (Analysis of The Development Strategy of Rural Islamic-Microfinance Institutions: Case Study at Al Hasanah BMT)”. Jurnal. JIIA, Vol. 1, No. 1.

Nurawami, Shofia., 2013 “Peranan Lembaga Keuangan Mikro dan Konstribusi Kredit terhadap Pendapatan Kotor UKM Rumah Tangga setelah menjadi Kreditur”. Jurnal. Jurnal Studi Kasus BMT Muamalat.

Ramadana, Coristya Berlian, Heru Ribawanto dan Suwondo. 2012. “Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sebagai Penguat Ekonomi Desa (Studi di Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang)”. Jurnal. Jurnal Administrasi Publik (JAP), Vol. 1, No. 6, Hal. 1068-1076.

Samadi, Arrafiqur Rahman dan Afrizal. 2012. Peranan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Peningkatan Ekonomi Masyarakat (Studi pada BUMDes Desa Pekan Tebih Kecamatan Kepenuhan Hulu Kabupaten Rokan Hulu).

Tama, Dantika Ovi Era dan Yanuardi. 2012. Dampak Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bagi Kesejahteraan Masyarakat di Desa Karangrejek Kecamatan Wonosari Kabupaten Gunung Kidul.

Human Development Report (HDR). 2011. United Nations Development Program.

Komara, Eko Kurniawan. 2015. Manfaat Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) bagi Masyarakat (Telaah Kajian Manfaat Keberadaan BUM Desa ‘Hanyukupi’ Ponjong dan BUM Desa ‘Sejahtera’ Bleberan di Kabupaten Gunungkidul). Yayasan Penabulu.

Kusuma, Gabriella Hanny. 2016. BUMDes: Kewirausahaan Sosial yang Berkelanjutan (Analisis Potensi dan Permasalahan yang dihadapi Badan Usaha Milik Desa di Desa Ponjong, Desa Bleberan, dan Desa Sumbermulyo). Penabulu Foundation.

Staf Ahli Bidang Pengembangan Ekonomi Lokal. 2016. Pendekatan Utuh Penguat Kelembagaan Ekonomi Desa. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

CROSSMARK
DIMENSIONS