PEMBUATAN TEMPE KRIPIK PADA SANTRIWATI PONPES TAHFIDZUL QUR'AN CIPUTAT

Authors

  • Hugo Aries Suprapto Universitas Indraprasta Pgri Jakarta
  • Mamik Suendarti Universitas Indraprasta PGRI Jakarta
  • Hanggono Arie Prabowo Universitas Indraprasta PGRI Jakarta
  • Lies Sunarmintyastuti Universitas Indraprasta PGRI Jakarta
  • Widya Nuriyanti Universitas Indraprasta PGRI Jakarta
  • Ahmad Firdaus Yahya Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Abstract

Pengembangan kewirausahaan di lingkungan pesantren menjadi krusial untuk membekali santriwati dengan kemandirian ekonomi pasca-pendidikan, mengingat tuntutan zaman yang mengharuskan lulusan memiliki kompetensi praktis. Kegiatan "Pembuatan Tempe Kripik pada Santriwati Ponpes Tahfidzul Qur’an Ciputat" dipilih sebagai upaya strategis karena potensi tempe sebagai bahan pangan lokal melimpah, proses produksinya relatif sederhana, dan permintaan pasar yang stabil. Program ini melibatkan 30 santriwati dan dilaksanakan dari Agustus hingga November 2025. Metode yang diterapkan mengombinasikan penyampaian teori komprehensif (pembuatan tempe, pengolahan kripik, hingga pengemasan) dengan praktik langsung, pendampingan intensif oleh instruktur, serta evaluasi formatif dan sumatif berkala. Santriwati secara berkelompok dilatih menguasai manajemen produksi, kontrol mutu, dan strategi pemasaran sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan praktis santriwati, peningkatan kualitas produk, dan pemahaman mendalam tentang seluruh proses produksi. Program ini terbukti berhasil menumbuhkan rasa percaya diri, kemandirian, dan jiwa kewirausahaan, mempersiapkan santriwati menghadapi tantangan ekonomi serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan. Untuk mengoptimalkan keberlanjutan dan dampak ekonomi lebih luas, disarankan untuk memperkuat jaringan pemasaran, meningkatkan kualitas kemasan, serta menyediakan pelatihan lanjutan di bidang manajemen usaha.

Kata kunci: Tempe, Kripik, santriwati

Published

2025-12-11