GERAKAN EKONOMI SIRKULAR MENGUBAH SAMPAH MENJADI PRODUK YANG BERMANFAAT DAN BERNILAI GUNA
Abstract
Permasalahan sampah di Indonesia terus meningkat termasuk di Kota Ternate yang mengalami kenaikan produksi sampah dari ±60 ton pada tahun 2020 menjadi lebih dari ±100 ton pada tahun 2024. Kondisi ini juga terjadi di Kelurahan Dufa-Dufa, sehingga diperlukan pendampingan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mengelola sampah berbasis ekonomi sirkular. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat remaja dalam mengolah sampah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilaiguna. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) meliputi tahap observasi, refleksi, edukasi, praktik pembuatan produk dan evaluasi. Produk yang dihasilkan berupa tas, tempat pensil, box tisu, tudung saji dan aksesori bunga dari berbagai jenis sampah anorganik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi lingkungan, kemampuan teknis peserta dalam mendaur ulang sampah serta terciptanya produk kreatif yang fungsional dan ramah lingkungan. Program ini berkontribusi dalam pengurangan timbulan sampah, penguatan praktik ekonomi sirkular di tingkat lokal serta membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif berbasis daur ulang. Kegiatan ini terbukti efektif dan berpotensi untuk direplikasikan di wilayah lain sebagai model pengelolaan sampah berkelanjutan.
Kata kunci: Pengolahan Sampah, Daur Ulang, Produk Bermanfaat, Produk Berguna, Ekonomi Sirkular.
Kata kunci: Pengolahan Sampah, Daur Ulang, Produk Bermanfaat, Produk Berguna, Ekonomi Sirkular.
