EDUKASI DAUR ULANG LIMBAH MINYAK JELANTAH UNTUK MENUMBUHKAN JIWA ECOPRENEURSHIP PADA SISWA SMP
Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMPN 3 Kramatwatu dengan tujuan menumbuhkan jiwa ecopreneurship pada siswa melalui edukasi pengelolaan limbah minyak jelantah yang memiliki nilai ekonomi dan berpotensi mengurangi pencemaran lingkungan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya kesadaran siswa terhadap bahaya minyak jelantah bagi lingkungan serta belum adanya sistem pengelolaan limbah yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi sekolah. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui edukasi mengenai cara menyortir dan menampung minyak jelantah, serta melalui kerja sama dengan bank sampah sebagai mitra pengelola hasil pengumpulan. Siswa diminta untuk mengumpulkan minyak jelantah dari rumah masing-masing, mencatat jumlah setoran dalam lembar monitoring, dan menjualnya ke bank sampah sehingga memperoleh keuntungan yang kemudian dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan lingkungan sekolah. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sekitar 82% siswa belum memahami dampak pencemaran minyak jelantah dan sebagian besar masih membuangnya ke saluran air. Setelah diberikan edukasi dan melakukan praktik secara langsung, hasil post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa hingga mencapai 96%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai pengelolaan minyak jelantah. Selain itu, sebagian besar siswa juga menunjukkan ketertarikan untuk mencoba kegiatan wirausaha berbasis pengelolaan limbah, sehingga mencerminkan tumbuhnya jiwa ecopreneurship pada diri mereka.
Kata kunci: minyak jelantah, bank sampah, ecopreneurship, SMPN 3 Kramatwatu, kewirausahaan hijau
