PENINGKATAN LITERASI LINGKUNGAN SISWA SMPN 3 KRAMATWATU MELALUI EDUKASI PILAH SAMPAH DAN UPCYCLING LIMBAH PLASTIK
Abstract
Isu pengelolaan sampah masih menjadi permasalah krusial di Indonesia karena tingkat literasi lingkungan siswa masih rendah. Kurangnya pemahaman tentang pemilahan sampah serta minimnya kreativitas dalam memanfaatkan limbah plastik menyebabkan peningkatan volume sampah yang berakhir di pembungan akhir. Kegiatan ini dipilih untuk menjawab kebutuhan edukasi lingkungan sejak usia dini agar terbentuk perilaku peduli lingkungan yang berkelanjutan. Tujuan dari kegiatan adalah untuk meningkatkan literasi lingkungan siswa SMPN 3 Kramatwatu melalui edukasi pilah sampah serta praktik upcycling limbah plastik menjadi produk bernilai guna dan ekonomi. Metode pelaksanaan meliputi: (1) pemberian materi jenis sampah, konsep 3R, dan dampak sampah plastik; (2) demonstrasi pemilahan sampah organik dan anorganik; dan (3) praktik pembuatan tempat sampah dari galon bekas serta kreasi bunga dan hiasan ruangan dari gelas plastik. Evaluasi keberhasilan dilakukan menggunakan pretest dan posttest kepada 35 siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan dan keterampilan siswa. Rata-rata nilai pretest sebesar 16,51 meningkat menjadi 19,23 pada posttest, sehingga terjadi peningkatan sebesar 2,71 poin atau 16,44%. Selain peningkatan kognitif, siswa juga mampu mengolah limbah plastik menjadi produk kreatif yang dapat meningkatkan nilai ekonomi sampah. Program ini berkontribusi pada upaya pembangunan berkelanjutan terutama pada tujuan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan).
Kata kunci: Literasi lingkungan, pilah sampah, upcycling plastik, limbah anorganik, pembangunan berkelanjutan
