PENDAMPINGAN DALAM RANGKA PENINGKATAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) PENGELOLA PENATAUSAHAAN ASET BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDESA) DI KABUPATEN KARANGANYAR, KHUSUS WILAYAH KECAMATAN GONDANGREJO DAN KECAMATAN COLOMADU, DALAM KONTEKS PENGELOLAAN KEKAYAAN-DESA YANG DIPISAHKAN
Abstract
Pembentukan BUMDESA di seluruh desa di Indonesia, dengan beragam unit usaha sesuai karakteristik desa, bertujuan untuk peningkatan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masuarakat desa. Namun, keterbatasan kompetensi akuntansi pengurus BUMDESA menyebabkan penyusunan laporan keuangan BUMDESA terhambat, baik karena laporan keuangan yang tidak sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan, ataupun adanya BUMDESA yang malah belum menyusun laporan keuangan. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh PKN STAN bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, berupa pelatihan singkat akuntansi dasar kepada pengurus BUMDESA, bekerja sama dengan pengurus Badan Usaha Milik Desa Bersama – Lembaga Keuangan Desa (BUMDESMA LKD) di Kabupaten Karanganyar selaku trainer. Trainer ini selanjutnya bertugas untuk mendampingi trainee (pengurus BUMDESA) dalam menyusun laporan keuangan BUMDESA. Melalui kegiatan ini diharapkan kompetensi akuntansi bagi pengurus BUMDESA makin meningkat, sehingga mereka bisa memahami dan menerapkan proses akuntansi BUMDESA secara mandiri, dan mampu mengambil keputusan ekonomis dari laporan keuangan BUMDESA.
Kata kunci: Akuntansi, Badan Usaha Milik Desa (BUMDESA), Badan Usaha Milik Desa Bersama – Lembaga Keuangan Desa (BUMDESMA-LKD), Standar Akuntansi Keuangan (SAK), Kabupaten Karanganyar
