INTEGRASI LAPORAN KEUANGAN YAYASAN DAN PENGEMBANGAN APLIKASI AKUNTANSI UNTUK MASJID: STUDI PENERAPAN ISAK 335

A Study on the Implementation of ISAK 335

Authors

  • Soffan Marsus
  • Iin Indrawati Politeknik Keuangan Negara STAN
  • Muhadi Prabowo Politeknik Keuangan Negara STAN

Abstract

Yayasan Aswaja merupakan lembaga sosial-keagamaan yang mengelola tiga unit kegiatan dan bergantung pada dana publik sehingga memiliki kewajiban menyusun laporan keuangan yang akuntabel sesuai ISAK 335. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan membantu Yayasan menyempurnakan laporan keuangan unit-unitnya dan menyusunnya menjadi laporan terpadu. Pendampingan dilakukan melalui pelatihan pengelolaan data keuangan, standarisasi akun, rekonsiliasi transaksi antar-unit, serta penyusunan laporan posisi keuangan terintegrasi. Di sisi lain, penelitian ini juga mengembangkan model pencatatan untuk Masjid Ash Shiddiq, masjid baru yang membutuhkan pencatatan donasi pembangunan secara lebih rinci hingga tingkat nama donatur. Analisis terhadap praktik pencatatan manual berbasis Excel menunjukkan perlunya pendekatan hybrid yang memungkinkan operator tetap menggunakan pola pencatatan single-entry namun mampu menghasilkan laporan keuangan berbasis prinsip double-entry. Studi ini merumuskan mekanisme konversi otomatis dari catatan anggota–jenis dana menjadi struktur aset, kewajiban, dan aset neto terikat. Sistem prototipe kemudian dibangun menggunakan SQLite untuk memvalidasi model tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Yayasan Aswaja kini memperoleh laporan keuangan terpadu yang lebih akuntabel, sedangkan Masjid Ash Shiddiq mendapatkan model pencatatan yang sederhana namun tetap sesuai prinsip akuntansi. Studi ini menyimpulkan bahwa inovasi pencatatan berbasis fund accounting dan translasi single-entry ke double-entry dapat membantu organisasi nonlaba kecil meningkatkan transparansi, konsistensi, dan kualitas pelaporan keuangannya.

Kata kunci: Yayasan, single entry, double entry, fund accounting, pendampingan, laporan keuangan terpadu

Published

2025-12-11