SABUN “WKWK” PRODUK KREATIF WARGA KAMALAKA DESA PANGGUNGJATI KECAMATAN TAKTAKAN

  • Zaenal Muttaqin Sistem Informasi, Universitas Serang Raya
  • Ratu Dea Mada Komputerisasi Akuntansi Universitas Serang Raya
Keywords: minyak jelantah, sabun pencuci piring, ibu rumah tangga

Abstract

Pemberdayaan wirausaha mandiri ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKM) di Kampung Kamalaka Desa Panggungjati Kecamatan Taktakan Kamalaka berupa produksi sabun cuci piring yang diberi label “WKWK” yang merupakan singkatan dari Wangi Kinclong Warga Kamalaka. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu solusi yang ditawarkan terhadap penemuan di lapangan mengenai keberlimpahan minyak jelantah sisa hasil produksi usaha emping melinjo. Melinjo merupakan salah satu sumber daya alam yang melimpah dan mayoritas produk yang dihasilkan sehingga hampir disetiap unit rumah tangga mengolah melinjo menjadi emping. Keberlimpahan minyak jelantah ini kemudian diolah menjadi sabun pencuci piring yang diberi nama “Sabun WKWK” Target pengolahan sabun pencuci piring ini adalah ibu rumah tangga yang berprofesi sebagai produsen emping. Tujuan dari pemberdayaan ini adalah memanfaatkan limbah hasil dari produksi emping melinjo menjjadi sabun pencuci piring, meningkatkan perekonomian masyarakat secara umumnya dan khususnya bagi para ibu rumah tangga di desa Kamalaka kampung Panggungjati Kecamatan Taktakan.

References

BPS, 2015, Penduduk Indonesia, Hasil Survei Penduduk Antar Sensus 2015

Masithoh R.E & Kusumawati Heni, 2016, Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga dalam Implementasi Teknologi Pengolahan Sumber Karbohidrat non beras dan penganekaragaman Pangan non terigu untuk mendukung ketahanan pangan, Indonesian Journal of Community Engagement, Volume 02 no 1

CROSSMARK
Published
2019-02-22
DIMENSIONS