Prosiding Sembadha
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha
<p><strong>Prosiding SEMBADHA</strong> merupakan salah satu wadah penerbitan kegiatan Call for Papers dan Seminar Nasional Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat (SEMBADHA) yang dilaksanakan mulai tahun 2018. Prosiding SEMBADHA terbit sekali dalam setahun, diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, pada Politeknik Keuangan Negara STAN. Prosiding SEMBADHA sudah memiliki ISSN <a href="http://www.issn.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&1550024765&1&&"><strong>2656-3185</strong> </a>(cetak) dan <a href="http://www.issn.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&1550025855&1&&"><strong>2656-3827</strong> </a>(online).</p> <p> </p>Polytechnic of State Finance STANen-USProsiding Sembadha2656-3185EFISIENSI PRODUKSI YOGURT DI UMKM YOFREN, DEPOK MELALUI REFORMULASI DAN PASTEURISASI OTOMATIS
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3761
<p><strong>Abstrak</strong></p> <p><br />UMKM Yofren yang berlokasi di Kota Depok menghadapi masalah fundamental dalam kualitas dan proses produksi, di mana produk yoghurt sering mengalami sineresis selama masa penyimpanan di lemari pendingin, dan proses produksi memerlukan waktu serta tenaga yang besar karena dilakukan secara manual. Tim PKM Universitas Prasetiya Mulya membantu memecahkan masalah ini melalui reformulasi produk dan pengadaan mesin pasteurisasi otomatis. Kegiatan PKM dilakukan dari bulan Juli hingga Desember 2025, yang meliputi observasi, persiapan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasilnya menunjukkan bahwa reformulasi yoghurt dengan penambahan 0,2% guar gum berhasil mengurangi sineresis menjadi 16%, sementara penggunaan 1,25% inulin tidak mencapai hasil yang diinginkan. Selain itu, penggunaan mesin pasteurisasi otomatis mampu mengurangi waktu produksi dari 29 jam menjadi 27 jam, meskipun pengurangan waktu tersebut tidak signifikan. Mesin pasteurisasi otomatis juga berhasil menghemat tenaga dalam proses produksi. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil mencapai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan.</p>Rike Tri Kumala DewiNanda SeptiariniAnastasia Ary NoviyantiDian KusumaningrumHabib Abdullah TaqiAvril Lawrencia
Copyright (c) 2025 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-11611OPTIMALISASI ASET IDLE PEMERINTAH DAERAH MELALUI PENDEKATAN HIGHEST AND BEST USE (HBU): STUDI KASUS LAHAN DI KAWASAN BANDARA HUSEIN SASTRANEGARA
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3775
<p><strong>Abstrak</strong></p> <p><span style="font-weight: 400;">Optimalisasi aset daerah yang terbengkalai (</span><em><span style="font-weight: 400;">idle assets</span></em><span style="font-weight: 400;">) seringkali terhambat oleh ketidakpastian regulasi dan perencanaan kawasan. Studi kasus ini berfokus pada lahan seluas 2.182 m² milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat di kawasan Bandara Husein Sastranegara yang gagal dimanfaatkan untuk perluasan landasan pacu. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi BPKAD Jawa Barat dalam melakukan analisis pasar dan </span><em><span style="font-weight: 400;">Highest and Best Use</span></em><span style="font-weight: 400;"> (HBU) untuk merumuskan rekomendasi pemanfaatan aset yang terukur. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan </span><em><span style="font-weight: 400;">Participatory Action Research</span></em><span style="font-weight: 400;"> (PAR), dimana tim pengabdi dan mitra secara kolaboratif melakukan survei fisik, analisis regulasi, dan simulasi finansial. Hasil analisis HBU menunjukkan adanya batasan ketat pada aspek </span><em><span style="font-weight: 400;">legal permissibility</span></em><span style="font-weight: 400;"> karena aset berada dalam zonasi militer dan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) yang melarang pembangunan struktur permanen (hunian/komersial). Kendala ini diperkuat oleh analisis </span><em><span style="font-weight: 400;">physical possibility</span></em><span style="font-weight: 400;"> dimana aksesibilitas lahan sangat terbatas karena terkurung area perumahan dan zona militer. Berdasarkan kendala tersebut, analisis </span><em><span style="font-weight: 400;">financial feasibility</span></em><span style="font-weight: 400;"> merekomendasikan strategi </span><em><span style="font-weight: 400;">interim use</span></em><span style="font-weight: 400;"> (pemanfaatan sementara) melalui skema Sewa Barang Milik Daerah (BMD) dengan tenor 5 tahunan. Skema ini dinilai paling fleksibel menghadapi ketidakpastian rencana pengembangan bandara di masa depan. Berdasarkan kriteria </span><em><span style="font-weight: 400;">maximum productivity</span></em><span style="font-weight: 400;">, mitra direkomendasikan untuk memilih antara opsi pertanian atau perikanan skala menengah berdasarkan kalkulasi </span><em><span style="font-weight: 400;">Net Present Value</span></em><span style="font-weight: 400;"> (NPV) tertinggi. Kegiatan ini berkontribusi memberikan peta jalan pemanfaatan aset yang legal, adaptif, dan tetap bernilai ekonomis bagi daerah.</span></p>Arif NugrahantoNugroho YonimurwantoSyanni Yustiani
Copyright (c) 2025 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-11622PENGEMBANGAN DESAIN KEMASAN DAN DIGITAL MARKETING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DAYA TARIK PRODUK & JASA TOUR GUID WISATA PERMUKIMAN BADUY
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3709
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada penguatan brand identity, desain kemasan, dan digital marketing sebagai strategi peningkatan daya tarik produk serta layanan tour guide Wisata Permukiman Baduy. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemanfaatan media digital dalam promosi wisata dan pemasaran produk hasil bumi Baduy, sehingga informasi yang tersedia masih bergantung pada komunikasi lisan dan belum didukung oleh strategi branding yang terstruktur. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, pelatihan, pendampingan, serta pengembangan media promosi digital dan desain kemasan yang melibatkan pelaku tour guide, pengrajin lokal, dan wisatawan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mitra dalam memahami teknik branding, pemanfaatan media sosial, serta penyajian produk melalui kemasan yang lebih representatif. Implementasi brand identity berbasis kearifan lokal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan, memperluas jangkauan promosi, serta membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat pelaku jasa wisata di Baduy.<br />Kata kunci: Desain Kemasan, Digital Marketing, Brand Identity, Wisata Permukiman Baduy.</p> <p> </p> <p>Kata kunci: Desain Kemasan, Digital Marketing, <em>Brand Identity</em>, Wisata Permukiman Baduy.</p>Muhamad Zulkifli ZulkifliYayat SujatnaWahyudiIrwansyahAldy WirawanGunawan
Copyright (c) 2025 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-11633PEMBERDAYAAN SISWA SEKOLAH MENENGAH MELALUI BOOTCAMP MINI RISET BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) DALAM EKOSISTEM SAINTEK
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3760
<p><strong>Abstrak</strong></p> <p><br />Pendidikan di era Revolusi Industri 4.0 menuntut penguasaan keterampilan STEM yang aplikatif. Namun, kesenjangan antara teori di kelas dan praktik riset nyata masih menjadi kendala utama di tingkat sekolah menengah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan siswa SMA Negeri 2 Tangerang Selatan melalui program Bootcamp Mini Riset berbasis Internet of Things (IoT). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui empat tahapan terstruktur: (1) Inisiasi dan Kick-off untuk pemetaan kompetensi awal (pre-test); (2) Workshop Teknis untuk transfer keterampilan penggunaan alat (Custom IoT Kit dan Weather Station); (3) Pendampingan Lapangan (Hands-on Research) sesuai topik kelompok; serta (4) Diseminasi Ide Riset dan Evaluasi. Keberhasilan program diukur menggunakan desain One-Group Pre-test Post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang signifikan, dengan nilai rata-rata naik dari 58,5 pada pre-test menjadi 88,3 pada post-test (peningkatan sebesar 29,8 poin). Selain itu, kegiatan ini berhasil memfasilitasi lahirnya 5 ide karya inovasi siswa yang dipresentasikan dan mendapatkan umpan balik komprehensif dari akademisi dan praktisi. Program ini berhasil mentransformasi peran siswa dari pengguna pasif teknologi menjadi peneliti pemula yang antusias.</p> <p> </p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> bootcamp riset; Internet of Things (IoT); pemberdayaan siswa; pendidikan STEM; Profil Pelajar Pancasila.</p>SyafrudiJessica I TambunanMaria Zefanya Sampe
Copyright (c) 2025 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-11644PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN UMKM PRODUSEN YOGHURT MELALUI PENDAMPINGAN DAN PENYUSUNAN TEMPLATE KEUANGAN BERBASIS EXCEL
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3743
<p>Literasi keuangan merupakan faktor kunci bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menjaga keberlanjutan usahanya. Sebagian besar UMKM di Indonesia masih memiliki keterbatasan dalam pencatatan dan pelaporan keuangan. Kegiatan Pemberdayaan kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan pada sebuah UMKM produsen yoghurt melalui pendampingan dan penerapan template keuangan sederhana berbasis Microsoft Excel. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan template, pelatihan penggunaan, dan evaluasi awal penerapan. Hasil menunjukkan bahwa penerapan template Excel mempermudah pelaku UMKM dalam mencatat transaksi harian, menyusun laporan keuangan bulanan, serta mendorong perubahan perilaku ke arah pencatatan keuangan yang lebih disiplin. Penilaian awal terhadap literasi dan manajemen keuangan UMKM dengan menggunakan checklist literasi menunjukkan skor 58,2% atau termasuk kategori “cukup”. Hal tersebut mencerminkan belum rutinnya pencatatan dan belum tersusunnya laporan keuangan formal. Setelah penerapan, UMKM mitra mulai melakukan pencatatan harian secara konsisten dan berhasil membuat laporan arus kas serta laba rugi bulanan pertamanya. Penerapan teknologi sederhana ini diikuti dengan peningkatan pemahaman pemilik usaha terhadap kondisi keuangan usahanya. Temuan ini mengindikasikan bahwa template keuangan berbasis Excel dapat menjadi solusi praktis untuk meningkatkan literasi dan tata kelola keuangan UMKM.</p> <p> </p> <p>Kata kunci: Literasi Keuangan, UMKM, Pencatatan Keuangan, Microsoft Excel</p>Dian KusumaningrumAvril LawrenciaAnastasia Ari NoviantiRike Tri Kumala DewiHabib Abdullah TaqiNanda Septiarini
Copyright (c) 2025 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-11655COMMUNITY EMPOWERMENT THRU EDUCATION ON USING THE SAFE AREA APPLICATION FOR CRIME PREVENTION
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3765
<p>This service was carried out to address the low literacy of the community in utilizing digital security applications as a tool for mitigating violence and criminal acts at the village level. This condition is evident from the still-limited ability of residents to report quickly, use the emergency button, and read the safe area map, meaning the potential of the Safe Area application has not fully supported community safety needs. This activity aims to enhance residents' understanding and skills thru structured education, including interactive workshops, application usage demonstrations, event simulations, and group discussions in Gemblengan Village, Getas Village, and Pengkok Village. The training method is designed to be practical, with a direct learning approach using each participant's mobile device. Evaluation was conducted thru pre-tests and post-tests on 28 partners to measure the improvement in knowledge and skills after training. The results show a significant increase in scores for almost all participants, indicating that the mentoring method successfully strengthened residents' readiness to use the application in real-life situations. This program provides a strong foundation for community-based security strengthening and demonstrates that targeted digital education can have a direct impact on citizens' awareness and ability to face potential risks in their environment.</p> <p><em>Keywords</em>: Violence Mitigation; Security Applications; Digital Education; Community Training; Rapid Reporting</p>Widi HastomoIrma NovidaYulianti MuthmainnahNayla Adhila Syafriadi
Copyright (c) 2025 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-11666PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI PERBAIKAN DESAIN KEMASAN DAN MATERI VISUAL PRODUK OLAHAN SUSU
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3744
<p style="font-weight: 400;">Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memberdayakan UMKM olahan susu di Kota Depok yang menghadapi permasalahan visual produk, yaitu desain kemasan yang sederhana, identitas merk yang belum kuat dan foto produk yang belum layak untuk pemasaran digital. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM melalui penguatan desain keamsan, penyempurnaan identitas visual, dan peningkatan kualitas foto produk. Metode pelaksanaan mencakup asesmen awal terhadap desain dan kemampuan mitra, pelatihan menggunakan Canva untuk desain label kemasan, pelatihan foto produk dengan peralatan sederhana, pendampingan penerapan desain baru, hingga evaluasi kemampuan mitra melalui perbandingan hasil sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan desain mitra, yaitu sebesar 42% pada evaluasi desain label kemasan, serta peningkatan hingga 50% pada kualitas foto produk. Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi desain dan pembelajaran dengan praktik langsung mampu meningkatakn kualitas visual produk dan kemandirian mitra dalam membuat materi promosi.</p> <p>Kata kunci: UMKM, Desain Label Kemasan, Identitas Visual, Foto Produk</p>Anastasia Noviyanti Habib Abdullah TaqiRike Tri Kumala DewiDian KusumaningrumNanda SeptiariniAvril Lawrencia
Copyright (c) 2025 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-11677INTERVENSI TEKNOLOGI PORTABLE DRYER SOLAR DOME UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUKSI DENDENG
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3763
<p>Provinsi Banten menghadapi masalah kemiskinan serius dengan 4,1 juta jiwa (34% dari populasi) tergolong miskin ekstrem, terutama di wilayah perkotaan. Kota Cilegon memiliki angka kemiskinan tinggi sehingga diperlukan kontribusi aktif perempuan dalam kegiatan ekonomi produktif. Industri rumah Tangga (IRT) Dendeng by A Kitchen adalah usaha di Kota Cilegon yang berdiri saat pandemi. Usaha ini berpotensi besar karena lokasinya strategis, dekat pasar daging dan akses transportasi di Kota Cilegon. Permasalahan utama usaha ini adalah rendahnya kualitas dan kapasitas produksi akibat pengeringan tradisional yang tergantung cuaca serta keterbatasan lahan. Solusi yang dilakukan adalah pembuatan kubah pengering Portable Dryer Solar Dome sebagai adaptasi teknologi sebelumnya dalam rangka meningkatkan kapasitas, mengefisiensikan pengeringan, dan mengurangi ketergantungan pada cuaca. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas produksi melalui pemenuhan permintaan pelanggan dan standar halal. Pelaksanaannya yaitu sosialisasi dan pendampingan pembuatan alat, pendampingan penggunaan alat, dan pelatihan produk halal. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan kualitas produksi yaitu hasi dendeng dengan kekeringan yang merata dengan kapasitas produksi 7 kg per hari (rerata 210 Kg/bulan) dari sebelumnya 4 kg dalam 3-4 hari (rerata 30 kg/bulan) atau naik 600%. Selain itu, hasil dari pelatihan didapatkan pemahaman proses produk halal untuk pengajuan sertifikasi halal.<br /><br /></p> <p>Kata kunci: Industri Rumah Tangga, Dendeng, <em>Portable Dryer Solar Dome</em>, Produksi, Pemberdayaan Ekonomi.</p>Mohamad Jihan ShofaHeru WinarnoChotibul UmamMohammad Alam Adeyaka PutraAura Syakira Zakia
Copyright (c) 2025 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-11688PENINGKATAN KETERAMPILAN DASAR PENGEMBANGAN WEB SISWA MELALUI PELATIHAN SKRIP HTML TERBIMBING DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3741
<p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dasar siswa dalam pembuatan skrip HTML melalui pelatihan praktis menggunakan perangkat minimalis, yaitu Notepad dan Google Chrome. Pelatihan dilaksanakan pada siswa kelas XII SMK Fadilah di Kelurahan Parigi, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan hand-out training dengan satu instruktur utama dan empat asisten instruktur yang memberikan pendampingan langsung selama praktik. Untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan, dilakukan pre-test dan post-test terhadap 30 peserta. Analisis data dilakukan menggunakan uji Shapiro–Wilk untuk normalitas dan Wilcoxon Signed Rank Test sebagai uji beda nonparametrik.</p> <p> </p> <p>Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan siswa dalam memahami struktur dan fungsi dasar HTML. Rata-rata skor meningkat dari 1,9 pada pre-test menjadi 4,3 pada post-test. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai p sebesar 1.86 × 10??, yang menunjukkan perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah pelatihan. Selain peningkatan nilai, observasi selama pelatihan juga memperlihatkan meningkatnya minat dan motivasi siswa dalam mempelajari HTML, serta kemampuan siswa untuk menuliskan dan menjalankan skrip HTML sederhana secara mandiri. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital dan kompetensi dasar pemrograman web bagi siswa SMK.</p> <p>Keywords: HTML, training, community service, vocational school, digital literacy, Wilcoxon test</p>Achmad Al Kahfi Nuur ImansyahImanuel Catur WicaksanaReza Adi PratamaMuhammad Raihan AkbarRufman Iman Akbar
Copyright (c) 2025 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-11699OPTIMALISASI PENGGUNAAN INTERNET UNTUK PEMBELAJARAN EFEKTIF DI ERA DIGITAL BAGI SISWA SMK NEGERI 2 CILEGON
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3681
<p>Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat telah memberikan kemudahan bagi Generasi Z, generasi yang tumbuh di era digital, dalam mengakses internet untuk berbagai tujuan. Namun, kemudahan ini juga memunculkan tantangan seperti ketergantungan digital, rendahnya literasi digital, dan penurunan kesehatan mental akibat penggunaan internet yang berlebihan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema "Optimalisasi Penggunaan Internet untuk pembelajaran efektif di era digital bagi siswa SMK Negeri 2 Cilegon" untuk mengatasi permasalahan ini. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang literasi digital, etika bermedia, pengelolaan <em>screen time</em>, serta manajemen informasi daring yang sehat. Kegiatan meliputi sosialisasi, workshop interaktif, dan simulasi verifikasi informasi, yang melibatkan 258 peserta. Hasil survei menunjukkan bahwa 44,8% siswa menggunakan gadget lebih dari 8 jam sehari, dengan aktivitas dominan berupa media sosial (52,7%). Setelah kegiatan, terdapat peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep internet sehat, di mana 75% peserta menyatakan materi yang disampaikan mudah dipahami dan 85% menilai metode penyampaian interaktif dan menarik. Kegiatan ini terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran pentingnya pengendalian diri, manajemen waktu daring, dan etika dalam bermedia. Untuk keberlanjutan program, disarankan membentuk Komunitas Literasi Digital Sekolah (KLDS) sebagai sarana pengembangan literasi digital berkelanjutan.</p> <p> </p> <p>Kata kunci: Literasi Digital, Internet Sehat, Generasi Z, Screen Time, Etika Bermedia.</p>SiswantoRiyan Naufal Hay’SKhairunnisa
Copyright (c) 2025 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1161010LITERASI PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN MENUJU BUM DESA AKUNTABEL
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3750
<p>Untuk mendukung penguatan tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa), Kabupaten Karanganyar memiliki potensi ekonomi desa yang besar, ditunjukkan oleh tingginya jumlah desa dengan BUM Desa serta dominasi sektor pertanian, pariwisata, dan agribisnis. Namun demikian, sebagian besar BUM Desa masih menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan, terutama pencatatan dan penyusunan laporan keuangan yang belum terstruktur. Kondisi ini menghambat evaluasi kinerja usaha dan akuntabilitas kepada masyarakat. Untuk menjawab tantangan tersebut, DPMD Kabupaten Karanganyar bersama PKN STAN melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan BUM Desa pada Februari–Mei 2025. Program dilakukan melalui tiga tahap: identifikasi dan profiling BUM Desa, pelatihan hybrid kepada 162 bendahara BUM Desa, serta pendampingan daring melalui komunitas praktik. Pelatihan menekankan penguatan konsep akuntansi dasar, praktik penggunaan aplikasi akuntansi berbasis Excel, dan penyusunan laporan keuangan lengkap. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi keuangan, kemampuan pencatatan, serta komitmen BUM Desa dalam memperbaiki tata kelola. Kendala utama berupa keterbatasan teknologi dan penentuan saldo awal ditangani melalui bimbingan teknis dan pendampingan berkelanjutan. Program ini berkontribusi pada peningkatan akuntabilitas dan keberlanjutan usaha BUM Desa di Kabupaten Karanganyar.</p> <p>Kata kunci: akuntansi, laporan keuangan, pengembangan SDM</p>NurhidayatiDyah PurwantiRahadi Nugroho
Copyright (c) 2025 Prosiding Sembadha
2025-12-142025-12-1461111PENDAMPINGAN PENYUSUNAN SOP USAHA MAGGOT BUMDES CIKUYA MANDIRI: PENGUATAN TATA KELOLA EKONOMI HIJAU
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3774
<p>Usaha budidaya maggot (<em>Hermetia Illucens</em>) yang dikelola BUMDes berpotensi besar sebagai bisnis hijau dan sumber pendapatan desa, namun sering berjalan secara informal dengan kewenangan yang melekat pada figur tertentu. Kondisi ini menimbulkan risiko tumpang tindih tugas, ketidakjelasan tanggung jawab, serta lemahnya disiplin administrasi sehingga menyulitkan BUMDes untuk “naik kelas” menjadi usaha yang dikelola secara profesional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menyusun dan mengimplementasikan Standar Operasional Prosedur (SOP) Penerimaan Hasil Usaha unit maggot BUMDes Cikuya Mandiri sebagai instrumen penertiban operasional sekaligus penguatan tata kelola. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode partisipatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan diskusi kelompok terarah dengan pengurus BUMDes, pengelola unit maggot, dan pemerintah desa. Hasil kegiatan menghasilkan SOP yang merinci alur kerja dari penyerahan hasil panen, penimbangan, pencatatan, penetapan harga, hingga penyetoran dan pelaporan keuangan, disertai pembagian peran dan mandat yang jelas bagi setiap aktor. SOP ini mengurangi kewenangan berlebihan individu, memperkuat kejelasan tanggung jawab dan mekanisme pengawasan, serta mendorong budaya tertib dan taat aturan. Dengan demikian, BUMDes memiliki fondasi kelembagaan yang lebih kokoh, maju dan akuntabel.</p> <p>Kata kunci: maggot; Badan Usaha Milik Desa; standar operasional prosedur; tata kelola; kepatuhan prosedural</p>Akhmad FirdiansyahIskandarAnisa FahmiAdzania AyuKomang Trisna
Copyright (c) 2025 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1161313PENGABDIAN MASYARAKAT BERBASIS PEMBERDAYAAN: PENINGKATAN KOMPETENSI SDM PENGELOLA KEUANGAN BUMNAG DI KABUPATEN SOLOK, SUMATERA BARAT
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3771
<p>Peningkatan kompetensi SDM dalam pengelolaan keuangan BUM Nagari menjadi sangat penting mengingat peran strategis dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sampai saat ini rendahnya kualitas SDM pengelola BUM Nagari masih menjadi masalah utama yang dihadapi.</p> <p>Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi kepada para pendamping BUM Desa agar mereka mampu menyelenggarakan pelatihan bagi pengelola BUM Desa. PKN-STAN dan Kemendesa PDTT bekerjasama dengan DPMD Kabupaten Solok menyelenggarakan Program Akselerasi Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Pengelola Keuangan BUM Nagari pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN).</p> <p>Program ini terdiri dari 3 (tiga) jenis kegiatan, yaitu (1) peningkatan kompetensi di bidang akuntansi dan penyusunan laporan keuangan oleh Tim Pengmas bagi trainer atau pendamping BUM Nagari yang berasal dari unsur pengelola BUM Nagari terpilih, forum komunikasi BUM Nagari, pejabat fungsional dan pendamping desa Kemendesa PDTT, akademisi dan unsur lain; (2) peningkatan kompetensi di bidang akuntansi dan penyusunan laporan keuangan bagi pengelola BUM Nagari oleh trainer atau pendamping BUM Nagari dengan pendampingan oleh Tim Pengmas dan (3) pendampingan proses akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di BUM Nagari oleh trainer atau pendamping BUM Nagari dengan pendampingan oleh Tim Pengabdian Masyarakat.</p> <p>Kata kunci: Peningkatan Kompetensi, Training of Trainer, BUM Nagari, pengeloaan keuangan.</p>SriyaniRia Dewi AmbarwatiArifah Fibri Andriani
Copyright (c) 2025 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1161414PENYULUHAN PENGEMASAN (PACKAGING) BROWNIES WORTEL UNTUK UMKM DESA SINDANGJAYA CIANJUR
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3677
<p>Kegiatan ini mengatasi beberapa tantangan yang dihadapi UMKM Desa Sindangjaya dalam membuat kemasan makanan brownies sebagai maknaan oleh-oleh dari Desa Sindangjaya, yang secara langsung mempengaruhi kualitas makanan serta pengembangan UMKM secara profesional. Permasalahan utama bersumber dari kurangnya pemahaman pengemasan yang menarik pada makanan Brownies wortel yang akan didistribusikan pada UMKM Desa, hal ini merupakan permasalahan Desa atas pemahaman bagimana desain ndan kemasan yang mearik pada maknan brownies sehat ini dikemas semenarik mungkin hal ini kurang dukungan dari pihak Desa melalui penyuluhan yang dapat bekerjasama dengan akademisi. Untuk mengatasi hal ini, diterapkan program pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada pembuatan kemasan untuk dapat diajarkan kepada UMKM Desa Sindangjaya, khususnya pada pelaku bisnis desa sebagain peningkatan ekonomi masyarakat desa melalui penyuluhan pembuatan kemasan yang menarik. Metode kegiatan dirancang partisipatif, demonstratif, berbasis kebutuhan, dan berkelanjutan untuk memastikan relevansi dan efektivitas. Hasil program menunjukkan peningkatan pengetahuan pada pemahaman dan keterampilan pelaku bisnis UMKM desa dalam mengaplikasikan pembuatan kemasan , merumuskan pertanyaan penelitian, dan mengintegrasikan data. Sebanyak 35 pelaku bisnis atau UMKM desa mencapai kategori "baik" dalam evaluasi laporan yang meningkat. Selain itu, kegiatan ini berhasil menumbuhkan antusiasme dan kepercayaan diri UMKM Desa dalam mengintegrasikan pengetahuan untuk perencanaan produk usaha yang penilaian. Disimpulkan bahwa penyuluhan ini sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan. Disarankan agar inisiatif dukungan dan penyuluhan berkelanjutan terus diberikan untuk memelihara dan mengembangkan produk UMKM , serta membangun budaya peningkatan promosi yang kuat melalui pengemasan produk makanan sehat brownies pada UMKM Desa Sindangjaya</p> <p> </p> <p>Kata kunci: Penyuluhan, UMKM, Kemasan, Produk</p>Rochiyat SetiawanGita Mutiara Annisa ChaeraniAgil Nur Akbar
Copyright (c) 2025 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1161515PENDAMPINGAN PENGELOLAAN KEUANGAN BLUD PUSKESMAS KOTA TANGERANG
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3792
<p>Kegiatan pengabdian masyarakat pendampingan pengelolaan keuangan badan layanan umum daerah (BLUD) puskesmas bekerjasama dengan Puskesmas Cipondoh. Permasalahan utama pada Puskesmas Cipondoh merupakan permasalahan yang dialami hampir semua BLUD puskesmas di Kota Tangerang yaitu penyusunan rencana bisnis anggaran (RBA) dan rencana strategis bisnis (RSB) yang belum sesuai dengan peraturan. Dua dokumen ini merupakan dokumen penting dalam pelaksanaan proses bisnis BLUD. Format dua dokumen ini berbeda-beda pada BLUD puskesmas Kota Tangerang karena memang belum terdapat pedoman penyusunan yang standar. Puskesmas Cipondoh menyusun kedua dokumen ini dengan melihat contoh dari puskesmas lain. Selain permasalahan tersebut, permasalahan lain yang dihadapi oleh Puskesmas Cipondoh adalah penyusunan target penerimaan yang merupakan komponen penting dalam penyusunan RBA. Selama ini, target penerimaan disusun dengan mengambil realisasi penerimaan bulanan terendah pada tahun sebelumnya kemudian dikalikan dua belas. Metode ini dinilai oleh Inspektorat Dinas Kesehatan Kota Tangerang kurang relevan. Hasil kegiatan pendampingan menghasilkan output antara lain hasil reviu terhadap RBA dan RSB Puskesmas Cipondoh beserta rekomendasi dan juga metode pendekatan penetapan target penerimaan yaitu dengan menggunakan metode <em>eksponensial smoothing</em> dan ARIMA.</p> <p>Kata kunci: BLUD, Puskesmas, RBA</p>Muhammad Heru AkhmadiSantorryRenny Sukmono
Copyright (c) 2025 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1161616PENINGKATAN KUALITAS UMKM MELALUI PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL DAN MANAJEMEN PEMBUKUAN UMKM
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3715
<p>Program pengabdian ini dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan UMKM dalam meningkatkan daya saing melalui pemenuhan standar halal serta penguatan tata kelola pembukuan. Topik ini dipilih karena sertifikasi halal telah menjadi kewajiban nasional dan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen, sementara pencatatan keuangan yang baik diperlukan agar UMKM mampu berkembang secara berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai prinsip halal, prosedur sertifikasi, penerapan Halal Assurance System (HAS), serta penyusunan pembukuan sederhana yang sesuai standar. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, pendampingan langsung, dan simulasi audit halal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai regulasi halal, alur sertifikasi, serta kemampuan menyusun laporan keuangan dasar. Selain itu, beberapa UMKM mulai menyiapkan dokumen sertifikasi halal dan melakukan perbaikan proses produksi sesuai prinsip syariah. Program ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesiapan UMKM menghadapi kewajiban sertifikasi halal dan memperkuat tata kelola usaha mereka.</p> <p> </p> <p>Kata kunci: sertifikasi halal, UMKM, pembukuan, pendampingan, Halal Assurance System</p>Gusneli GusneliSiti MaryamaMulyatiWidodoSuparman KadaminBerlianingsih KusumawatiSulistyo Seti UtamiTatum Artha
Copyright (c) 2025 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1161717KESADARAN JEJAK DIGITAL TERHADAP ETIKA DAN TANGGUNGJAWAB DI DUNIA MAYA BAGI SISWA SMK NEGERI 2 CILEGON
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3708
<p>Penggunaan media digital yang semakin besar dan sudah tidak ada batasan umur menuntut pengguna digital untuk memiliki kesadaran terhadap jejak digital serta akibat dari Etika dan tanggungjawab dalam menggunakan media digital.</p> <p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema "Kesadaran Jejak digital terhadap Etika dan tanggungjawab bagi siswa SMK Negeri 2 Cilegon" kegiatan pengabdian ini bagi siswa dengan tujuannya meningkatkan kesadaran siswa mengenai dampak jejak digital terhadap etika dan tanggung jawab atas konsekuensi dari apa yang dilakukan. Dasar dari kegiatan ini meningkatnya penggunaan media sosial dan platform yang tanpa disadari siswa kurang memahami tentang dampak jangka panjang dari aktivitas daring.</p> <p>Kegitan pelaksanan melalui metode survei, sosialisasi, workshop dan diskusi dengan jumlah 235 peserta, hasil survei yang menunjukan bahwa siswa sering menggunakan media sosial setelah pulang sekolah sebanyak 55 %, dan aktivitas yang sering dilakukan 42% mengunggah foto – foto dan video di sosmed. Sosiallisasi, workshop dan diskusi yang diberikan dengan penyampaian yang mudah dipahami dan kasus – kasus yang viral terjadi saat ini sebagai contoh tema kegiatan ini. Dan Hasil kegiatan menunjukan 64% mereka sudah memahami dan 34 % peningkatan dalam pemahaman siswa tentang konsep jejak digital, resiko jejak digital dan manfaatnya dengan beretika yang bertanggungjawab. Untuk keberlajutan kegiatan disarankan adanya monitoring dan edukasi dari pihak sekolah guna mewujudkan generasi yang bermanfaat.</p> <p>Kata kunci: media digital, jejak digital, etika</p>Maya Selvia LaurynAkip SuhendarMuhamad Rizki
Copyright (c) 2025 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1161818PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN AUDITABLE PADA BUMDES SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN AKUNTABILITAS KEUANGAN DESA
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3783
<p>Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) memiliki peran strategis dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan ekonomi desa. Namun, keterbatasan dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan masih menjadi tantangan bagi banyak BUMDes, khususnya dalam penyusunan laporan keuangan yang akuntabel dan siap diaudit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa melalui pendampingan penyusunan laporan keuangan <em>auditable</em> pada BUMDes Kujati Perdana di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Metode yang digunakan berupa pendampingan teknis, konsultasi, dan pelatihan secara kolaboratif dengan melibatkan pengurus BUMDes serta dukungan dari pemangku kepentingan daerah. Pendampingan mencakup perbaikan pencatatan transaksi, penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM), serta penataan laporan keuangan agar lebih sistematis dan transparan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perbaikan kualitas laporan keuangan dan peningkatan kapasitas pengelola BUMDes dalam menerapkan prinsip akuntabilitas keuangan. Kegiatan ini memberikan kontribusi praktis dalam memperkuat tata kelola keuangan BUMDes dan berpotensi direplikasi pada BUMDes lain dengan karakteristik serupa.<br /><br /></p> <p><span class="fontstyle0">BUMDes, akuntabilitas keuangan, laporan keuangan, pendampingan, keuangan desa</span> </p>Kuwat SlametYadhy CahyadyI Gede Komang Chahya Bayu Anta Kusuma
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1161919PEMBERDAYAAN BUMDESA UNTUK AKSELERASI EKSPOR PRODUK PERIKANAN: STUDI PENDAMPINGAN EKSPOR IKAN MAS SINYONYA DARI PANDEGLANG KE VIETNAM
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3754
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas BUMDesa “Warga Dekat” Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, dalam mempersiapkan dan melaksanakan ekspor ikan mas varietas “Sinyonya”. Mitra menghadapi berbagai kendala, mulai dari pengetahuan yang terbatas mengenai prosedur ekspor, kesulitan menentukan harga berdasarkan standar internasional, hingga minimnya kemampuan menyusun dokumen perdagangan. Pendampingan dilakukan selama empat bulan melalui pendekatan partisipatif dan praktik langsung meliputi pelatihan tata cara ekspor, penyusunan harga menggunakan Incoterms, pembuatan dokumen ekspor, serta pendampingan proses pengiriman dan pemantauan pembayaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman mitra dan keberhasilan BUMDesa melaksanakan ekspor perdana sebanyak 5.000 ekor ikan mas senilai USD 2.000 ke Vietnam. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendampingan terstruktur dari perguruan tinggi mampu menjembatani kesenjangan pengetahuan dan mendorong pelaku usaha desa memasuki pasar internasional. Program ini juga memberikan dampak ekonomi lokal melalui peningkatan permintaan produksi dan perputaran usaha.</p> <p> </p> <p>Kata kunci: ekspor, BUMDesa, ikan mas, pendampingan</p>Marsanto Adi NurcahyoIvan Yuliantotanda Setiya
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1162020PENGUATAN UMKM DAN PENGEMBANGAN PARIWISATA MELALUI EDUKASI SABLON DAN DIGITAL MARKETING DI DESA GOLORIUNG, KECAMATAN RIUNG, KABUPATEN NGADA, NUSA TENGGARA TIMUR
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3713
<p>Kegiatan ini merupakan program pengabdian masyarakat yang berfokus pada penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pengembangan sektor pariwisata di Desa Goloriung, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Pemilihan topik ini berdasarkan terbatasnya keterampilan kreatif, minimnya pemanfaatan teknologi digital, dan belum optimalnya strategi pemasaran, yang secara signifikan memengaruhi daya saing produk lokal serta efektivitas promosi pariwisata. Melalui penyelenggaraan edukasi sablon dan pelatihan pemasaran digital, program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi masyarakat dalam produksi souvenir khas daerah dan optimalisasi promosi melalui platform digital. Metode pelaksanaan ini mencakup penyelenggaraan lokakarya (<em>workshop</em>) sablon manual, pengembangan konten digital yang menampilkan hasil sablon masyarakat beserta rekomendasi destinasi wisata. Selain itu, diperkenalkan Sapta Pesona melalui karya visual anak desa, dan diberikan panduan pemasaran produk. Hasil dari aktivitas ini menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat dalam memproduksi produk sablon sederhana, serta kemampuan memanfaatkan platform digital untuk pemasaran dan pengelolaan destinasi wisata berdasarkan prinsip Sapta Pesona. Secara komprehensif, program ini memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan ekonomi kreatif dan peningkatan daya tarik wisata di Desa Goloriung, Kecamatan Riung.<br /><br /><span class="fontstyle0">Kata kunci: UMKM, Ekonomi kreatif, Pariwisata, Pengabdian masyarakat.</span> <br /><br /></p>Apipah Yulia MarsisMuhamad ZulkifliNurul AmanahRestu FadilahMohamad RohamisAl Fatih Dhea
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1162121AKSELERASI AKUNTABILITAS KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA PROVINSI KALIMANTAN BARAT
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3753
<p>BUMDesa masih mengalami kendala dalam penyusunan laporan keuangan akibat keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi akuntansi, termasuk di Provinsi Kalimantan Barat. Untuk mengatasi hal tersebut, PKN STAN berkolaborasi dengan DPMD Provinsi Kalimantan Barat dan Balai Diklat Keuangan Pontianak menyiapkan para pelatih (<em>trainer</em>) yang akan mendampingi penyusunan laporan keuangan BUM Desa. Dengan mengadopsi “cascade training model”, kolaborasi instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah ini diharapkan dapat mengakselerasi tercapainya akuntabilitas keuangan BUM Desa Kalimantan Barat. <em>Trainer</em> yang dilatih terdiri dari perwakilan dari forum komunikasi BUM Desa, tenaga ahli pemberdayaan masyarakat (TAPM), dan pendamping desa. Para alumni kemudian bertugas memberikan pelatihan dan pendampingan kepada BUM Desa/BUM Desma di seluruh Kalimantan Barat. Hingga 1 Desember 2024, sebanyak 187 pengelola BUM Desa telah mendapatkan pelatihan dan pendampingan sehingga berhasil menyusun laporan keuangan tahun BUMD esa tahun 2024. Program ini berkontribusi dalam memperkuat kapasitas pengelolaan keuangan BUM Desa di wilayah tersebut.</p> <p>Kata kunci: BUMDesa, Laporan Keuangan, Akuntansi</p>Nur Aisyah KustianiIin IndrawatiNina Andriana
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1162222PENINGKATAN KOMPETENSI DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA BUMKALMA DI LINGKUNGAN KABUPATEN SLEMAN
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3785
<p>Badan Usaha Milik Desa atau BUM Desa, yang di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dikenal dengan Badan Usaha Milik Kalurahan dan disingkat BUM Kal, menghadapi permasalahan terkait dengan proses pertanggungjawaban pengelolaan BUM Kal, yaitu penyusunan laporan keuangan. Hal tersebut juga terjadi pada Badan Usaha Milik Kalurahan Bersama (BUM KalMa) yang merupakan transformasi dari PNPM Mandiri. Saat ini laporan keuangan yang disusun oleh BUM KalMa sudah cukup baik, terutama untuk unit usaha pemberian pinjaman karena sudah terdapat aplikasi untuk pembukuan dan penyusunan laporan keuangan. Namun demikian untuk unit usaha yang lain proses pembukuan dan penyusunan laporan keuangan belum berjalan dengan baik, dikarenakan kompetensi pegawai yang belum memadai. Selain itu juga belum terdapatnya pedoman akuntansi sebagai acuan dalam membukukan transaksi. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada BUM KalMa di lingkungan Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menghasilkan beberapa luaran utama. Peningkatan kompetensi dan penyusunan pedoman akuntansi diharapkan mampu mendorong BUM KalMa untuk melakukan pembukuan atas transaksi yang terjadi dan dilanjutkan dengan penyusunan laporan keuangan. Untuk memastikan terwujudnya kondisi tersebut, kegiatan berikutnya adalah pendampingan terhadap proses pembukuan dan penyusunan laporan keuangan agar mampu menerapkan pedoman yang telah disusun.</p> <p>Kata kunci: Akuntansi, BUMDesa, BUM Kal, BUM KalMa, Laporan keuangan</p>MaryadiAkhmad SolikinRokhmat Taufiq Hidayat
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1162323PENDEKATAN REAL-ACTION MELALUI REVITALISASI SOSIAL DAN AKTIVITAS SENI SEBAGAI PENGUATAN IDENTITAS WISATA PESISIR. (STUDI KASUS UNIT PELAKSANAAN TEKNIS DAERAH PELABUHAN PERIKANAN (UPTD-PP) DERMAGA BOM KALIANDA, LAMPUNG SELATAN, LAMPUNG)
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3675
<p><span style="font-weight: 400;">Kegiatan </span><em><span style="font-weight: 400;">Real</span></em><span style="font-weight: 400;">-</span><em><span style="font-weight: 400;">Action</span></em><span style="font-weight: 400;"> ini dilaksanakan di Dermaga Bom Kalianda sebagai respons terhadap menurunnya fungsi kawasan pasca pandemi, terutama terkait kebersihan, aktivitas sosial, serta berkurangnya identitas budaya pesisir. Topik ini dipilih karena Dermaga Bom memiliki potensi strategis sebagai ruang publik, pusat wisata kuliner, dan kawasan seni masyarakat, namun belum dikelola optimal akibat perubahan kewenangan dan minimnya aktivitas masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk menghidupkan kembali dinamika sosial dan memperkuat identitas lokal melalui pendekatan </span><em><span style="font-weight: 400;">real-action</span></em><span style="font-weight: 400;"> yang memadukan aksi bersih kawasan, penyelenggaraan festival seni, serta penyusunan desain 3D revitalisasi fisik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan </span><em><span style="font-weight: 400;">Action Research</span></em><span style="font-weight: 400;">, melibatkan observasi, wawancara, dokumentasi, partisipasi langsung, serta refleksi siklus tindakan. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam aktivitas clean up, antusiasme tinggi terhadap penyelenggaraan festival seni pesisir, serta tersusunnya rancangan desain 3D yang memperkuat fungsi komersial, ruang publik, dan identitas visual kawasan. Kegiatan ini menegaskan bahwa revitalisasi Dermaga Bom tidak hanya membutuhkan perbaikan fisik, tetapi juga penguatan modal sosial masyarakat menuju partisipasi yang lebih interaktif pada pengembangan kawasan di masa depan.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Kata kunci: Revitalisasi pesisir; partisipasi masyarakat; ekonomi kreatif; wisata kuliner; kolaborasi multisektor.</span></p>Muhammad AlfazriMohammad IlhamAulia Putri
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1162424MENDORONG UMKM GO-INTERNATIONAL: INOVASI PENGABDIAN MASYARAKAT DALAM PEMBUKUAN, LAPORAN KEUANGAN, DAN PERSIAPAN EKSPOR
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/2025-12-11
<p>UMKM sebagai penggerak utama perekonomian nasional menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan profesionalisme usaha, terutama terkait pengelolaan laporan keuangan dan kesiapan ekspor. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM Our Herbs Tangerang Selatan melalui pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan serta pemahaman prosedur ekspor. Program dilaksanakan selama dua minggu melalui pelatihan tatap muka dan pendampingan daring yang mencakup pembukuan dasar, penyusunan laporan keuangan menggunakan aplikasi SI APIK, penyusunan dokumen pemasaran ekspor, serta pemahaman regulasi ekspor. Metode kegiatan meliputi asesmen awal, pelatihan, praktik langsung, simulasi kasus, dan pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan mitra menyusun laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, dan arus kas. Mitra juga memahami tahapan dan dokumen utama dalam kegiatan ekspor serta mampu memproduksi alat pemasaran berupa company profile dan product catalog. Kegiatan ini berhasil menjawab kebutuhan utama mitra dan memberikan landasan bagi pengembangan usaha menuju pasar internasional. Diharapkan program serupa dapat direplikasi pada UMKM lain untuk memperluas dampak pemberdayaan.</p> <p>Kata kunci: UMKM, laporan keuangan, ekspor, pendampingan, SI APIK.</p>Sri MurwaniRahayu KusumawatiMarsanto Adi Nurcahyo
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2026-01-212026-01-2162525PELATIHAN PENGEMBANGAN SDM PADA SANTRIWATI PONPES TAHFIDZUL QUR'AN CIPUTAT
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3659
<p>Program yang mengintegrasikan penguatan akademik, kepemimpinan, kemandirian ekonomi, dan karakter dianggap strategis untuk menyiapkan kontribusi positif santriwati pada keluarga dan masyarakat. Metode kegiatan melibatkan pelatihan SDM partisipatif untuk 45 santriwati dengan pembagian dalam kelompok kecil; materi mencakup perencanaan bisnis mikro, pengembangan soft skill (komunikasi, kerja tim, manajemen waktu, layanan pelanggan), dan keterampilan produksi pangan rumah tangga (pembuatan nugget tempe, hygiene, pengemasan). Pendampingan teknis oleh instruktur dan praktisi serta penyebaran informasi dan evaluasi formatif dan sumatif melengkapi pelaksanaan. Hasil menunjukkan seluruh peserta mampu menerapkan pengetahuan menjadi praktik usaha: empat kelompok usaha memproduksi dan memasarkan nugget tempe secara langsung dan daring dengan capaian penjualan masing?masing 21, 17, 23, dan 20 paket. Kegiatan meningkatkan keterampilan teknis, kemampuan perencanaan usaha, efektivitas kerja tim, dan kepercayaan diri santriwati serta memberi pemahaman praktis tentang dinamika pasar dan manajemen kas sederhana. Rekomendasi meliputi penguatan program berkelanjutan berupa modul pelatihan terstandar, pendampingan lanjutan pasca-pelatihan, pengembangan jejaring alumni untuk pemasaran dan mentoring, serta digitalisasi administrasi dan pemasaran untuk meningkatkan skala usaha. Selain itu, integrasi nilai?nilai keagamaan seperti keikhlasan dalam kurikulum kewirausahaan perlu dipertahankan guna membentuk SDM yang kompeten sekaligus berkarakter.</p> <p>Kata kunci: Pelatihan, Santriwati, Pondok Pesantren</p>Dellia Mila VerniaAster Pujaning AtiDodi Mardanus CaniSiti AlifahLengsi Manurung
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1162626GERAKAN EKONOMI SIRKULAR MENGUBAH SAMPAH MENJADI PRODUK YANG BERMANFAAT DAN BERNILAI GUNA
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3678
<p>Permasalahan sampah di Indonesia terus meningkat termasuk di Kota Ternate yang mengalami kenaikan produksi sampah dari ±60 ton pada tahun 2020 menjadi lebih dari ±100 ton pada tahun 2024. Kondisi ini juga terjadi di Kelurahan Dufa-Dufa, sehingga diperlukan pendampingan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mengelola sampah berbasis ekonomi sirkular. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat remaja dalam mengolah sampah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilaiguna. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) meliputi tahap observasi, refleksi, edukasi, praktik pembuatan produk dan evaluasi. Produk yang dihasilkan berupa tas, tempat pensil, box tisu, tudung saji dan aksesori bunga dari berbagai jenis sampah anorganik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi lingkungan, kemampuan teknis peserta dalam mendaur ulang sampah serta terciptanya produk kreatif yang fungsional dan ramah lingkungan. Program ini berkontribusi dalam pengurangan timbulan sampah, penguatan praktik ekonomi sirkular di tingkat lokal serta membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif berbasis daur ulang. Kegiatan ini terbukti efektif dan berpotensi untuk direplikasikan di wilayah lain sebagai model pengelolaan sampah berkelanjutan.</p> <p>Kata kunci: Pengolahan Sampah, Daur Ulang, Produk Bermanfaat, Produk Berguna, Ekonomi Sirkular.</p> <p>Kata kunci: Pengolahan Sampah, Daur Ulang, Produk Bermanfaat, Produk Berguna, Ekonomi Sirkular.</p>Muh Sajjaj SudirmanIlham Putra UsmayaniSalehuddin MattawangMutmainnah BashirJasminMirnawati RawaningsiDian Nur Hasanah
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1162727PENGEMBANGAN BANK SAMPAH SEBAGAI MEKANISME HULU DALAM SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH DESA PEUSING, KABUPATEN KUNINGAN
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3722
<p>Desa Peusing belum memiliki sistem pemilahan sampah rumah tangga sehingga seluruh sampah dikumpulkan secara campuran dan dikirim ke TPA Ciniru yang kapasitasnya semakin terbatas. Pada saat yang sama, BUMDes Peusing menjalankan budidaya maggot tetapi pasokan bahan sampah organik membeli dari luar desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menginisiasi bank sampah sebagai mekanisme hulu untuk memperbaiki pemilahan sampah sekaligus menyediakan bahan sampah organik bagi budidaya maggot. Program dilaksanakan dalam program <em>community development</em> Universitas Prasetiya Mulya dengan tahapan persiapan, pendampingan intensif, dan monitoring. Uji coba dilakukan pada dua RT dengan melibatkan 54 warga. Selama empat bulan, bank sampah berhasil mengelola 2.368,55 kg sampah, terdiri dari 2.088,60 kg sampah organik dan 279,95 kg sampah anorganik, serta menghasilkan tabungan warga sebesar Rp1.565.595. Sampah organik yang terkumpul mendukung produksi maggot sebesar 210 kg. Hasil ini menunjukkan bahwa bank sampah dapat menahan sebagian sampah di tingkat desa dan sekaligus mendukung kebutuhan bahan baku usaha maggot BUMDes. Program ini dapat dikembangkan sebagai bagian dari sistem pengelolaan sampah desa yang lebih mandiri.</p> <p>Kata kunci: Bank Sampah, Pemilahan Sampah, Community Development</p>Jovan Dinata JasinDanang Yudha PrakasaCheryn AureliaCleonella Electra SusantoHio Freddy Pribadi Wahyudiose MarcelinoMichelle GraciaRichie ReynaldoStephanie Angelica Gunawan
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1162828MENDORONG UMKM NAIK KELAS: DIGITALISASI PEMBUKUAN MELALUI SIAPIK DI KECAMATAN LARANGAN
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3752
<p>UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, namun sebagian besar pelaku usaha masih menghadapi kendala dalam pencatatan keuangan sehingga sulit menghasilkan laporan keuangan yang terstandar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas literasi keuangan dan kemampuan pencatatan transaksi pelaku UMKM di Kecamatan Larangan melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan aplikasi SIAPIK yang dikembangkan oleh Bank Indonesia. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan tatap muka, pendampingan individual, kunjungan lapangan, serta pendampingan daring melalui grup komunikasi. Peserta didorong untuk mencatat transaksi riil usaha mereka sehingga mampu menghasilkan laporan keuangan seperti laporan laba rugi, neraca, dan arus kas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta dalam memahami fungsi laporan keuangan, memisahkan keuangan usaha dan pribadi, serta melakukan pencatatan transaksi secara digital. Laporan keuangan UMKM yang dihasilkan juga memberikan gambaran lebih akurat mengenai kondisi usaha, termasuk profitabilitas yang sebelumnya tidak diketahui secara jelas. Program ini membuktikan bahwa kombinasi pelatihan, pendampingan berkelanjutan, dan pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan tata kelola keuangan UMKM. Kegiatan ini dapat direplikasi untuk wilayah lain guna memperkuat digitalisasi pembukuan UMKM secara lebih luas.</p> <p>Kata kunci: UMKM, SIAPIK, laporan keuangan, literasi keuangan, pendampingan.</p>Rahayu KusumawatiIrwan SuliantoroSakti Prabowo
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1162929DARI BUKU TULIS KE DIGITAL: PEMBERDAYAAN UMKM TANGERANG "DAPOER THE LANANG" MELALUI PELATIHAN SIAPIK
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3766
<p>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peranan strategis dalam memperkuat perekonomian nasional, khususnya sebagai motor penggerak peningkatan pendapatan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja. Namun, sebagian besar UMKM masih menghadapi kendala fundamental, terutama keterbatasan dalam pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan. Ketiadaan laporan keuangan menjadi hambatan besar bagi UMKM untuk memperoleh akses pembiayaan dari lembaga perbankan yang mensyaratkan informasi keuangan yang akurat dan terstandar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas pelaku UMKM melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK), sebuah aplikasi akuntansi berbasis digital yang dikembangkan oleh Bank Indonesia. Program dilaksanakan melalui pelatihan di kampus PKN STAN dan pendampingan langsung pada UMKM terpilih. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta menginput transaksi, memahami konsep dasar akuntansi, serta menghasilkan laporan keuangan. Beberapa kendala ditemukan, seperti akses internet yang terbatas dan kesulitan input persediaan, namun pendampingan lapangan terbukti lebih efektif dalam memastikan keberhasilan implementasi. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transformasi digital pembukuan UMKM serta memperluas peluang akses pendanaan.</p> <p>Kata kunci: UMKM, laporan keuangan, pendampingan, SIAPIK, transformasi digital</p>Sakti PrabowoRahayu KusumawatiIrwan Suliantoro
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2015-12-112015-12-1163030PENDAMPINGAN DALAM RANGKA PENINGKATAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) PENGELOLA PENATAUSAHAAN ASET BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDESA) DI KABUPATEN KARANGANYAR, KHUSUS WILAYAH KECAMATAN GONDANGREJO DAN KECAMATAN COLOMADU, DALAM KONTEKS PENGELOLAAN KEKAYAAN-DESA YANG DIPISAHKAN
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3747
<p>Pembentukan BUMDESA di seluruh desa di Indonesia, dengan beragam unit usaha sesuai karakteristik desa, bertujuan untuk peningkatan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masuarakat desa. Namun, keterbatasan kompetensi akuntansi pengurus BUMDESA menyebabkan penyusunan laporan keuangan BUMDESA terhambat, baik karena laporan keuangan yang tidak sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan, ataupun adanya BUMDESA yang malah belum menyusun laporan keuangan. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh PKN STAN bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, berupa pelatihan singkat akuntansi dasar kepada pengurus BUMDESA, bekerja sama dengan pengurus Badan Usaha Milik Desa Bersama – Lembaga Keuangan Desa (BUMDESMA LKD) di Kabupaten Karanganyar selaku trainer. Trainer ini selanjutnya bertugas untuk mendampingi trainee (pengurus BUMDESA) dalam menyusun laporan keuangan BUMDESA. Melalui kegiatan ini diharapkan kompetensi akuntansi bagi pengurus BUMDESA makin meningkat, sehingga mereka bisa memahami dan menerapkan proses akuntansi BUMDESA secara mandiri, dan mampu mengambil keputusan ekonomis dari laporan keuangan BUMDESA.</p> <p>Kata kunci: Akuntansi, Badan Usaha Milik Desa (BUMDESA), Badan Usaha Milik Desa Bersama – Lembaga Keuangan Desa (BUMDESMA-LKD), Standar Akuntansi Keuangan (SAK), Kabupaten Karanganyar</p>Prayudi NugrohoSukarnoAditya Wirawan
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1163131PEMBERDAYAAN SEKOLAH BINAAN BERBASIS INKLUSI DI WILAYAH RURAL MELALUI PENDEKATAN MULTI-STAKEHOLDER MANAGEMENT
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3762
<p>Penerapan pendidikan inklusif di tingkat pendidikan anak usia dini di wilayah rural, masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan fasilitas, minimnya kesiapan program, dan rendahnya kapasitas guru. Permasalahan ini semakin kompleks dengan meningkatnya jumlah siswa berkebutuhan khusus, sehingga diperlukan strategi pemberdayaan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan pendidikan inklusif melalui inisiasi sekolah binaan berbasis inklusi dengan pendekatan <em>multi-stakeholder management</em>. Metode yang digunakan adalah <em>Community-Based Research (CBR)</em> yang diintegrasikan dengan manajemen kolaboratif antar-stakeholder, meliputi guru, orang tua, tenaga ahli, dan pemerintah daerah. Bentuk kegiatan mencakup pelatihan penggunaan aplikasi e-KPSP untuk asesmen tumbuh kembang anak, forum komunikasi orang tua, serta pelatihan public speaking dan emotion coaching bagi guru. Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada sepuluh aspek kompetensi guru, dengan rata-rata kenaikan sebesar 50,5 persen. Peningkatan tertinggi terjadi pada kemampuan menerapkan emotion coaching sedangkan terendah pada self-efficacy. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan kolaboratif melalui sekolah binaan efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan teknis, dan kapasitas sosial-emosional guru, sehingga dapat menjadi model pengembangan pendidikan inklusif di wilayah rural.</p> <p>Kata kunci: Pendidikan Inklusi, Sekolah, PAUD, Stakeholder, Rural</p>Fathiya Nur RahmiSri Wijayanti
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1163232PENDAMPINGAN PENYUSUNAN SOP SUPERVISI AKADEMIK GURU PKBM ANNUUR
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3780
<p>Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendampingi PKBM Annuur dalam menyusun Standard Operating Procedure (SOP) supervisi akademik guru sebagai upaya meningkatkan tata kelola pendidikan. Pendampingan dilakukan karena PKBM menghadapi sejumlah permasalahan administrasi, kurikulum, manajemen SDM, serta standar kerja yang belum terdokumentasi. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, diskusi tim, desk study, serta forum group discussion. Hasil kegiatan berupa satu dokumen SOP supervisi akademik yang dapat direplikasi untuk penyusunan SOP lain. Kegiatan ini juga meningkatkan kapasitas pengelola dalam memahami teknik penyusunan SOP. Diseminasi SOP dilakukan pada 30 September 2025 dan mendapat respons positif dari mitra. Program ini berpotensi berkelanjutan karena metode penyusunannya dapat digunakan untuk SOP lainnya.</p> <p>Kata kunci: SOP, supervisi, pendampingan, pendidikan</p>Raditya Hendra PratamaAkhmad Solikin Moh. Luthfi Mahrus
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1163333PENINGKATAN LITERASI LINGKUNGAN SISWA SMPN 3 KRAMATWATU MELALUI EDUKASI PILAH SAMPAH DAN UPCYCLING LIMBAH PLASTIK
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3731
<p>Isu pengelolaan sampah masih menjadi permasalah krusial di Indonesia karena tingkat literasi lingkungan siswa masih rendah. Kurangnya pemahaman tentang pemilahan sampah serta minimnya kreativitas dalam memanfaatkan limbah plastik menyebabkan peningkatan volume sampah yang berakhir di pembungan akhir. Kegiatan ini dipilih untuk menjawab kebutuhan edukasi lingkungan sejak usia dini agar terbentuk perilaku peduli lingkungan yang berkelanjutan. Tujuan dari kegiatan adalah untuk meningkatkan literasi lingkungan siswa SMPN 3 Kramatwatu melalui edukasi pilah sampah serta praktik <em>upcycling</em> limbah plastik menjadi produk bernilai guna dan ekonomi. Metode pelaksanaan meliputi: (1) pemberian materi jenis sampah, konsep 3R, dan dampak sampah plastik; (2) demonstrasi pemilahan sampah organik dan anorganik; dan (3) praktik pembuatan tempat sampah dari galon bekas serta kreasi bunga dan hiasan ruangan dari gelas plastik. Evaluasi keberhasilan dilakukan menggunakan pretest dan posttest kepada 35 siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan dan keterampilan siswa. Rata-rata nilai pretest sebesar 16,51 meningkat menjadi 19,23 pada posttest, sehingga terjadi peningkatan sebesar 2,71 poin atau 16,44%. Selain peningkatan kognitif, siswa juga mampu mengolah limbah plastik menjadi produk kreatif yang dapat meningkatkan nilai ekonomi sampah. Program ini berkontribusi pada upaya pembangunan berkelanjutan terutama pada tujuan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan).</p> <p>Kata kunci: Literasi lingkungan, pilah sampah, upcycling plastik, limbah anorganik, pembangunan berkelanjutan</p>Ken Ima DamayantiRetno WulandariShohifah AnnurEva Safa’ahAndri Kapuji Kaharian
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1163434PEMBUATAN TEMPE KRIPIK PADA SANTRIWATI PONPES TAHFIDZUL QUR'AN CIPUTAT
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3666
<p>Pengembangan kewirausahaan di lingkungan pesantren menjadi krusial untuk membekali santriwati dengan kemandirian ekonomi pasca-pendidikan, mengingat tuntutan zaman yang mengharuskan lulusan memiliki kompetensi praktis. Kegiatan "Pembuatan Tempe Kripik pada Santriwati Ponpes Tahfidzul Qur’an Ciputat" dipilih sebagai upaya strategis karena potensi tempe sebagai bahan pangan lokal melimpah, proses produksinya relatif sederhana, dan permintaan pasar yang stabil. Program ini melibatkan 30 santriwati dan dilaksanakan dari Agustus hingga November 2025. Metode yang diterapkan mengombinasikan penyampaian teori komprehensif (pembuatan tempe, pengolahan kripik, hingga pengemasan) dengan praktik langsung, pendampingan intensif oleh instruktur, serta evaluasi formatif dan sumatif berkala. Santriwati secara berkelompok dilatih menguasai manajemen produksi, kontrol mutu, dan strategi pemasaran sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan praktis santriwati, peningkatan kualitas produk, dan pemahaman mendalam tentang seluruh proses produksi. Program ini terbukti berhasil menumbuhkan rasa percaya diri, kemandirian, dan jiwa kewirausahaan, mempersiapkan santriwati menghadapi tantangan ekonomi serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan. Untuk mengoptimalkan keberlanjutan dan dampak ekonomi lebih luas, disarankan untuk memperkuat jaringan pemasaran, meningkatkan kualitas kemasan, serta menyediakan pelatihan lanjutan di bidang manajemen usaha.</p> <p>Kata kunci: Tempe, Kripik, santriwati</p>Hugo Aries SupraptoMamik SuendartiHanggono Arie PrabowoLies SunarmintyastutiWidya NuriyantiAhmad Firdaus Yahya
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1163535PELATIHAN PENGGUNAAN ZEP QUIZ SEBAGAI ALAT EVALUASI PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS TEKNOLOGI PADA GURU SDN JAKARTA
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3665
<p>Pelatihan penggunaan ZEP Quiz dilaksanakan di SDN Jakarta sebagai respons terhadap minimnya pemanfaatan teknologi evaluasi oleh guru, yang menyebabkan pembelajaran monoton dan kurang interaktif, meskipun fasilitas digital telah tersedia .Di era digital, pengembangan kompetensi guru secara terus-menerus sangat krusial, salah satunya melalui pemahaman aplikasi ZEP Quiz untuk menciptakan evaluasi yang interaktif, menyenangkan serta adaptif terhadap berbagai kondisi pembelajaran, termasuk daring). Kegiatan ini menggunakan metode pelatihan partisipatif dan learning by doing yang melibatkan dua sesi pada November 2025, mencakup konsep evaluasi, praktik pembuatan kuis ZEP Quiz, dan analisis hasil.Hasilnya, dari total peserta, 15 guru berhasil menguasai penggunaan ZEP Quiz secara mandiri untuk merancang, mengelola, dan menganalisis kuis. Empat guru lainnya menunjukkan kemajuan namun memerlukan pendampingan lanjutan terkait integrasi hasil evaluasi dan manajemen teknis. Implementasi di kelas menunjukkan peningkatan partisipasi dan motivasi siswa, serta efisiensi waktu koreksi bagi guru. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kompetensi guru, namun disarankan pendampingan berkelanjutan dan penguatan manajemen sekolah untuk memastikan pemanfaatan ZEP Quiz secara optimal.</p> <p> </p> <p>Kata kunci: Penyuluhan, Zep Quiz, teknologi</p> <p> </p>Bado RiyonoDeden Ibnu Aqil Nur RizkiyahLidya Natalia SartonoSepniyanti
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1163636PERANCANGAN BUKU AKTIVITAS SEBAGAI TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK MENDUKUNG EDUWISATA PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA KESONGO, KABUPATEN SEMARANG
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3723
<p>Pengembangan desa wisata berbasis lingkungan membutuhkan media edukasi yang mampu menjembatani proses pembelajaran antara aktivitas teknis di lapangan dan pemahaman pengunjung. Desa Kesongo, Kabupaten Semarang, memiliki potensi besar dalam mengembangkan konsep eduwisata pengelolaan sampah melalui keberadaan fasilitas TPS3R yang dikelola masyarakat. Namun, kegiatan edukasi yang dilakukan selama ini belum didukung oleh media pembelajaran yang sistematis sehingga pesan mengenai pengelolaan sampah belum tersampaikan secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan merancang buku aktivitas edukatif sebagai bentuk teknologi tepat guna untuk memperkaya pengalaman belajar pengunjung dalam alur eduwisata. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, identifikasi kebutuhan mitra, <em>benchmarking</em> desain buku aktivitas eduwisata dari berbagai praktik baik, serta proses perancangan dan validasi. Hasil pengabdian berupa buku aktivitas yang berisi pengetahuan sederhana tentang pengelolaan sampah yang disesuaikan dengan aktivitas nyata di TPS3R Kesongo. Media ini dinilai mampu memperkuat kapasitas desa dalam menyediakan layanan eduwisata yang menarik sekaligus mendukung penyampaian pesan lingkungan hidup kepada pengunjung. Buku aktivitas ini memperluas inovasi teknologi tepat guna berbasis desain yang murah, adaptif, dan dapat direplikasi di desa wisata lainnya.</p> <p>Kata kunci: Eduwisata, Aktivitas Pariwisata, Pengelolaan Sampah, Teknologi Sederhana</p>Danang Yudha PrakasaAnastasia Ary NoviyantiAisya Syifa SafitriNafisa Alia Shahab
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1163737EDUKASI DAUR ULANG LIMBAH MINYAK JELANTAH UNTUK MENUMBUHKAN JIWA ECOPRENEURSHIP PADA SISWA SMP
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3696
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMPN 3 Kramatwatu dengan tujuan menumbuhkan jiwa ecopreneurship pada siswa melalui edukasi pengelolaan limbah minyak jelantah yang memiliki nilai ekonomi dan berpotensi mengurangi pencemaran lingkungan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya kesadaran siswa terhadap bahaya minyak jelantah bagi lingkungan serta belum adanya sistem pengelolaan limbah yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi sekolah. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui edukasi mengenai cara menyortir dan menampung minyak jelantah, serta melalui kerja sama dengan bank sampah sebagai mitra pengelola hasil pengumpulan. Siswa diminta untuk mengumpulkan minyak jelantah dari rumah masing-masing, mencatat jumlah setoran dalam lembar monitoring, dan menjualnya ke bank sampah sehingga memperoleh keuntungan yang kemudian dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan lingkungan sekolah. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sekitar 82% siswa belum memahami dampak pencemaran minyak jelantah dan sebagian besar masih membuangnya ke saluran air. Setelah diberikan edukasi dan melakukan praktik secara langsung, hasil post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa hingga mencapai 96%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai pengelolaan minyak jelantah. Selain itu, sebagian besar siswa juga menunjukkan ketertarikan untuk mencoba kegiatan wirausaha berbasis pengelolaan limbah, sehingga mencerminkan tumbuhnya jiwa ecopreneurship pada diri mereka.</p> <p>Kata kunci: minyak jelantah, bank sampah, ecopreneurship, SMPN 3 Kramatwatu, kewirausahaan hijau</p>Eva SafaahKen Ima DamayantiShohifah AnnurRetno WulandariDien Sefty FramitaNeneng sri suprihatin
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1163838INTEGRASI LAPORAN KEUANGAN YAYASAN DAN PENGEMBANGAN APLIKASI AKUNTANSI UNTUK MASJID: STUDI PENERAPAN ISAK 335
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3755
<p>Yayasan Aswaja merupakan lembaga sosial-keagamaan yang mengelola tiga unit kegiatan dan bergantung pada dana publik sehingga memiliki kewajiban menyusun laporan keuangan yang akuntabel sesuai ISAK 335. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan membantu Yayasan menyempurnakan laporan keuangan unit-unitnya dan menyusunnya menjadi laporan terpadu. Pendampingan dilakukan melalui pelatihan pengelolaan data keuangan, standarisasi akun, rekonsiliasi transaksi antar-unit, serta penyusunan laporan posisi keuangan terintegrasi. Di sisi lain, penelitian ini juga mengembangkan model pencatatan untuk Masjid Ash Shiddiq, masjid baru yang membutuhkan pencatatan donasi pembangunan secara lebih rinci hingga tingkat nama donatur. Analisis terhadap praktik pencatatan manual berbasis Excel menunjukkan perlunya pendekatan hybrid yang memungkinkan operator tetap menggunakan pola pencatatan <em>single-entry</em> namun mampu menghasilkan laporan keuangan berbasis prinsip <em>double-entry</em>. Studi ini merumuskan mekanisme konversi otomatis dari catatan anggota–jenis dana menjadi struktur aset, kewajiban, dan aset neto terikat. Sistem prototipe kemudian dibangun menggunakan SQLite untuk memvalidasi model tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Yayasan Aswaja kini memperoleh laporan keuangan terpadu yang lebih akuntabel, sedangkan Masjid Ash Shiddiq mendapatkan model pencatatan yang sederhana namun tetap sesuai prinsip akuntansi. Studi ini menyimpulkan bahwa inovasi pencatatan berbasis <em>fund accounting</em> dan translasi <em>single-entry</em> ke <em>double-entry</em> dapat membantu organisasi nonlaba kecil meningkatkan transparansi, konsistensi, dan kualitas pelaporan keuangannya.</p> <p><span class="fontstyle0">Kata kunci: Yayasan, </span><span class="fontstyle2">single entry</span><span class="fontstyle0">, </span><span class="fontstyle2">double entry</span><span class="fontstyle0">, </span><span class="fontstyle2">fund accounting, </span><span class="fontstyle0">pendampingan, laporan keuangan terpadu</span></p>Soffan MarsusIin IndrawatiMuhadi Prabowo
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1163939INISIASI KRITERIA LOKASI GREEN DATA CENTER DI INDONESIA MELALUI PELIBATAN MULTI-STAKEHOLDER
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3756
<p>Pusat data (data center) merupakan tulang punggung infrastruktur digital yang memegang peranan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan teknologi kecerdasan artifisial (KA). Namun, peningkatan aktivitas komputasi berdampak signifikan pada lonjakan konsumsi energi dan emisi karbon. Oleh karena itu, pengembangan pusat data hijau atau <em>green data center</em> yang memanfaatkan energi terbarukan menjadi kebutuhan mendesak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merumuskan kriteria strategis dalam penentuan lokasi <em>green data center </em>di Indonesia. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi studi literatur komprehensif, <em>Focus Group Discussion</em> (FGD) yang melibatkan pemangku kepentingan lintas sektor, serta diseminasi hasil pada forum internasional. Berdasarkan hasil kajian, diidentifikasi empat (4) kriteria utama dalam pemilihan lokasi, yaitu: (1) aksesibilitas terhadap sumber energi bersih dan terbarukan, (2) kondisi iklim dan lingkungan fisik yang mendukung efisiensi, (3) kualitas konektivitas infrastruktur fisik dan digital, serta (4) dukungan regulasi dan kondisi sosial-ekonomi wilayah. Hasil kegiatan ini telah didiseminasikan dalam <em>Indonesia International Sustainability Forum</em> (IISF) tahun 2025 sebagai panduan bagi pengembangan infrastruktur digital berkelanjutan.</p> <p>Kata kunci: Green Data Center, Pemilihan Lokasi, Energi Terbarukan, Infrastruktur Digital, Keberlanjutan.</p>Stevanus Wisnu WijayaSyafrudi
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1164040PENDAMPINGAN PEMBENTUKAN DAN PENGUATAN KAPASITAS PENGURUS KOPERASI DESA MERAH PUTIH BANDUNG KECAMATAN BANJAR KABUPATEN PANDEGLANG
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3778
<p>Kegiatan pengadian kepada masyarakat ini ditujukan untuk memberikan pendampingan kepada pengurus dan pemerintah desa Bandung KecamatanBanjar Kabupaten Pandeglang untuk pembentukan KDMP (Koperasi Desa Merah Putih) serta penguatan pengurus KDMP untuk pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih. Metode yang digunakan dengan pendekatan partisipatif dan sosialisai berbasis Forum Group Discussion (FGD), kegiatan pengabdian masyarakat ini menggambarkan bahwa sangat penting dilakukan pendampingan dalam pembentukan KDMP dan penguatan pemahaman tentang pengelolaan KDMP. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa pendampingan yang intensif memperlancar pembentukan KDMP dan pendampingan secara intensif bisa meningkatkan pemahaman pengurus untuk mengelola KDMP. </p> <p> </p> <p>Kata kunci : koperasi, pendampingan, pembentukan, partisipatif, kapasitas </p>Tanda SetiyaYuniarto HadiwibowoNur Aisyah Kustiani
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1164141PENDAMPINGAN OPTIMALISASI PEMANFAATAN DAN PENILAIAN ASET DAERAH PROVINSI JAWA BARAT
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3746
<p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) Internasional ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas aparatur Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dalam optimalisasi pemanfaatan dan penilaian aset daerah melalui pendekatan Highest and Best Use (HBU). Program ini terdiri atas tiga tahapan utama, yaitu pelatihan daring dan site visit, workshop luring internasional bersama INSPEN Malaysia, serta pendampingan teknis terstruktur. Pelatihan daring memberikan dasar konseptual mengenai HBU, audit legalitas aset, valuasi finansial, serta analisis pasar, yang kemudian diperkuat melalui site visit untuk memverifikasi kondisi fisik dan administrasi aset strategis seperti lahan Pacuan Kuda Raharja. Workshop internasional memperkaya wawasan peserta melalui praktik terbaik manajemen aset publik di Malaysia, termasuk pemanfaatan big data properti, sistem valuasi terstandar, dan governance aset modern. Pada tahap akhir, pendampingan teknis memastikan peserta mampu mengaplikasikan seluruh konsep tersebut dalam penyusunan analisis HBU secara mandiri dan profesional. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi analitis, ketertiban administrasi, serta kesiapan institusional dalam menerapkan standar internasional pada pengelolaan aset daerah. Program ini terbukti efektif dan berpotensi direplikasikan untuk memperkuat tata kelola aset publik di wilayah lain.</p> <p>Kata kunci: Highest and Best Use (HBU), Pengelolaan Aset Daerah, Capacity Building, INSPEN Malaysia, Valuasi Aset Publik, Legal Audit, Pendampingan Teknis, Manajemen Aset Publik.</p>Edy RiyantoEri WahyudiAditya Wirawan
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1164242PELATIHAN PEMBUATAN LAPORAN PENELITAN TINDAKAN KELAS DENGAN MENGGUNAKAN ARTIFICIAL INTELLIGENT CHAT GPT PADA GURU SMA AL-MUBAAROK BEKASI
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3667
<p>Kegiatan ini mengatasi tantangan yang dihadapi guru SMA AL-MUBAAROK dalam menyusun dan menelaah laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang secara langsung mempengaruhi kualitas pembelajaran dan pengembangan profesional. Permasalahan utama bersumber dari kurangnya pemahaman metodologi penelitian, analisis data, serta penulisan laporan yang sistematis, diperparah oleh beban kerja tinggi dan minimnya dukungan. Untuk mengatasi hal ini, diterapkan program pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), khususnya ChatGPT, dalam proses PTK. Metode kegiatan dirancang partisipatif, demonstratif, berbasis kebutuhan, dan berkelanjutan untuk memastikan relevansi dan efektivitas. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan guru dalam mengaplikasikan ChatGPT untuk menyusun kerangka laporan, merumuskan pertanyaan penelitian, dan mengintegrasikan data. Sebanyak 10 dari 15 guru peserta mencapai kategori "baik" dalam evaluasi laporan PTK, menunjukkan kompetensi yang meningkat. Selain itu, kegiatan ini berhasil menumbuhkan antusiasme dan kepercayaan diri guru dalam mengintegrasikan teknologi untuk perencanaan pembelajaran dan penilaian. Disimpulkan bahwa pelatihan ini sangat efektif dalam meningkatkan kompetensi riset guru. Disarankan agar inisiatif dukungan dan pelatihan berkelanjutan terus diberikan untuk memelihara dan mengembangkan kompetensi guru dalam riset, serta membangun budaya penelitian yang kuat di lingkungan sekolah demi peningkatan kualitas pendidikan.</p> <p> </p> <p>Kata kunci: Pelatihan, laporan PTK, Artificial Intelligent, Chat GPT</p>Sigit WidiyartoRetno NengsihDwi NarsihLusiana WulansariNana Suyana
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1164343PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN UMKM SIAP EKSPOR KOLABORASI DENGAN KPPBC TMP A BOGOR
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3768
<p>UMKM memiliki peran yang strategis dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi, sehingga perlu untuk diberikan pelatihan dan pendampingan</p> <p>yang intensif atas kebutuhan dalam penyelesaian permasalahan yang dihadapi. Saat ini kendala adalah terkait dengan hambatan menuju pasar</p> <p>internasional. Oleh karena itu pendampingan UMKM siap ekspor merupakan upaya kongkrit berkolaborasi dengan KPPBC TMP A Bogor dengan mitra</p> <p>pengabdian UMKM dari wilayah Bogor. Keberhasilan pengabdian untuk meningkatkan pemahaman mitra UMKM terkait prosedur ekspor dapat</p> <p>menjadi modal untuk semakin berkembangnya UMKM di pasar internasional .</p> <p>Kata kunci: UMKM, ekspor, Pasar internasional</p>Sri MurwaniIvan Yulianto
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1164444PENDEKATAN ENSEMBLE LEARNING MODEL UNTUK DETEKSI SAMPAH BERBASIS PIXEL CITRA SATELIT SENTINEL-2 DI PERAIRAN LOMBOK
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3781
<p>Sampah plastik telah menjadi isu lingkungan global yang mendesak, menyumbang mayoritas polusi di lautan dunia. Di Indonesia, permasalahan ini sangat krusial; data SIPSN KLHK 2024 mencatat 40,16% dari 33 juta ton timbunan sampah nasional belum terkelola dengan baik. Khusus di destinasi wisata prioritas seperti Lombok, peningkatan volume sampah menyebabkan penumpukan di kawasan pesisir yang mengancam ekosistem laut dan ekonomi pariwisata. Penelitian ini bertujuan membangun model ensemble learning untuk deteksi sampah laut (marine debris) berbasis piksel menggunakan citra satelit Sentinel-2 (resolusi 10 m) di perairan Lombok. Metodologi penelitian memanfaatkan dataset MARIDA (Marine Debris Archive) dan menerapkan teknik SMOTE untuk mengatasi masalah ketidakseimbangan kelas (data imbalance). Tiga model ensemble—Random Forest, XGBoost, dan LightGBM—dievaluasi menggunakan metrik F1 Score dan Balanced Accuracy. Hasil pengujian menunjukkan bahwa LightGBM adalah model paling optimal, mencapai F1-Score 0.8284 dan Balanced Accuracy 0.9904 pada data testing. Temuan ini diimplementasikan ke dalam prototipe dashboard interaktif yang mampu menyajikan informasi spasial objektif dengan potensi pembaruan data setiap 10 hari, sehingga mendukung perumusan kebijakan mitigasi sampah yang responsif dan berkelanjutan di Pulau Lombok.</p> <p>Kata kunci: Ensemble Learning, Deteksi Sampah, Citra Satelit Sentinel-2, LightGBM, Perairan Lombok.</p>HamdaniI Wayan Rendi PratamaAnanda NatasyaSetia Pramana
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1164545OPTIMALISASI PEMANFAATAN CHATGPT SEBAGAI SUMBER BACAAN INOVATIF UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SISWA SEKOLAH DASAR
https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/3773
<p>Pengabdian ini mengkaji optimalisasi pemanfaatan ChatGPT sebagai sumber bacaan inovatif untuk meningkatkan literasi siswa Sekolah Dasar. ChatGPT, sebagai kecerdasan buatan berbasis bahasa alami, mampu menghasilkan materi pembelajaran yang menarik, mudah dipahami, dan sesuai kurikulum. Melalui sosialisasi yang difasilitasi mahasiswa KKM, penggunaan ChatGPT berhasil meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi siswa secara signifikan dengan peningkatan skor literasi rata-rata 20 poin. Selain itu, teknologi ini membantu guru dalam penyusunan bahan ajar yang efisien dan adaptif. Kendala terkait akses teknologi dan pelatihan guru menjadi tantangan yang perlu diatasi. Pengabdian ini membuka peluang pengembangan pembelajaran berbasis AI yang inovatif dan inklusif di tingkat dasar, serta mendukung literasi digital siswa sejak dini. Penerapan ChatGPT diharapkan memperkaya metode pembelajaran dan mendorong pendidikan yang adaptif pada era digital.</p> <p>Kata kunci: ChatGPT; literasi siswa; pembelajaran inovatif; kecerdasan buatan; teknologi pendidikan</p>Delsa MirantyYusti FargiantiRatu Dea Mada BadriyahAnharudin
Copyright (c) 2026 Prosiding Sembadha
2025-12-112025-12-1164646