Pengembangan Infrastruktur Konektifitas Sebagai Daya Ungkit Ekonomi Dan Pemangkas Kemiskinan Jawa Timur

Authors

  • Imam Sumardjoko Ministry of Finance
  • M Heru Akhmadi Polytechnic of State Finance STAN

DOI:

https://doi.org/10.31092/jmkp.v3i1.506

Keywords:

Infrastructure, Public Finance

Abstract

Kesinambungan antar wilayah menjadi instrumen fundamental dalam mendongkrak pergerakan aktifitas ekonomi. Penelitian bertujuan menguji kontribusi pembangunan infrastruktur terhadap produktifitas ekonomi serta implikasinya terhadap kemiskinan di Jawa Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori berbasis data panel tahun 2012-2016 dan menggunakan teknik two stage least square dengan melibatkan variabel belanja infrastruktur, kapasitas listrik, akses air minum, akomodasi, IKK, PDRB, serta kemiskinan. Penentuan sampel dengan pendekatan non probability sampling yaitu 195 observasi. Hasil penelitian menunjukkan penyediaan infrastruktur berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah dan menurunkan kemiskinan. Belanja infrastruktur, kapasitas listrik serta bangunan akomodasi berpengaruh signifikan positif terhadap ekonomi regional. Peningkatan 1% kapasitas listrik diproyeksikan mendorong 0.045% pertumbuhan ekonomi. Akses air minum berpengaruh tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan p-value 0,904. Penyediaan infrastruktur menciptakan konektifitas dan perdagangan. Peningkatan aktifitas ekonomi berimplikasi terhadap penurunan kemiskinan. Kenaikan 1% pertumbuhan ekonomi diestimasikan menurunkan kemiskinan sebesar 1,1%. 

References

Adisasmita, S. A. (2011). Transportasi dan pengembangan wilayah. Graha Ilmu.

Arafani, Fariza. 2011. Pengaruh Kegiatan Pariwisata terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PRDB) Kota Batu. www.lib.uin-malang.ac.id

Atmaja, H. K., & Mahalli, K. (2015). Pengaruh Peningkatan Infrastruktur Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kota Sibolga. Ekonomi dan Keuangan, 3(4).

Démurger, S. (2001). Infrastructure development and economic growth: an explanation for regional disparities in China?. Journal of Comparative economics, 29(1), 95-117.

Dubash, K. Navros. 2002. Restrukturisasi Sektor Ketenagalistrikan: Mungkinkah Mendukung Pembangunan Berkelanjutan?. Juni 2002

Friawan, D. (2008). Kondisi Pembangunan Infrastruktur di Indonesia. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. CSISVol. 37. No. 2 Juni 2008.

Fedderke, J. W., & Bogetic, Z. (2009). Infrastructure and Growth in South Africa: Direct and Indirect Productivity Impacts of Nineteen Infrastructure Measure. In Manuscript, DPRU Conference.

Ikhsan. 2004. Hubungan Antara Infrastruktur dengan Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan. LPEM, Jakarta.

Kansky, K. J. 1963. Structure of transportation networks: relationships between network geometry and regional characteristics. Chicago: University of Chicago, Department of Geography Research paper no. 84.

Kuznets, S., & Murphy, J. T. (1966). Modern economic growth: Rate, structure, and spread (Vol. 2). New Haven: Yale University Press.

Myrdal, G., & Sitohang, P. (1957). Economic theory and under-developed regions.

Nurkhalis, 2015, Pengaruh Peningkatan Pembangunan Infrastruktur Jalan Terhadap Pengurangan Kemiskinan di Kabupaten Gunung Kidul, Institut Teknologi Bandung

Tambunan, 2003. Analisis Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Pendidikan dan Pengangguran Terhadap Kemiskinan Di Provinsi Banten Tahun 2009-2012. Skripsi. Universitas Islam Syarif Hidayatullah Jakarta

Todaro, M., & Smith, S. (2006). Pembangunan Ekonomi. Jakarta: Erlangga

Sugiyono. 2016. Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta

Susanto, Bambang, 2009. Memacu Infrastruktur Di Tengah Krisis, Cetakan Pertama, Pustaka Bisnis Indonesia, Jakarta

Waluyo, Harry dkk. 1993. Dukungan Budaya Terhadap Perkembangan Ekonomi Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Wu, X. (2009). Income inequality and distributive justice: A comparative analysis of mainland China and Hong Kong. The China Quarterly, 200, 1033-1052.

Yanuar, R. (2006). Kaitan Pembangunan Infrastruktur dan Pertumbuhan Output serta Dampaknya terhadap Kesenjangan di Indonesia. Institut Pertanian Bogor.

Published

2019-11-20

How to Cite

Sumardjoko, I., & Akhmadi, M. H. (2019). Pengembangan Infrastruktur Konektifitas Sebagai Daya Ungkit Ekonomi Dan Pemangkas Kemiskinan Jawa Timur. JURNAL MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK, 3(1), 22–31. https://doi.org/10.31092/jmkp.v3i1.506