PRAKTIK SISTEM PENGANGGARAN MELALUI PENATAAN ARSITEKTUR DAN INFORMASI KINERJA
DOI:
https://doi.org/10.31092/jmkp.v2i1.264Keywords:
ADIK, logic model, performance-based budgetingAbstract
This study is discussing about the structure of performance information owned by Centre for Climate Finance and Multilateral Policy, Fiscal Policy Agency, Ministry of Finance for fiscal year 2014 and 2015 before implementing ADIK and 2017 after implementing ADIK fully. In 2017, based on review conducted by Budgeting System Division, Directorate General of Budget, Center for Climate Finance and Multilateral Policy has fulfill the criteria in implementing ADIK. ADIK is one of many strategies to improve the quality of budgeting process which lead to a better implementation of performance based budgeting. With the approach of logic model concept in the making of ADIK, each element (input-activities-output-outcome and the performance indicators) are expected to have inter-linkage and bolster the accomplishment of output and outcome.
                 Â
Studi ini membahas struktur informasi kinerja yang dimiliki Pusat Kebijakan Pembiayaan Perubahan Iklim dan Multilateral (PKPPIM), Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan sebelum implementasi ADIK, yaitu tahun 2014, 2015 dan setelah implementasi ADIK tahun 2017. Pada tahun 2017, struktur informasi kinerja sudah disusun berdasarkan ADIK dan memenuhi kriteria yang dipersyaratkan dalam penyusunan ADIK berdasarkan hasil penelaahan Direktorat Sistem Penganggaran, Direktorat Jenderal Anggaran. ADIK merupakan salah satu strategi perbaikan kualitas penyusunan anggaran dan penyempurnaan implementasi performance-based budgeting. Dengan adanya konsep logic model yang diterapkan dalam penyusunan ADIK, setiap elemen (input-aktivitas-output-outcome beserta indikatornya) harus saling terkait, anggaran dan kegiatan diharapkan dapat disusun dengan lebih konkret, mendukung pencapaian output, hingga akhirnya mampu menghasilkan outcome yang diinginkan.References
Anggaran, D. J. (2013). Penataan Arsitektur dan Informasi Kinerja Dalam RKA-K/L.
Hidayat, T. (2011). Boediono: Belum ada monitoring & evaluasi anggaran. Jakarta: 29 Maret 2011. Retrieved from okezone
Indonesia, R. (2003). Undang-Undang No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.
Janzen, R. (2011). PUTTING GOD IN THE LOGIC MODEL : DEVELOPING A NATIONAL FRAMEWORK FOR THE EVALUATION OF FAITH-BASED ORGANIZATIONS, 25(1), 1–26.
Keuangan, B. D. (2016). Konsep logic model 2.
Keuangan, K. (2011). PMK No. 249 Tahun 2011 tentang Pengukuran dan Evaluasi Kinerja atas Pelaksanaan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara /Lembaga.
Keuangan, K. (2014). PEDOMAN PENATAAN ARSITEKTUR DAN INFORMASI KINERJA DALAM RENCANA KERJA DAN ANGGARAN KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA. Jakarta.
Keuangan, K. (2017). Update implementasi adik kementerian keuangan 1.
Openshaw, L. L., Lewellen, A., & Harr, C. (2011). A Logic Model for Program Planning and Evaluation Applied to a Rural Social Work Department Linda Leek Openshaw, Ara Lewellen, and Cynthia Harr Texas A&M University - Commerce, 3, 40–49.
Pemerintah, P. (2003). PP No. 90 Tahun 2010 tentang Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga, 1–28.
Porteous, N. L., & Stewart, P. J. (2002). INTRODUCING PROGRAM TEAMS TO LOGIC MODELS : FACILITATING THE LEARNING PROCESS, 17(3).
Yampolskaya, S., Nesman, T. M., & Koch, D. (2004). Using Concept Mapping to Develop a Logic Model and Articulate a Program Theory : A Case Example, 25(2), 191–207.




