Green Economy Sebagai Strategi Dalam Menangani Masalah Ekonomi Dan Multilateral

Authors

  • Muhkamat Anwar Inspektorat Jenderal, Kementerian Keuangan

DOI:

https://doi.org/10.31092/jpkn.v4i1S.1905

Keywords:

ekonomi hijau, multilateral, pemulihan ekonomi

Abstract

Konsep ekonomi hijau merupakan salah satu strategis global yang berkaitan dengan krisis sosial, ekonomi, dan lingkungan. Terciptanya paradigma terhadap ekonomi hijau dari masyarakat secara metodologis, konseptualisasi, implementasi, dan kritik mengarah kepada tantangan strategi global yang memiliki tujuan keberlanjutan, pengentasan kemiskinan, dan inklusi sektor sosial yang rentan. Pengaruh ekonomi hijau terhadap keberlanjutan kehidupan masih dalam konteks grahita. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh ekonomi hijau terhadap pemulihan ekonomi dan masalah multilateral. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan jenis atau pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan ekonomi hijau mampu mendorong pemulihan ekonomi nasional serta permasalahan dibidang multilateral.  Agar ekonomi hijau terealisasi bagi negara maka pembuat kebijakan harus didukung oleh berbagai pihak sehingga terbentuk ekonomi hijau yang berkelanjutan. Ekonomi hijau juga berkontribusi untuk memelihara lingkungan yang sehat dan membentuk ekosistem secara tepat untuk generasi sekarang maupun generasi mendatang.

References

A.K., N., & Setiawan, N. (2021). Review Program Pemulihan Ekonomi di Indonesia. Jurnal Anggaran Dan Keuangan Negara Indonesia, 3(1).

Aidt. (2010). Green Taxes : Refunding Rules and Lobbing. J. Environ. Econ. Manag, 31–43.

Aminata, J. (2022). The Analysis of Inclusive Green Growth In Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Studi Pembangunan, 23(1).

Anwar .A. (2018). Pendidikan, Kesehatan dan Pertumbuhan Ekonomi Regional di Indonesia: Pendekatan Model Panel Dinamis. Jurnal Ekonomi Dan Studi Pembangunan, 19(1), 50–60.

Arikunto. (2013). Prosedur Penelitian. Rineka Cipta.

Arkas. (2021). The Effect of Private Investment and Capital Expenditure on Economic Growth and Income Inequality in Bali Province. American Journal of Humanities and Social Sciences Research, 5(6), 262–267.

BAPPENAS. (2019). Low Carbon Development : A Paradigm Shift Towards a Green Economy.

BPS. (2022). Gini Ratio Market 2022.

Economic. (2020). Bilateral Trade By Product.

ESCAP. (2014). Green Growth Indicators: A Practical Approach for Asia and the Pacific.

Hajian, .M., & Kashani, .S.J. (2021). Evolution of The Concept of Sustainability from Brundtland Report to Sustainable Development Goals. Sustainable Resource Management, 1–24.

Ilham, M., & Pangaribowo, E. H. (2017). Analisis Ketimpangan Ekonomi Menurut Provinsi di Indonesia Tahun 2011-2015. Jurnal Bumi Indonesia, 6(4).

IMF. (2021). Global Real GDP Growth in 2020.

Kunanutakij. (n.d.). Thailand Green GDP Assesment Based on Environtmentally Extended Input-Output Model. Journal . Clean. Prod, 970–977.

Kusumaningrum, .S., & Yuhan, .R.J. (2019). Pertumbuhan Ekonomi Provinsi di Indonesia Berdasarkan Indeks Komposit Pertumbuhan Inklusif dan Faktor yang Memengaruhinya. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik. Jurnal Ekonomi Dan Kebijakan Publik, 10(1), 1–17.

Lu. (2015). Empirical Research on China’s Carbon Productivity Decomposition Model Based on Multidimensional Factors. Energies, 3093–3117.

Makmun. (2016). Green Economy : Konsep Implementasi dan Peran Kementrian Keuangan. Jurnal Ekonomi, 19(2).

Ministry of Environment and Forestry. (2022). Operational Plan Indonesia’s Folu Net Sink 2030.

Nada. (2022). Russia-Ukraine Conflict May Affect Indonesia’s Wheat Supply. Jakarta Globe.

Nazir. (2003). Metode Penelitian. Ghalia Pustaka.

Palmer. (2012). The Importance of Economic Growth (C. Ireland (ed.)).

Rogelj. (2018). Mitigation Pathways Compatible with 1,5 Celcius in Context of Sustainable Development. In 2018.

Ruta. (2022). How the War in Ukraine is Reshaping World Trade and Investment.

Sarwono, J. (2006). Metode Penelitian Kuantitaif dan Kualitatif. Graha Ilmu.

Srinivasan. (2022). Asia’s Economies Face Weakening Growth, Rising Inflation Pressures.

Suprayitno .T. (2019). Pendidikan di Indonesia: belajar dari hasil PISA 2018.

UNEP. (2022). Green Economy.

Warsito. (2020). Produktivitas Sebagai Penentu Disparitas Pendapatan Antar Daerah di Indonesia. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, Dan Akuntansi), 4(3), 938–956.

WorldBank. (2003). Organization for Economic Cooperation and Development.

WorldBank. (2012). Inclusive Green Growth: The Pathway to Sustainable Development in OECD Observer.

Zed. (2003). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

2022-12-17

How to Cite

Anwar, M. (2022). Green Economy Sebagai Strategi Dalam Menangani Masalah Ekonomi Dan Multilateral . Jurnal Pajak Dan Keuangan Negara (PKN), 4(1S), 343–356. https://doi.org/10.31092/jpkn.v4i1S.1905