Optimalisasi Peran Sistem Kepabeanan Indonesia Sebagai Upaya Memperkuat Keuangan Negara
DOI:
https://doi.org/10.31092/jpkn.v4i1S.1906Keywords:
Kepabeanan, Keuangan Negara, Pelayanan Publik, Industry 4.0, PerpajakanAbstract
Kemajuan perkembangan teknologi berhasil membuat kinerja industri dan perdagangan terus meningkat. Di sisi lain kinerja penerimaan harus tetap optimal di tengah ketidakpastian global. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Sistem Kepabeanan Indonesia yang dibangun oleh DJBC sudah berjalan di arah yang benar dan bagaimana ke depannya pengembangan Sistem Kepabeanan Indonesia yang sebaiknya dilakukan oleh DJBC. Selain itu, peneliti berusaha menunjukkan apakah perkembangan sistem kepabeanan mampu mendukung keuangan negara dengan menyediakan open platform dan open API dalam melakukan kerja sama dengan partner & digital ecosystem sehingga mempermudah dan mempercepat pengembangan solusi/layanan baru, inovasi dan model bisnis oleh masyarakat secara langsung. Penelitian ini bersifat kualitatif, menggunakan paradigma post-positivisme dan metode penelitian deskriptif untuk mendapatkan gambaran utama dari fenomena atau masalah sistem kepabeanan di Indonesia. Dengan membandingkan penelitian dan best practice di negara lainnya, hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Kepabeanan Indonesia telah berjalan selaras dengan perkembangan internasional. Dengan terus mengutamakan kepentingan stakeholder, Sistem Kepabeanan Indonesia mampu memperkuat keuangan negara.
References
Awan, U., Sroufe, R., & Shahbaz, M. (2021). Industry 4.0 and the circular economy: A literature review and recommendations for future research. Business Strategy and the Environment, 30(4), 2038–2060. https://doi.org/10.1002/bse.2731
Castro, G. Ã., & Camarillo, D. B. R. (2014). Determinants of tax revenue in OECD countries over the period 2001-2011. Contaduria y Administracion, 59(3), 35–59. https://doi.org/10.1016/s0186-1042(14)71265-3
CNNIndonesia. (2021, Maret 24). Penerimaan Negara dari Bea Cukai Meroket 42,1 Persen. Diambil kembali dari www.cnnindonesia.com: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20210323201424-532-621210/penerimaan-negara-dari-bea-cukai-meroket-421-persen
DJBC. (2021). Laporan Kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Jakarta: DIrektorat Jenderal Bea dan Cukai.
Dimitriades, Z. S. (2006). Customer satisfaction, loyalty and commitment in service organizations: Some evidence from Greece. Management Research News, 29(12), 782–800. https://doi.org/10.1108/01409170610717817
Kemenkeu. (2022, Agustus 12). Menkeu: Cerita Penerimaan Negara Sangat Positif. Diambil kembali dari www.kemenkeu.go.id: https://www.kemenkeu.go.id/informasi-publik/publikasi/berita-utama/Menkeu-Cerita-Penerimaan-Negara-Sangat-Positif
Kemenkeu. (2022). SHARING CEISA 4.0. Jakarta: Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan .
Lin, K. C., Shyu, J. Z., & Ding, K. (2017). A cross-strait comparison of innovation policy under industry 4.0 and sustainability development transition. Sustainability (Switzerland), 9(5). https://doi.org/10.3390/su9050786
Moleong, L. J. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT REMAJA ROSDAKARYA.
Mukhopadhyay, S., & Bouwman, H. (2019). Orchestration and governance in digital platform ecosystems: a literature review and trends. Digital Policy, Regulation and Governance.
Salim, Agus. (2006). Teori dan Paradigma Penelitian Sosial. Yogyakarta: Tiara Wacana
Strange, R., & Zucchella, A. (2017). Industry 4.0, global value chains and international business. Multinational Business Review, 25(3), 174–184. https://doi.org/10.1108/MBR-05-2017-0028
Wibowo, D. (2020). PMK-97/PMK.04/2020 Sebagai Salah Satu Upaya Percepatan NLE. Jakarta: Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Vishnevsky, V. P., & Chekina, V. D. (2018). Robot vs. tax inspector or how the fourth industrial revolution will change the tax system: a review of problems and solutions. Journal of Tax Reform, 4(1), 6–26. https://doi.org/10.15826/jtr.2018.4.1.042
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Agus Sudarmadi, Tagara Primadista, Dartono Dartono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


