PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN KAWASAN BERIKAT TERHADAP KEUNTUNGAN PERUSAHAAN (STUDY KASUS PADA KPPBC XYZ)

Authors

  • Marsanto Adi Nurcahyo PKN STAN
  • Aditya Subur Purwana

DOI:

https://doi.org/10.31092/jpbc.v5i1.1150

Abstract

In promoting industrial development, the provision of bonded zone customs facilities is expected to affect the company's finances, one of the indicators is profit, because of the tax exemption, the company can reduce costs. This study aims to analyze the effect of the characteristics of bonded zone companies on the profits whether they are the same or different, what characteristics companies will get maximum profits. This study used secondary data acquired from KPPBC XYZ in 2018. The type of data is in the form of a cross-section with a sample used by 55 companies out of 72. The data is categorical with nominal and ordinal data scales. The analysis used descriptive, One-way analysis of variance (ANOVA) and Tukey HSD or Bonferroni advanced test. Descriptive analysis shows that most bonded zone companies gain profits, both from the type of industry, investment, duration, level of export, and exemption. Based on the factorial analysis test results, there are differences in the effect of the type of investment and duration on company profits. Meanwhile, the effect of other variables is the same. Based on the Bonferroni test, mixed investment has a bigger positive effect than domestic investment and foreign investment on company profits. The duration of 1-2 years and 2-3 years have a greater influence on company profits.

Keywords: Bonded Zone, Company Characteristics, Customs Facilities, Company Profits, Factor Analysis.

Dalam mendorong pengembangan industri, pemberian fasilitas kepabeanan kawasan berikat diharapkan berpengaruh terhadap keuangan perusahaan, salah satu indikatornya adalah keuntungan. Adanya pembebasan perpajakan akan mengurangi cost perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik perusahaan kawasan berikat terhadap keuntungan, apakah sama besar atau berbeda, dan karakteristik perusahaan seperti apa yang mendapat manfaat keuntungan terbesar. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari KPPBC XYZ pada tahun 2018. Jenis data berupa cross section dengan sample yang digunakan 55 dari 72 perusahaan. Data bersifat kategori dengan skala data nominal dan ordinal. Analisis menggunakan deskriptif, one-way analysis of variance (ANOVA) dan uji lanjut Tukey HSD atau Bonferroni. Analisis deskriptif menggambarkan sebagian besar perusahaan kawasan berikat memperoleh manfaat berupa keuntungan perusahaan, baik dari jenis industri, jenis investasi, umur fasilitas, tingkat ekspor dan tingkat pembebasan. Berdasarkan hasil pengujian analisis faktorial, terdapat perbedaan pengaruh jenis investasi dan umur fasilitas terhadap keuntungan perusahaan. Sementara itu, pengaruh variabel lainnya sama. Berdasarkan uji Bonferroni, investasi campuran mempunyai pengaruh lebih besar positif dibandingkan investasi dalam negeri dan investasi asing terhadap keuntungan perusahaan. Umur fasilitas 1-2 tahun dan 2-3 tahun memberikan pengaruh lebih besar terhadap keuntungan perusahaan.

Kata Kunci: Analisis Faktor, Fasilitas Kepabeanan, Karakteristik Perusahaan, Kawasan Berikat, Keuntungan Perusahaan.

References

Adiyanti, H. D. (2012). Analisis Fasilitas Perpajakan Pada Kawasan Berikat Terhadap Peningkatan Ekspor Tahun 2009-2011 Se-Karisidenan Surakarta.

Arfiani, I. S. (2019). Analisis Empiris Hubungan antara Ekspor, Impor, Nilai Tukar dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 17(2), 81–98.

Balassa, B. (1978). Export incentives and export performance in developing countries: A comparative analysis. Review of World Economics, 114(1), 24–61.

Ekasari, N. P., & Baskara, I. G. K. (2018). Nilai Tukar, Nilai Ekspor, Dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Profitabilitas Eksportir Food and Beverage Di Bei. E-Jurnal Manajemen, 7(8), 4181–4210.

Esmeray, A., & Esmeray, M. (2016). The relationship between profit and export performance revisited: Evidence from Turkish companies. International Journal of Economics and Financial Issues, 6(3).

Fryges, H., & Wagner, J. (2010). Exports and profitability: first evidence for German manufacturing firms. World Economy, 33(3), 399–423.

Kasmir. (2008). Analisis Laporan Keuangan. Raja Grafindo Persada.

Khizazi, A. (2020). Pengaruh Pemanfaatan Fasilitas Kawasan Berikat Terhadap Produktivitas Perusahaan Manufaktur. Politeknik Keuangan Negara STAN.

Krugman, P. R., & Obstfeld, M. (2009). International economics: Theory and policy. Pearson Education.

Mankiw, G. (2016). Principles Of Economics (8th ed.). Boston: Cengage Learning.

Mattjik, A. A., & Sumertajaya, I. M. (2013). Perancangan percobaan dengan aplikasi SAS dan Minitab. PT Penerbit IPB Press.

Mayende, S. (2013). The effects of tax incentives on firm performance: Evidence from Uganda. J. Pol. & L., 6, 95.

Nabila, A., & Sriyanto, A. (2018). Analisis Pengaruh Fasilitas KITE Terhadap Nilai Ekspor (Studi Kasus Perusahaan Penerima Fasilitas KITE). Jurnal Perspektif Bea Dan Cukai, 2(1).

Octarina, Y. (2015). Analisis Perbandingan Perlakuan Bea Dan Cukai Di Kawasan Berikat Dengan Perlakuan Bea Dan Cukai Di Kawasan Non Berikat. Universitas Sumatera Utara.

Primandari, N. R. (2017). Pengaruh Nilai Ekspor Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Periode Tahun 2000-2015. KOLEGIAL, 5(2), 183–194.

Situmorang, E. (2020). FISCAL FACILITIES TO IMPROVE EXPORT PERFORMANCE. Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting, 1(1), 125–133.

Triola, M. F. (2015). Essentials of Statistics (5th edition). Pearson.

Valentina, D. (2019). Analisis Pengawasan Serta Pengaruh Kawasan Berikat Terhadap Arus Kas, Beban Pajak Dan Aktivitas Ekspor Pt. Xyz. Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan, 3(3).

Published

2021-09-17

How to Cite

Nurcahyo, M. A., & Purwana, A. S. (2021). PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN KAWASAN BERIKAT TERHADAP KEUNTUNGAN PERUSAHAAN (STUDY KASUS PADA KPPBC XYZ). JURNAL PERSPEKTIF BEA DAN CUKAI, 5(1), 39–62. https://doi.org/10.31092/jpbc.v5i1.1150

Issue

Section

Articles